twitter

Kursus di Surabaya

Tristar Jemursari
Telp: 031- 8480821-22.
031-8433224-25.
Simpati: 0813 3200 3300.
Satelindo: 085731804143
XL: 0817321024.
PIN BB: 2B4E0E95
Jln. Raya Jemursari 234 & 244.

Cooking With The Chef

VCD Tutorial Memasak. Info dan Pemesanan: 031-8480821-22. 0813 3200 3300.

VCD Tutorial Tata Boga dan Patiseri

Jl.Raya Jemursari 244, Surabaya. 031-8480821-22. 0813 3200 3300.

Pages

Kamis, 31 Desember 2015

Awali Tahun Baru 2016, Akpar Majapahit Jemursari Siap Gelar MKK Terpadu Jilid II



Asisten Direktur III Akpar Majapahit Maftucha, Dipl.Hot, SE, M.Par

Awali Tahun Baru 2016, Akpar Majapahit Jemursari Siap Gelar MKK Terpadu Jilid II  

MENGAWALI Tahun Baru 2016, Akademi Pariwisata (Akpar) Majapahit Jemursari siap menghelat Mata Kuliah Keahlian dan Ketrampilan (MKK) Terpadu di Kampus Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada 13 dan 16 Januari 2016 bukan 10 dan 11 Januari 2016 seperti yang diberitakan sebelumnya.

Agenda kegiatan kemahasiswaan ini merupakan tindak lanjut dari gelaran sejenis yang dihelat civitas akademika Akpar Majapahit Jemursari pada pertengahan Desember 2015 lalu atau dua pekan sebelum memasuki liburan akhir tahun berdasarkan kalender akademik.

Ditemui kru www.culinarynews.info di lobi kampus Akpar Majapahit, belum lama ini, Asisten Direktur III Bidang Kemahasiswaan Akpar Majapahit Maftucha, Dipl.Hot. SE, M.Par mengatakan, penyelenggaraan program Mata Kuliah Keahlian dan Ketrampilan (MKK) Terpadu Jilid II ini akan menghelat beberapa acara utama yakni Jamuan Makan Malam (Gala Dinner), New Year Party, Discothique seperti MKK Terpadu Jilid I yang sukses dilaksanakan di Akpar Majapahit Kaliwaron akhir Oktober 2015 lalu.

Sukses penyelenggaraan Lunch Western dan Halloween Party di Kampus Akpar Majapahit Kaliwaron ketika itu tidak lepas dari dukungan seluruh civitas akademika Akpar Majapahit, mulai unsur Pembina Yayasan Eka Prasetya Mandiri, kalangan dosen, mahasiswa dan jajaran karyawan.

Sukses penyelenggaraan MKK Terpadu yang terkait dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Semester I, III dan V di Kampus Akpar Majapahit Kaliwaron pada 27 dan 29 Oktober 2015 lalu juga mendapat perhatian dari Ir Juwono  Saroso MM, selaku Pembina Yayasan Eka Prasetya Mandiri.

”Untuk itu, dalam gelaran MKK Terpadu Jilid II nanti, kami juga meminta atensi langsung dari Pembina Yayasan untuk memotivasi segenap civitas akademika Akpar Majapahit Jemursari tampil all out seperti yang telah diperlihatkan oleh kekompakan tim dari Kaliwaron,” ujar Bu Ucha, sapaan karib Maftucha.

Ibarat penampilan sebuah musik orchestra, sosok Pak U –sapaan akrab Ir Juwono Saroso MM-- terbukti mampu menjadi dirijen yang baik, sehingga masing-masing pemusik bisa memainkan perannya dengan sebaik mungkin sehingga musik yang dibawakan enak dinikmati.

Masih menurut penuturan Bu Ucha, implementasi MKK Terpadu ini merupakan program akademi demi mendekatkan mahasiswa dalam kegiatan-kegiatan riil yang terkait dengan dunia industri pariwisata dan perhotelan. Kegiatan MKK Terpadu berupa pergelaran Jamuan Makan Malam (Gala Dinner), New Year Party atau Discothique.

Dalam hal ini dirinya dibantu beberapa dosen dan mahasiswa culinary (menyediakan food product), dosen dan mahasiswa perhotelan (mengurusi front office), dosen dan mahasiswa pastry (menyiapkan sajian pastry), serta dosen bartending Agus J. Mulyana (menangani resto dan bar menyiapkan welcome drink dan mocktail).

”Sementara itu, saya dengan dibantu mahasiswa yang lain fokus meng-handle food service dan etiket. Pada prinsipnya implementasi MMK Terpadu ini –bagian dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Akpar Majapahit-- untuk membiasakan diri mahasiswa dalam menghadapi kondisi riil di industri pariwisata dan perhotelan,”  kata wanita paro baya yang biasa mengenakan hijab itu kepada kru www.culinarynews.info.

Implementasi MKK Terpadu Jilid II ini bertujuan memadukan enam mata kuliah yang diajarkan kepada mahasiswa sesuai kompetensi profesinya, yakni mata kuliah Culinary, Pastry, Front Office (FO), Bar & Resto, Housekeeping dan mata kuliah Etiket.

Secara keseluruhan, Bu Ucha menilai, penampilan mahasiswa dalam acara Jamuan Makan Malam (Gala Dinner) pertengahan bulan lalu cukup memuaskan. Pasalnya, mereka bisa memosisikan diri sesuai keahlian dan ketrampilannya masing-masing (on the job), sekalipun pada pagi hingga sore sebagian besar mahasiswa yang menjadi panitia masih mengikuti perkuliahan.

Karena itulah pada gelaran MKK Terpadu Jilid II nanti,  pihaknya berharap peranan masing-masing anggota panitia (dosen, karyawan dan mahasiswa) dalam  meng-handle acara tetap solid. Hal ini akan menjadi tantangan tersendiri saat mereka kembali dipercaya untuk menangani acara sejenis di Kampus Akpar Majapahit Jemursari –terkait dengan UKM Kewirausahaan—pada 13 dan 16 Januari 2016.

”Saya juga berkomitmen untuk terus memotivasi mahasiswa sehingga pengalaman berharga ini menjadi bekal setelah mereka lulus dan bekerja di industri pariwisata dan perhotelan,” tandas Maftucha memungkasi pembicaraan. (ahn)

Selasa, 29 Desember 2015

Melihat Praktik Bartender di Hotel Grand Darmo Suite



Melihat Praktik Bartender di Hotel Grand Darmo Suite

Usai Hadiri Table Manner, 50 Mahasiswa Akpar Majapahit Dikenalkan Basic Knowledge Bartending 

SAMBIL menyelam minum air. Pepatah ini nampaknya pas untuk menggambarkan aktivitas 50 mahasiswa Akademi Pariwisata (Akpar) Majapahit selama menghadiri acara Table Manner di Hotel Grand Darmo Suite pada Sabtu, 05 Desember 2015 lalu. 

Pasalnya, selain mengikuti rangkaian acara Table Manner yang dipandu langsung oleh Food & Beveraga (F&B) Manager Hotel Grand Darmo Suite I Ketut Heri Astama, mahasiswa juga mendapatkan materi tambahan Basic Knowledge Bartending selama 60 menit dari Assistant Manager F&B Dodik Hermawan seusai acara Table Manner.

Kalau acara Table Manner digelar di Jayabaya Room, sementara itu materi tambahan Basic Knowledge Bartending  dihelat di area Bar & Café yang menyatu dengan Pool Side (area Swimming Pool) di lantai 2 hotel berbintang empat tersebut. Sehingga kesan serius tapi santai alias sersan begitu terasa saat Dodik Hermawan menjelaskan profesi bartender.

Bartender adalah profesi yang menyenangkan apalagi Bartender yang berhadapan langsung dengan tamu, kita bisa mendapatkan banyak hal KNOWLEDGE, MONEY, KNOW THE PEOPLE CHARACTER, semuanya sangat menyenangkan. Pihaknya yakin anak muda pasti sangat menyukai profesi ini,terlepas dari pandangan orang awam terhadap profesi Bartender, banyak orang tua yang kuatir akan anaknya yang terjun menekuni bidang ini, bagi anda anak muda yang ingin menjadi Bartender.
Bartender tidak harus peminum tapi tahu dan paham sekali akan beverage knowledge dan yang penting harus berpengetahuan yang luas dan berpikir selalu maju tidak harus suka dugem tapi tetap mengikuti perkembangan dunia bar kan sekarang sudah ditunjang dengan jaringan internet jadi semakin mudah untuk maju, juggling dan flairing adalah salah satu bentuk entertaint seorang Bartender dan semakin trend dan menjadi salah satu daya tarik.

Bagi Bartender pemula, tapi bagi Anda yang tidak mempunyai ketrampilan dalam hal tersebut masih banyak jalan menuju Roma, Anda tidak usah berkecil hati banyak hal untuk memberikan hiburan ke pengunjung Bar kuncinya hanya satu anda harus pandai berkomunikasi tinggal Anda melengkapi dengan berbagai keterampilan sebagai contoh magic tric  atau bentuk permainan lain bahkan juga hypnotis atau juga cerita cerita lucu  yang bisa menghibur tamu. Ingat jangan pernah berhenti untuk belajar segala hal.

Mengenai beverage knowledge harus menguasai semuanya, sebagai contoh penguasaan produk contoh, maka seorang bartender harus bisa menyarankan kepada tamu produk pengganti jika kebetulan yang diinginkan tidak tersedia, jangan sampai membuat tamu kecewa kekurangan di sini karena tidak tersedianya koleksi minuman karena berbagai kebijakan.
Contoh seorang tamu menghendaki Macallan, pelayan bar bisa bilang "sorry sir we don’t have Macallan how about Glenfiddich". Jadi pelayan bar bisa menawarkan minuman pengganti yang sejenis seperti malt atau straight scoth whisky. 
”Apalagi jika kita bekerja di likungan orang asing kita harus menguasai berbagai jenis dan merk minuman. Karena itu, jadikan Bartender profesi yang menghibur, melayani ke semua orang dan jangan lupa datangkan revenue sebanyak mungkin buat tempat Anda bekerja.”
Begitu juga saat Dodik Hermawan memperkenalkan minuman beralkohol termasuk jenis-jenis spirit dan minuman non alkohol (aneka juice) kepada mahasiswa seraya menunjukkan beberapa botol minuman yang telah tersedia di meja bar.

Untuk kelompok minuman beralkohol misalnya rum, vodka, gin, tequila, triple sec, bourbon, whisky, scoth, dry vermouth, sweet vermouth, lime juice dan grenadine. Sedangkan jenis-jenis spirit (termasuk juga minuman beralkohol) adalah whisky, vodka, cognac (brandy), gin, rum, tequila, absinthe, akvarct, liqueur dan bitter.

Selain itu, mahasiswa juga ditunjukkan aneka juice antara lain orange juice, pineapple juice, cranberry juice, sweet & sour dan grape fruit juice. Juga beberapa jenis wine (anggur). Di bar juga harus tersedia air mineral dan ice cube.

Dodik Hermawan juga menunjukkan peralatan yang wajib tersedia di bar mulai aneka jenis gelas (glassware), meja, ice maker, tools bar seperti shacker, blender, bottle opener, wine opener, stainer, bar spoon. Selain itu ada rak gelas, stow, deterjen, korek api, alat tulis kantor (stationaries) seperti captain order, kertas, drink list, ball point.

Dalam kesempatan itu Dodik juga mengambil contoh minuman beralkohol yang dituang dalam gelas piala untuk dicium aromanya oleh mahasiswa. Dari aroma alkoholnya diharapkan mahasiswa tahu jenis-jenis (nama) minuman termasuk merek dagangnya. Sehingga saat meracik minuman yang dipesan kastemer, mereka tidak keliru saat menyajikan minuman itu kepada tamu atau pengunjung bar.

Ditemui kru www.culinarynews.info, Dosen Akpar Majapahit Paulus Soetrisno M.Par, mengatakan, secara umum kegiatan tersebut bertujuan mendekatkan diri mahasiswa dengan dunia kerja  di industri pariwisata dan perhotelan. Hal ini sekaligus untuk membandingkan antara teori dan praktik di kelas dengan praktik nyata di dunia kerja

Selain mengikuti acara inti Table Manner berupa jamuan lengkap makan siang ala Lunch Western,  50-an mahasiswa yang hadir, 10 orang diantaranya datang dari Kampus Akpar Majapahit Mojokerto, juga mengikuti materi tambahan Basic Knowledge Bartending dari pihak hotel. Ibaratnya sambil menyelam minum air. Selain mendapat ilmu tentang table manner, mahasiswa juga memperoleh pengalaman tentang kerja di bar.

Ke-10 mahasiswa dari Mojokerto itu adalah penerima beasiswa dari Akpar Majapahit karena tertarik mengikuti program double degree dengan mengambil studi perhotelan dan usaha perjalanan wisata (UPW), sedangkan sisanya adalah mahasiswa D3 Akpar Majapahit Jemursari.  

Nah, Anda tertarik dengan aneka kegiatan mahasiswa di kampus Akpar Majapahit, silakan menghubungi Divisi Marketing Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 8480821-22, sekarang juga. (ahn)


Senin, 21 Desember 2015

Refleksi Tahun 2015 dan Menyambut Tahun Baru 2016



Refleksi Tahun 2015 dan Menyambut Tahun Baru 2016 
d
2016, Tristar Culinary Institute Ekspansi ke Luar Kota, Tambah Cabang Baru

TAHUN BARU 2016 sudah menanti. Ini berarti 2015 hanya beberapa hari lagi meninggal kita semua. Namun jejak-jejak aktivitas selama 2015 tak bisa berlalu begitu saja. Terlebih lagi jika tahun ini masih ada pekerjaan rumah (PR) yang belum terselesaikan, maka mau tak mau, suka tidak suka harus di-reschedulling untuk diwujudkan tahun depan.

Bagi siapapun yang punya perencanaan kerja yang matang, maka 2015 menjadi landasan untuk berpijak guna  melangkah ke depan yang lebih baik dari sekarang. Pergantian tahun –dari 2015 ke 2016-- hendaknya dijadikan bahan instrospeksi bersama guna menapaki masa depan yang lebih baik di hari esok.

PT Matoa Bintang Anugerah (MBA) yang menaungi gurita bisnis pendidikan dan pelatihan mulai Akpar Majapahit (Jemursari, Kaliwaron), Tristar Institute (Batu dan BSD Tangerang), Tristar Machinery, Tristar Kursus, hingga jaringan Café & Resto dan yang lainnya, menutup tahun 2015 dengan penuh kebanggaan.

Bagaimana tidak dari sejumlah rencana kerja 2015 yang diagendakan Presdir Matoa Bintang Anugerah (MBA) Ir Juwono Saroso MM dan jajaran manajemen, ternyata hampir 100 persen sudah terealisasi.

Misalnya, pembukaan kampus baru Tristar Institute Batu, pembukaan program studi S1 Teknologi Pangan bekerjasama dengan Unitomo, pembukaan program studi Advanced Culinary dan Pastry Class, franchise jaringan Café & Resto, penawaran saham PT Matoa Bintang Anugerah (MBA) melalui program go friend kepada mitra bisnis dan karyawan.

Terbaru adalah rencana Tristar Culinary Institute (TCI) yang akan ekspansi di Bogor pada April 2016, pembukaan program D3 Pariwisata dan Perhotelan serta soft launching program S2 Pariwisata dan Perhotelan di Semarang bekerjasama dengan Stepari Semarang.

Khusus ekspansi di Bogor, Tristar Culinary Institute (TCI) segera hadir di Kota Hujan (Bogor). Lembaga pendidikan dan pelatihan di bawah Yayasan Eka Prasetya Mandiri bekerjasama dengan Politeknik-Kent (member of Prasetiya Mandiri Group) membuka program studi Perhotelan terakreditasi BAN-PT.

Kerjasama antara dua pihak ini ditandatangani oleh Direktur Tristar Culinary Institute (TCI) Ir Juwono Saroso MM dan Direktur Politeknik-Kent (member of Prasetiya Mandiri Group) Dr Suheriyatmono, SE, MM., Ak, CA di Surabaya, tanggal 07 November 2015 lalu. 

Untuk program studi D3 Perhotelan diarahkan pada pendidikan siap kerja dan kewirausahaan. Lulusannya bergelar Ahli Madya yang punya keahlian di bidang kuliner dan kewirausahaan. Oleh karena itu, untuk mendukung perkuliahannya mengandalkan praktik kuliner dan pendidikan kewirausahaan.

Fasilitas yang disiapkan antara lain laboratorium culinary, laboratorium pattiserie dan laboratorium teknologi pangan (teknologi tepat guna yang mengandalkan inovasi teknologi pengolahan pangan).

Di kampus baru TCI Bogor, Tristar Kitchen hadir untuk pujaseranya dan di sana juga tersedia multi function room untuk praktikum Meeting, Insentive, Conference & Exhibition (MICE) bagi mahasiswa program D3 Perhotelan.  Untuk kateringnya akan dikelola oleh mahasiswa. Fasilitas dan layanan ini yang tidak terdapat di jaringan kampus Tristar Culinary Institute (TCI) yang lainnya.

Perkuliahannya sendiri direncanakan akan dimulai pada Juli 2016 mendatang, sedangkan pada April 2016 mulai soft opening dan diawali dengan menerima kursus-kursus memasak. Untuk mendukung kegiatan perkuliahan,Tristar Culinary Institute (TCI) Bogor akan berkampus di Jl Bina Marga No. 19 Bogor, Telp. (0251) 8356102.

Selain itu, pihaknya dalam waktu dekat juga me-launching program studi baru D4 (setara S1) di Surabaya. Saat ini dirinya dibantu sejumlah dosen senior menyiapkan silabus perkuliahan D4 yang akan di-launching pada awal 2016.

”Begitu juga kerjasama antara pihak TCI dengan Stepari Semarang rencananya akan membuka program studi S2 (pascasarjana) Perhotelan dan Pariwisata yang tempat perkuliahannya diplot di Semarang. Di sana, dosen juga menerima kursus dan pelatihan memasak,” kata Ir Juwono Saroso MM saat berbincang dengan kru www.culinarynews.info di ruang kerjanya, baru-baru ini.

Selain ekspansi ke Bogor dan Semarang, pihaknya juga menjajaki perluasan kampus ke Makassar, Palembang dan Bali. Semua itu masuk dalam radar PT Matoa Bintang Anugerah (MBA) yang ingin lembaga pendidikan Perhotelan dan Pariwisata yang dikelolanya menjadi yang terbesar dan terbaik di Indonesia.

Di samping itu untuk meningkatkan kualitas dosen dan meningkatkan rasio antara jumlah dosen dan mahasiswa, pihaknya memberi kesempatan kepada dosen-dosen Akpar Majapahit dan Tristar Institute yang masih bergelar D3 untuk dikuliahkan D4 atau setara S1.

Begitu juga dosen yang masih bergelar S1 akan diikutkan program Pascasarjana (S2). Itu masih belum cukup, karena pihaknya juga akan merekrut sejumlah dosen baru sesuai kompetensi profesi untuk mengajar di lembaga pendidikan di bawah PT Matoa Bintang Anugerah dan jaringan usahanya. 

”Sarana dan prasarana pendidikan seperti fasilitas dapur culinary maupun pastry dan laboratorium akan ditambah dan dilengkapi sesuai standar pendidikan perhotelan dan pariwisata yang ditetapkan Ditjen Dikti,” pungkasnya. Selamat Tinggal 2015, Selamat Datang 2016. (ahn)