twitter

Pages

Rabu, 14 Agustus 2019

Jika Siomay Dikomersialkan, Sebaiknya Dikemas Cantik dalam Wadah Mika dan Diberi Etiket


Belajar Food Technology Applications Bersama Chef Erna

Mahasiswa Baru Pastry Class Praktik Buat Siomay Premium di Kitchen Pastry 2 (P2) Lantai 2 Graha Tristar Surabaya


PADA pertemuan kali kedua, sekitar 20-an mahasiswa baru Prodi D3 Perhotelan Akpar Majapahit –kini terakreditasi A-- Konsentrasi Pastry Kelas Pagi, kembali dibekali cara membuat Siomay Premium di Kitchen Pastry 2, Lantai 2 Graha Tristar Surabaya. Mereka dibimbing langsung oleh Dosen Pengajar Food Technology Applications Tristar Group, Chef Ernawati M.MPar.

Jika pada tatap muka pekan pertama, Rabu (07/08/2019) siang, pekan lalu, mahasiswa baru Pastry (P2) Kelas Pagi itu diajarkan cara membuat Teh dalam Kemasan Botol oleh Chef Endang, sapaan akrab Endang Sri Rahajoe M.MPar. Giliran pada pertemuan pekan kedua, Rabu (14/08/2019) kemarin, diajarkan teknik membuat Siomay Premium oleh Chef Ernawati M.MPar.

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat Siomay Premium, antara lain  Chicken Fillet, Chicken Fat, Peeled Shrimp, Yam Bean dan Carrot (di-chop), Tapioca, Egg, Garlic Powder, Salt, Pepper, MSG, Wonton Skin (merek Yenyen), Mika (untuk wadah Siomay dari plastik transparan, sedangkan berat Siomay @ 15 gram per buah).

Pekerjaan pertama yang dilakoni mahasiswa adalah membuat filling-nya Siomay. Semua bahan dicampur jadi satu dan di-chop sampai rata. Isi Siomay yang sudah jadi kemudian dibungkus dengan Wonton Skin (Kulit Siomay), dan selanjutnya Siomay setengah jadi itu dikukus sampai matang selama 25-30 menitan.

Siomay Premium yang masih hangat itu lalu di-plating di atas piring kemudian disajikan dengan menambah hiasan tomato sauce, chili sauce dan parsley leaf agar tampilannya semakin cantik dan menarik.

”Namun jika siomay itu dikomersialkan, sebaiknya dikemas cantik dalam wadah mika isi dua, empat atau enam, kemudian dikasih saos dalam sachet-an dan diberi etiket. Harga jual siomay dalam kemasan bervariasi antara Rp 2.500 – Rp 5.000 per biji,” ujar Chef Ernawati kepada kru www.culinarynews.info, di ruang kerjanya, kemarin.

”Dengan membekali pengetahuan seputar Food Technology Application sejak dini maka mahasiswa bisa mengerti alur proses memasak, sejak bahan mentah, diolah menjadi produk setengah jadi hingga dimasak lebih lanjut di kitchen, sebelum makanan atau minuman itu disajikan di meja,” kata Chef Erna, sapaan akrabnya.

Materi praktik Food Technology Applications yang diberikan kepada mahasiswa baru Culinary Class, dipilihkan yang saat ini lagi disuka konsumen dan masih tetap booming di pasaran. Pihaknya juga mengajarkan tentang pentingnya membuat kemasan produk yang cantik sehingga menarik minat konsumen untuk membelinya.

Selanjutnya, pada tatap muka ketiga, Rabu (21/08/2019) pekan depan, mahasiswa baru Pastry Class ini akan diajarkan teknik membuat Keripik Pisang dan pada praktik pekan keempat, Rabu (28/08/2019) mendatang, mahasiswa Pastry Class (P2) diajarkan cara membuat Sambal Kemasan.

Sementara itu pada pertemuan pekan terakhir, Rabu (04/09/2019) mendatang, mahasiswa baru Pastry Class ini kembali diajarkan cara membuat Sambal Rujak Manis berikut aplikasinya. Praktik membuat berbagai olahan produk food technology itu dihelat di Kitchen Pastry 2. Lantai 2 Graha Tristar Surabaya.

Anda tertarik aneka kegiatan mahasiswa Pastry Class dan ingin menjadi bagian dari civitas akademika Akpar Majapahit (Tristar Group), silakan datang langsung ke Graha Tristar Jl Raya Jemursari 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 081 330 350 822, 0812 3375 2227 (WA) atau 0813 5786 6283 (WA), sekarang juga. (ahn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar