twitter

Kursus di Surabaya

Tristar Jemursari
Telp: 031- 8480821-22.
031-8433224-25.
Simpati: 0813 3200 3300.
Satelindo: 085731804143
XL: 0817321024.
PIN BB: 2B4E0E95
Jln. Raya Jemursari 234 & 244.

Cooking With The Chef

VCD Tutorial Memasak. Info dan Pemesanan: 031-8480821-22. 0813 3200 3300.

VCD Tutorial Tata Boga dan Patiseri

Jl.Raya Jemursari 244, Surabaya. 031-8480821-22. 0813 3200 3300.

Pages

Kamis, 28 April 2016

Agus J. Mulyana Bimbing Mahasiswa D3 Akpar Majapahit Praktik ”Costing Beverage”



Berbagi Ilmu Costing Beverage melalui Food Engineering System
Dosen Bartending Agus J. Mulyana Bimbing Mahasiswa D3 Akpar Majapahit Praktik ”Costing Beverage”



DOSEN luar biasa Food & Beverage (F&B) Product (termasuk Bartending) Akpar Majapahit Agus J. Mulyana, kembali mendapatkan kesempatan untuk berbagi ilmu pengetahuan seputar pembuatan minuman --non alkohol maupun beralkohol-- berdasarkan perhitungan penjualan dan penentuan pasar (Costing Beverage) melalui Food Engineering System kepada mahasiswa D3 Akpar Majapahit.

Senin, 25 April 2016

Chef Yanuar Bimbing Peserta Kursus Cara Masak Ayam Goreng Kremes ala Resto

Kursus Masak di Laboratorium Praktik Akpar Majapahit
Awalid9
Chef Yanuar Kadaryanto Bimbing Peserta Kursus Cara Memasak Ayam Goreng Kremes ala Resto

AKHIR pekan lalu, Sabtu (23/04/2016), Laboratorium Praktik Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya melayani pelatihan memasak ayam goreng kremes oleh chef Yanuar Kadaryanto, di dapur kuliner 3, lantai 3 Gedung Graha Tristar.


Tristar Institute BSD - Raih Juara III

Tristar Institute BSD - Raih Juara III

Dari Citarasa Sambal Dabu-Dabu, Tristar Institute BSD Raih Juara III
Di Ajang Kartini Food Festival
 Kelezatan masakan tradisional Indonesia disajikan dalam tampilan yang menarik, pasti rasanya dijamin lebih memikat. Sebuah masakan sambal populer khas Manado, yaitu dabu-dabu dipadu olahan daging sapi dan ayam telah menginspirasi empat mahasiswa Tristar Institute BSD dalam kompetisi memasak di Kwik Kian Gie School of Business yang bertajuk “Kartini Food Festival” beberapa waktu lalu.

Chef Ari Berbagi Cara Buat Aneka Bakso kepada Peserta Kursus Private

Kursus Masak di  Laboratorium Praktik Akpar Majapahit
A
Chef Ari Purwanto Berbagi Cara Buat Bakso Halus, Bakso Kasar, Siomay, Tahu Bakso, Kuah dan Sambal Bakso


CHEF Ari Purwanto berbagi ilmu membuat aneka bakso kepada dua orang peserta kursus private bakso di dapur kuliner 1 Laboratorium Praktik Akpar Majapahit, lantai 3 Gedung Graha Tristar Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Sabtu (23/04/2016).


Chef Masario Ajarkan Noodle Making di Laboratorium Praktik Akpar Majapahit

Kursus Masak di  Laboratorium Praktik Akpar Majapahit
A
Chef Masario Ajarkan Cara Membuat Mie Telur (Basah), Mie Kering, Mie Sayur dan Pangsit Mie Ayam

LABORATORIUM  Praktik Akpar Majapahit Jl  Raya Jemursari No. 244 Surabaya, kembali menghelat kursus membuat mie telur (basah), mie kering, mie sayur dan pasit mie ayam pada Sabtu (23/04/2016) siang.


Tristar Institute Kaliwaron – Entrepreneur

Tristar Institute Kaliwaron – Entrepreneur

Menikmati Kelezatan ‘Chinese Food & Dimsum’
 Peluang Bisnis Kuliner Oleh San Xing Resto

Salah satu potensi mahasiswa yang perlu diasah adalah jiwa kemandirian yang terbentuk oleh entrepreneur (kewirausahaan). Lantas, bagaimanakah entrepreneur mahasiswa yang berkembang di Tristar Institute Kaliwaron? Untuk mendukung hal tersebut, Chef Hadi salah satu dosen kuliner di Tristar Institute, mengajak mahasiswa memproduksi makanan sebagai peluang bisnis kuliner di San Xing Resto. Dengan mengusung label “San Xing Chinese Food & Dim Sum” dalam ajang festival kuliner, beragam makanan ini dibuat dari bahan mie dan ditawarkan secara takeaway dalam kemasan yang cukup praktis. Bagaimana serunya kegiatan entrepreneur ini?

Tristar Institute IEU – Entrepreneur

Tristar Institute IEU – Entrepreneur

Peluang Bisnis Makanan Jepang
Makin Laris & Disukai

Berangkat dari keinginan untuk belajar entrepreneur (kewirausahaan), mahasiswa Tristar Institute IEU membidik usaha makanan yang berlebelkan “NAOMI Japanese Corner” yang ditawarkan di ajang festival kuliner. Dalam kegiatan entrepreneur ini produk makanan yang dijual memadukan kuliner Jepang yang rasa dan penampilannya begitu menarik untuk dinikmati. Penasaran menu kuliner Jepang apa saja yang bisa berpeluang sebagai bisnis?

Akademi Pariwisata Majapahit – Entrepreneur

Akademi Pariwisata Majapahit – Entrepreneur

MATOA Indonesian Food
Di Ajang Festival Kuliner

Pendidikan entrepreneur (kewirausahaan) kini sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari seluruh proses pendidikan di perguruan tinggi. Untuk mengaplikasikan ilmu ini, mahasiswa Akademi Pariwisata Majapahit menunjukan ketrampilannya menampilkan beragam makanan Indonesia yang dijual dalam ajang festival kuliner. Seperti apa makanan yang bisa dijadikan peluang usaha kuliner bagi mereka?

Akademi Pariwisata Majapahit - Guest Lecture "Floral Wreath Buttercream"

Akademi Pariwisata Majapahit - Guest Lecture "Floral Wreath Buttercream"

Tren Floral Wreath Buttercream Begitu Cantik
  

Tampilan dekorasi bunga-bunga dengan warna cantik dan rapi adalah tren cake saat ini. Floral Wreath Buttercream, ini sedang tren untuk dijadikan cake hantaran cantik berbagai acara. Kepada mahasiswa kelas pastry, chef Edith Nugraha dari Edith`s Kitchen berbagi ilmu pengetahuan tentang pembuatan bunga dari butter cream yang lagi tren saat  ini. Seperti inilah antusias mahasiswa kelas pastry saat mengikuti perkuliahan materi pembuatan Floral Wreath Buttercream. Mau coba?

Jumat, 22 April 2016

Akademi Pariwisata Majapahit - Kunjungan Siswa SMKN 1 Sayung - Demak Kunjungan Studi Kampus Siswa SMKN 1 Sayung - Demak

Akademi Pariwisata Majapahit - Kunjungan Siswa SMKN 1 Sayung - Demak

Kunjungan Studi Kampus Siswa SMKN 1 Sayung - Demak
  

Senin (18 April 2016), Akademi Pariwisata Majapahit yang berada di jalam raya Jemursari No. 244 Surabaya menerima kunjungan dari Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Sayung, Demak, Jawa Tengah. Kunjungan edukasi ini dilaksanakan dalam rangka mengenalkan pendidikan lebih lanjut kepada siswa-siswi SMKN 1 Sayung, khususnya dari Jurusan Tata Boga untuk menyiapkan lulusan yang mampu bersaing dalam menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Akademi Pariwisata Majapahit – D3 Perhotelan Tour Bandung

Akademi Pariwisata Majapahit – D3 Perhotelan Tour Bandung

“Menikmati Wisata Belanja Oleh-Oleh Khas Bandung”

Bandung, sebuah destinasi wisata istimewa bagi siapa saja yang hendak menikmati surganya wisata belanja oleh-oleh yang ada di Ibu Kota Jawa Barat. Kepopuleran tempat pariwisata di Bandung banyak yang bisa di eksplore sehingga dapat menimbulkan kesan tersendiri. Seperti inilah keceriaan mahasiswa D3 Perhotelan Akpar Majapahit saat study tour ke Bandung yang bisa diceritakan:

Akademi Pariwisata Majapahit - D3 Perhotelan Study Tour Bandung

Akademi Pariwisata Majapahit - D3 Perhotelan Study Tour Bandung

Study Tour ke STP (Sekolah Tinggi Pariwisata) Bandung

Mahasiswa Program Studi Perhotelan, Akademi Pariwisata Majapahit melakukan study tour ke STP (Sekolah Tinggi Pariwisata) Bandung pada hari, Jumat 15 April 2016. Kegiatan di bawah bimbingan dosen R.Paulus Soetrisno, M.Par, ini dimaksudkan agar menambah wawasan mengenal lebih dekat berbagai keunggulan pendidikan pariwisata khususnya perhotelan di STP Bandung yang bisa digunakan sebagai literature. Bagaimana keseruan study tour kali ini?

HMPI Ajak Mahasiswa Akpar Majapahit Dukung Kemajuan Pariwisata Indonesia

Himpunan Mahasiswa Pariwisata Indonesia (HMPI) Sosialisasi Program Kerja

HMPI Ajak Mahasiswa D3 Akpar Majapahit Proaktif Dukung Kemajuan Industri Pariwisata Indonesia

HIMPUNAN Mahasiswa Pariwisata Indonesia (HMPI) Jatim belakangan ini semakin getol menyosialisasikan program kerjanya dari satu kampus ke kampus yang lain –terutama yang membuka Program Studi (Prodi) Perhotelan dan Usaha Perjalanan Wisata-- terkait upaya HMPI mengajak mahasiswa proaktif mendukung kemajuan industri pariwisata di Indonesia umumnya dan Jatim pada khususnya.


Tristar Institute Kota Wisata Batu - Perkuliahan Dasar Kuliner

Tristar Institute Kota Wisata Batu - Perkuliahan Dasar Kuliner

Mengintip Perkuliahan Praktik Kelas Kuliner


Bagi mahasiswa Tristar Institute Kota Wisata Batu, belajar di kelas Kuliner banyak memberikan pengetahuan dan diharuskan bisa membuat berbagai masakan hingga menjadi sajian yang bercitarasa tinggi dan bernilai jual.

Tristar Institute Kota Wisata Batu - Perkuliahan Dasar Patiseri

Tristar Institute Kota Wisata Batu - Perkuliahan Dasar Patiseri

Yuk, Ketahui Perkuliahan Dasar Patiseri
Membahas tentang dunia patiseri, kini perkembangannya begitu pesat. Dan, bagi yang suka membuat kue ataupun roti ini adalah peluangnya. Mau buka cakeshop pastry & bakery? atau mau menjadi pastry chef yang profesional? Mulailah dahulu kenali seluk-beluk dunia patiseri. Tapi, dimana Anda bisa mendapatkan pengetahuannya?

Kursus Tristar – Kursus Martabak Telur, Kue Lumpur & Pisang Kremes

Kursus Tristar – Kursus Martabak Telur, Kue Lumpur & Pisang Kremes

Usung Citarasa Indonesia 
Untuk Bisnis Jajanan Di Amerika
Kadang kita tak pernah menyangka, jika jajanan yang sering kita jumpai sehari-hari di Indonesia, ternyata juga diminati di mancanegara. Karena banyak peminatnya inilah menjadi kesempatan untuk mengusung citarasa jajanan Indonesia ke luar negeri. Seperti yang dilakukan salah satu peserta kursus privat Tristar beberapa waktu lalu.

Akademi Pariwisata Majapahit – Mojokerto

Akademi Pariwisata Majapahit – Mojokerto

Antusias Mahasiswa Belajar Praktek
Berbagai Produk Pastry
Belajar tentang Perhotelan yang ada di Akademi Pariwisata Majapahit Mojokerto ini salah satu jurusan yang menarik untuk diikuti. Tidak hanya belajar tentang bagaimana mengelola pelayanan di bidang perhotelan, tentunya jurusan ini juga mengembangkan pendidikan akademik mahasiswa melalui kegiatan praktek. Salah satu mata kuliah khusus yang berkaitan tentang perhotelan dijurusan ini adalah belajar pastry. Nah, bagaimana antusiasnya mahasiswa Akademi Pariwisata Majapahit Mojokerto saat praktek berbagai produk Pastry?

Tristar Institute Kota Wisata Batu – Kunjungan ke KUD Batu - Malang

Tristar Institute Kota Wisata Batu – Kunjungan ke KUD Batu - Malang

Kunjungan Ke Pabrik Susu KUD Batu &
Ciptakan Kerjasama Kuliner Jajanan


Debut sekolah kuliner ‘Tristar Institute’ yang berada di Kota Wisata Batu kini makin mengembangkan jiwa usaha dalam menciptakan peluang bisnis dibidang ‘food tourism’. Pasalnya destinasi wisata Kota Batu banyak yang bisa di eksplore sehingga dapat menimbulkan kesan tersendiri. Seperti inilah keceriaan tim Tristar Institute Kota Wisata Batu saat wisata edukasi ke Pabrik Susu KUD Batu - Malang yang bisa diceritakan:

Rabu, 20 April 2016

Travex MTF 2016 Bukukan Komitmen Transaksi Rp 52,31 Miliar

Travel Exchange MTF Dihelat di Hotel Bumi Resort Surabaya

Travel Exchange Majapahit Travel Fair (MTF) 2016 Bukukan Komitmen Transaksi Rp 52,31 Miliar (Naskah ke-2, Selesai)


KEGIATAN Travel Exchange (Travex) dalam rangkaian acara Majapahit Travel Fair (MTF) ke-17 Tahun 2016 di Hotel Bumi Resort Surabaya, selama empat hari, 13-16 April 2016, berhasil membukukan 4.482 appointment (kesepakatan), yang terdiri dari 34 persen transaksi, 18 persen bargaining (tawar menawar), dan sisanya 48 persen baru sebatas perkenalan.

Workshop Menjadi Juragan Bakso di Laboratorium Praktik Tristar Institute

Workshop Menjadi Juragan Bakso di Lab Praktik Tristar Institute  
Awalid9
Yuyun Anwar Dampingi 10 Peserta Workshop Praktik Membuat Aneka Resep Bakso Skala ”Home Industry”

LEMBAGA Pendidikan dan Pelatihan Tristar Institute kembali menghelat ”One Day Training dan Workshop menjadi Juragan Bakso” bersama Yuyun Anwar di Laboratorium Praktik Tristar Institute Jl Raya Jemursari No. 234 Surabaya pada Rabu (20/04/2016).


Selasa, 19 April 2016

Mahasiswa D3 Akpar Majapahit Mojokerto Gelar ”Surabaya Passion Tour”

Aplikasikan Mata Kuliah Tour Programming & Tour Document

Mahasiswa D3 Prodi Usaha Perjalanan Wisata Akpar Majapahit Mojokerto Gelar ”Surabaya Passion Tour”

SETELAH Akpar Majapahit Surabaya sukses menghelat Historical Surabaya City Tour (HSCT) pekan pertama April 2016, sekarang giliran Akpar Majapahit Mojokerto --lembaga pendidikan tinggi di bawah payung Tristar Group-- menghelat Surabaya Passion Tour (SPT) yang diikuti 11 orang mahasiswa D3 Prodi Usaha Perjalanan Wisata (UPW) pada Kamis (14/04/2016).

Senin, 18 April 2016

Mahasiswa D3 Akpar Majapahit Warnai Kesuksesan Acara Travex MTF 2016

Travel Exchange MTF Dihelat di Hotel Bumi Resort Surabaya

Mahasiswa D3 Akpar Majapahit Warnai Kesuksesan Acara Travel Exchange Majapahit Travel Fair (MTF) 2016 (Naskah ke-1, dari Dua Tulisan)

GELARAN acara Majapahit Travel Fair (MTF) ke-17 Tahun 2016 selama empat hari mulai 14-17 April 2016 di Grand City Surabaya yang mengusung tema ”East Java Marine Tourism. The Hidden of Paradise,” baru saja berakhir. Penyelenggaraan MTF 2016 menguatkan posisi destinasi wisata Jawa Timur semakin dikenal di dalam maupun luar negeri.

Kegiatan yang digelar rutin setiap tahunnya ini menjadi bukti bahwa dunia pariwisata di Jatim tak pernah ada matinya, bahkan semakin bertambah seiring banyaknya tempat-tempat menarik yang tersebar di berbagai daerah. Ke depannya, Jatim akan masuk menjadi empat besar daerah yang dikenal sebagai pariwisata ternama di Indonesia setelah Bali, DKI Jakarta dan Kepulauan Riau (Kepri).

Pameran tahunan pariwisata terbesar di Jatim dan Indonesia Timur yang dibuka Menteri Pariwisata Arief Yahya, Kamis (14/04/2016) malam itu juga menghasilkan catatan positif khususnya bagi 28 mahasiswa D3 Prodi Usaha Perjalanan Wisata (UPW)  Akpar Majapahit Surabaya yang dilibatkan dalam acara Travel Exchange (Travel) MTF 2016.

28 orang mahasiswa D3 Prodi Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Akpar Majapahit yang saat ini duduk di Semester II, IV dan VI in charge (dilibatkan) dalam gelaran acara Travel Exchange (Travex) di ajang Majapahit Travel Fair (MTF) ke-17 Tahun 2016 di Hotel Bumi Resort Surabaya, tanggal 13-16 April 2016.

11 mahasiswa Semester VI itu adalah Glorian Mandagie, Endang Setyawati, Nadia Cyrilla Sari, Anis Roliana Putri, Nimas Oktavianti, Agna Bella Monica, Ajeng Astamay, Nadya Shufriyah, Nur Alfiyah Siregar, Reyvaldo Soehandono dan Rizki Rahmanda, sedangkan lima mahasiswa Semester IV adalah Daniel Endra, Maily Chandra,  Munifah Bawazier, Dwita Puspa dan Yolanda Afitsa.

Sementara itu 12 mahasiswa Semester II adalah Anita Permatasari, Eka Yuliany Kurniawati, Olga Claudia, Nikita Kinanthi, Diza Faiqotus, Sarah Ferina, Adinda Anastasia, Ryo Stanley, Rocky Alexander, Sari Julianti Ningrum, Dewa Ayu Kade Utami Dewi dan Andi Ira Issah.

Pelajaran pertama yang bisa dipetik adalah saat persiapan tiga hari jelang digelarnya Travex MTF di Hotel Bumi Resort Surabaya pada Kamis (14/04/2016) yang diikuti 115 travel agent (operator) dari 15 negara. Mereka bertindak sebagai buyer, sedangkan 80 seller-nya adalah pengelola restoran, pengelola objek wisata, kalangan hotel, perusahaan transportasi dari Jatim dan daerah lain di Indonesia.

Tak salah jika selama dua hari berturut-turut, yakni pada Senin (11/04/2016) dan Selasa (12/04/2016), 28 mahasiswa D3 Prodi UPW Akpar Majapahit  mendapatkan pembekalan sekaligus pembagian tugas (job description) selama dua jam lebih dari Drs Gatot Harjoso, dosen luar biasa Akpar Majapahit, di lantai 4 Gedung Graha Tristar.

Keesokan harinya, Gatot Harjoso bersama  timnya yakni Odji, Ambar dan Henny Octarini kembali mem-briefing mahasiswa untuk prepare sejak H-1 (Rabu, 13/04/2016) acara Travex MTF 2016 hingga Sabtu (16/04/2016), sesuai job-nya masing-masing.

Untuk memuluskan persiapan tersebut, PT Sagem Panca Pratama (SPP) yang di[percaya sebagai event organizer (EO) acara Travex MTF 2016 di Hotel Bumi Resort Surabaya, melibatkan dua orang guide professional yakni Rizal dan Benny.

Pelajaran kedua adalah saat penjemputan delegasi tamu di Bandara International Juanda, kemudian mengantarkannya ke Hotel pada H-1 gelaran Travex MTF 2016. Maka tidak salah jika dua orang guide professional yang disiapkan pihak panitia yakni Benny dan Rizal tersebut mendapat tugas untuk mengawal mahasiswa Akpar Majapahit di Terminal 1 dan 2 Bandara International Juanda.

Benny mendampingi Sarah Ferina (mahasiswa UPW Akpar Majapahit) menjemput tamu di Terminal 1 Bandara International Juanda, sedangkan Rizal mendampingi Nimas Oktavianti (mahasiswa Akpar Majapahit) menjemput tamu di Terminal 2 Bandara International Juanda, pada Rabu (13/04/2016).

Sementara itu, tiga mahasiswa lain yakni Sari Julianti Ningrum (bus pariwisata), Olga Claudia (bus mini)  dan Nur Alfiyah Siregar (bus mini), ditugaskan sebagai runner yang melayani dan mengantarkan delegasi tamu Travex dari Airport-Hotel-Airport. 

Untuk kegiatan antar jemput dari ke hotel, panitia selain menyediakan bus pariwisata berkapasitas 25 dan 40 seat juga menyediakan bus mini sekelas Hi-ace atau Elf full AC yang berkapasitas 15-an tempat duduk. Jika selama acara penjemputan tamu di Terminal 2 Bandara Juanda ternyata melebihi batas waktu 06.00-24.00 atau tamu datang kemalaman, maka panitia menyediakan taksi bandara untuk mengantar tamu Travex MTF 2016 ke Hotel Bumi Resort Surabaya.

Sementara itu, delapan mahasiwa Akpar Majapahit stand by di Hotel Bumi Resort Surabaya. Mereka adalah Glorian Mandagie, Nadia Cyrilla Sari, Endang Setyawati, Ajeng Astamay, Rocky Alexander, Yolanda Afitsa, Munifah Bawazier dan Daniel Endra.

Delapan mahasiswa itu selain punya job sebagai petugas antar jemput tamu dari hotel tempat acara Travex ke hotel tempat tamu diinapkan panitia, juga menjadi marshal pada saat hari H gelaran acara Travex MTF di Hotel Bumi Resort Surabaya, Rabu (13/04/2016).

Khusus untuk antar jemput tamu di luar Hotel Bumi Resort Surabaya karena ada tamu yang menginap di delapan hotel lain yakni Mercure Grand Mirama Hotel, Hotel Bisanta, Sheraton Hotel, JW Marriott Hotel, Hotel Majapahit, Ciputra World Hotel, Paragon Hotel & Apartment dan Shangri-La Hotel.

Dwita Puspa dan Diza Faiqotus di dampingi seorang panitia dari SPP melayani registrasi 80 seller, sedangkan Meily Chandra dan Andi Ira Issah membantu Henny Octarini melayani registrasi 115 buyer. Mahasiswa Akpar Majapahit itu ditempatkan panitia Travex MTF 2016 bertugas di bagian Administrasi.

Di bagian Logistik, tiga mahasiswa Akpar Majapahit yang lainnya yakni Eka Yuliany Kurniawati, Adinda Anastasia dan Anis Roliana Putri bahu membahu dengan Ambar, anggota panitia Travex MTF 2016. Mereka menyiapkan tetek bengek kebutuhan acara Travex mulai formulir, goodie bag, transportasi, dokumentasi hingga konsumsi peserta maupun panitia.

Keterlibatan mahasiswa D3 UPW Akpar Majapahit dalam acara Travex di ajang MTF merupakan kali ketiga sejak dosen luar biasa Akpar Majapahit Drs Gatot Harjoso dipercaya meng-handle acara Travex sejak 2014 lalu oleh Disbudpar Provinsi Jatim.

Gatot Harjoso yang juga Direktur Operasi PT Sagem Panca Pratama (SPP) mengatakan, sejak tiga tahun terakhir acara Travex dalam ajang MTF diserahkan kepada PT Sagem Panca Pratama (SPP) sebagai event organizer (EO)-nya.  Karena itu pihaknya selalu melibatkan mahasiswa Akpar Majapahit selama acara Travex-nya.

PT SPP ini merupakan konsorsium sembilan tour & travel agencies (BPW) yang terdiri dari Jawa Holiday Tour, Monas Tour, Vivo Tour, Smart Tour, Jaya Tour, GIC Tour, Aneka Kartika Tour, Ridy Indonesia Tour dan Fiesta Buana Tour.

Selama acara tersebut, mahasiswa dibekali dengan ID Card, seragam t-shirt panitia, spanduk bertuliskan Delegate Travex MTF 2016 dan Welcome to Surabaya Delegate Travex MTF 2016 hingga formulir registrasi di meja Information Center  Terminal 2 Bandara International Juanda.

”Saya  senantiasa me-wanti wanti agar mahasiswa selalu mengikuti Standar Operation Procedure (SOP) baik ketika menjemput, mengantar maupun melayani tamu di hotel seperti senyum dan sapa. Nomor telpon sesama anggota panitia maupun sopir bus dan sopir mobil penjemput juga Anda catat demi kelancaran tugas Anda di lapangan dan menjaga nama baik institusi kampus,” kata Gatot yang juga dosen Technic Guiding dan Leadership Akpar Majapahit itu.

Nah, Anda tertarik dengan aneka kegiatan mahasiswa di kampus Akpar Majapahit dan ingin bergabung dengan civitas akademika Akpar Majapahit, silakan menghubungi Tim Marketing Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 8480821-22, sekarang juga. (ahn)



Minggu, 17 April 2016

Tristar Group Sulap Stand dengan Suasana Keindahan Bawah Laut

Dandani Stand dengan Nuansa Keindahan bawah Laut

 Tristar Group ’’All Out’’ Sukseskan 
Majapahit Travel Fair (MTF) ke-17 Tahun 2016 di Grand City Surabaya


DEMI menyukseskan penyelenggaraan Majapahit Travel Fair (MTF) ke-17 yang dihelat di Grand City Surabaya, 14-17 April 2016, Tristar Group menunjukkan jati diri sebagai peserta aktif bersama 145 partisipan yang lain dari kalangan pemerintahan, hotel, restoran, travel agent, penerbangan, pengelola daya tarik wisata dan lembaga pendidikan tinggi.

Dalam gelaran MTF yang mengusung tema laut yang berjudul ”East Java Marine Tourism. The Hidden Paradise” ini, Tristar Group pun all out mendadani stan pameran dengan suasana keindahan bawah laut yang colorfull mulai aneka jenis ikan, bintang laut, kerang hingga keelokan batu karangnya.

Stand Tristar Group yang berukuran 18 M2 itu juga disulap sedemikian rupa untuk demo masak yang dilakukan oleh mahasiswa Akpar Majapahit, yakni Leonny Alverina dan Franklin Wijaya. Kedua mahasiswa ini mengenakan seragam chef baru warna ungu dengan motif batik.

”Sedangkan Stefani Horison, mahasiswi Semester IV jurusan Pastry Akpar Majapahit dilibatkan sebagai presenter saat kedua chef yunior –Leonny dan Franklin-- itu tampil di atas panggung untuk demo masak olahan seafood  yang disesuaikan dengan semangatnya yang mengangkat tema Fish & Chip, Jumat (15/04/2016),” kata Farah Fina dari tim marketing Akpar Majapahit di dampingi Tutik Setywati, rekan satu timnya, Sabtu (16/04/2016) siang.

Pada gelaran hari ketiga, chef Leonny dan Franklin menyiapkan menu masakan daging ayam ala bumbu India yang bisa dicicipi oleh pengunjung yang datang di stand Tristar Group. Masakan itu dikemas dalam wadah plastik kecil dengan urutan penataannya adalah irisan mentimun, irisan kubis, selanjutnya daging ayam bumbu India dan keripik melinjo ditaruh di atasnya sehingga kelihatan cantik.

Kepada pengunjung yang datang di stand Akpar Majapahit, baik Tutik maupun Farah Fina bahu membahu menjelaskan berbagai kelebihan program studi (prodi) D3 Usaha Perjalanan Wisata (UPW) dan Perhotelan Akpar Majapahit.

Tidak hanya itu, Farah maupun Tutik juga menjelaskan kelebihan prodi di Kampus Tristar Institute Kaliwaron, Tristar Institute-IEU yang membuka prodi S1 Culinary International Business, Tristar Institute-Unitomo yang menawarkan prodi S1 Teknologi Pangan, Kampus Tristar Institute Batu dan Tristar Cruise Training Centre (TCTC).

Dua orang anggota tim marketing Akpar Majapahit itu juga memberikan brosur program studi unggulan yang diasuh oleh lembaga-lembaga pendidikan di bawah payung Tristar Group kepada pengunjung yang mampir ke stand Tristar Group.

Masih di stand yang sama, pihak Tristar Group juga men-display enam unit peralatan masak seperti blender, hand sealer, mesin es puter manual, meat mincer, alat panggang (BBQ) dua api dan mini vacuum, yang saat itu dijaga dua orang marketing cantik dari Tristar Machinery, Enny Susanti dan Desy.

Pameran pariwisata terbesar di Jatim dan Indonesia Timur ini selain menghadirkan kalangan travel agent, perusahaan penerbangan, hotel, restoran, pengelola objek daya tarik wisata, juga lembaga pendidikan dan instansi pemerintah mulai Kementerian Pariwisata RI, Pemprov Jatim cq. Disbudpar Jatim serta sejumlah Pemkot dan Pemkab di Jatim maupun daerah lain di Indonesia.

Tabuh Kendang
Sementara itu  Menteri Pariwisata Arief Yahya melakukan aksi tabuh kendang yang menandai dibukanya Majapahit Travel Fair (MTF) yang diselenggarakan selama empat hari, pada 14-17 April 2016 di Grand City Surabaya.

"Selamat dan sukses atas penyelenggaraan MTF 2016, semoga destinasi wisata Jawa Timur semakin dikenal di dalam maupun luar negeri," ujar Menteri Pariwisata RI Arief Yahya di sela pembukaan MTF, Kamis (14/04/2016) malam.

Menteri kelahiran Banyuwangi itu selama sekitar semenit bersama Gubernur Jatim Soekarwo menabuh kendang, sedangkan Ketua DPRD Jatim Abdul Halim Iskandar beserta sejumlah konsul jenderal sejumlah Negara sahabat dan ratusan undangan memainkan alat tradisional "ewer-ewer".

Kegiatan yang digelar rutin setiap tahunnya ini menjadi bukti bahwa dunia pariwisata di Jatim tak pernah ada matinya, bahkan semakin bertambah seiring banyaknya tempat-tempat menarik yang tersebar di berbagai daerah.

Ke depan, diharapkan Jatim akan masuk menjadi empat besar daerah yang dikenal sebagai pariwisata ternama di Indonesia setelah Bali, DKI Jakarta dan Kepulauan Riau.
"Sama seperti harapan Gubernur, yakni harus menunjukkan ke mata dunia bahwa di sana memiliki destinasi wisata luar biasa," ucap mantan Direktur Utama PT Telkom Indonesia itu.

Sementara itu, Gubernur Jatim Soekarwo berharap MTF 2016 mampu menjadi wadah bagi masyarakat agar mengetahui berbagai destinasi wisata sehingga mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian setempat.

"Kegiatan ini ajang mempromosikan pariwisata Indonesia, khususnya Jatim di mata dunia. Terlebih sangat banyak potensi wisata yang semakin diminati, baik pegunungan maupun laut," kata Pakde Karwo, sapaan akrabnya.

MTF 2016 merupakan gelaran ke-17 yang kali ini mengambil tema "East Java Marine Tourism" sebagai upaya mengembangkan daya tarik wisata berbasis kelautan di Jatim. Sejumlah kegiatan penunjang lainnya antara lain pameran dan bursa pariwisata, penampilan kesenian tradisional, lomba-lomba, dan perjalanan wisata setempat.

Destinasi Prioritas  
Menteri Pariwisata Arief Yahya berupaya mempercepat pengembangan 10 destinasi prioritas agar segera terbentuk 10 "Bali Baru" di Indonesia.Pihaknya mengundang gubernur dan bupati yang wilayahnya ditetapkan sebagai 10 destinasi pariwisata prioritas Indonesia untuk melakukan rapat koordinasi di Jakarta.
"Rapat koordinasi ini bertujuan membahas percepatan pembangunan terhadap 10 destinasi pariwisata prioritas dan update kebutuhan dan critical success factor pada destinasi tersebut," tuturnya.
Pada kesempatan itu sebanyak 11 gubernur dan 28 bupati/wali kota hadir dalam Rakornas tersebut. Menteri memberikan paparan dan penjelasan tentang kebijakan percepatan pembangunan 10 destinasi prioritas. Sesuai arahan Presiden, pemerintah daerah harus secara serius dan konkret mendukung dan melaksanakan upaya percepatan pembangunan destinasi pariwisata prioritas.
Penetapan 10 destinasi prioritas ini merupakan amanat Presiden, melalui surat Sekretariat Kabinet Nomor B 652/Seskab/Maritim/2015 tanggal 6 November 2015 perihal Arahan Presiden Republik Indonesia mengenai Pariwisata dan Arahan Presiden pada Sidang Kabinet Awal Tahun pada tanggal 4 Januari 2016.
Destinasi-destinasi yang dimaksud adalah Danau Toba, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Borobudur, Bromo - Tengger - Semeru, Mandalika, Labuan Bajo, Wakatobi, dan Morotai.
"Satu critical success factor dari upaya percepatan ini adalah pembentukan manajeman yang terintegrasi atau single destination, single management. Perwujudan dari manajemen terpadu ini adalah pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus dan Badan Otorita," ujar Arief.
Sebelumnya, Pemerintah telah menetapkan empat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), yaitu Tanjung Lesung, Mandalika, Morotai, dan Tanjung Kelayang dengan masing-masing dari KEK ditetapkan dengan peraturan pemerintah.
Sedangkan untuk Badan Otorita akan dibentuk melalui payung hukum berupa peraturan presiden, yang dikelola oleh profesional sehingga diharapkan ada sebuah mekanisme bisnis untuk memastikan kemajuan pariwisata di masing-masing destinasi.
Sektor pariwisata pada 2019 mendatang harus dapat memberikan kontribusi pada PDB Nasional sebesar 8 persen, dengan devisa yang dihasilkan Rp 240 triliun. Pariwisata pada 2019 juga ditargetkan mampu menciptakan lapangan kerja di bidang pariwisata sebanyak 13 juta orang.
Target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 20 juta, dan pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) sebanyak 275 juta, serta indeks daya saing pariwisata Indonesia berada di ranking 30 dunia.
Sementara target pariwisata 2016 ditetapkan yakni 12 juta wisman dengan devisa yang dihasilkan diproyeksikan sebesar Rp 172 triliun; dan jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) sebanyak 260 juta perjalan dengan uang yang dibelanjakan sebesar Rp 223,6 triliun.
Sedangkan kontribusi pariwisata terhadap PDB nasional 2016 diharapkan akan meningkat menjadi 5 persen dan jumlah lapangan kerja yang diciptakan menjadi 11,7 juta tenaga kerja.
"Hasil dari rapat koordinasi ini diharapkan terciptanya penyamaan persepsi tentang strategi dan langkah percepatan yang perlu diambil secara terpadu dan terintegrasi," imbuh menteri seusai menandatangani komitmen dalam bentuk kesepakatan bersama Gubernur dan Menteri Pariwisata untuk mempercepat pembangunan 10 destinasi pariwisata prioritas.
Nah, Anda tertarik dengan aneka kegiatan mahasiswa di kampus Akpar Majapahit dan ingin bergabung dengan civitas akademika Akpar Majapahit, silakan menghubungi Tim Marketing Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 8480821-22, sekarang juga. (ahn)