twitter

Pages

Selasa, 03 November 2020

Memotret Kehebohan Mahasiswa Praktik Food Technology Bersama Chef Ernawati

 

Peluang Pasarnya masih Terbuka, Mahasiswa Culinary Art Dibekali Teknik Buat Fish Nugget Skala Industria




PASOKAN ikan segar di pasaran yang cukup melimpah, membuka peluang usaha rumahan (home industry) pengolahan daging ikan segar (fillet fish fresh) untuk dijadikan produk olahan setengah jadi. Salah satu produk olahan daging ikan segar adalah Fish Nugget. Pangsa pasarnya yang masih terbuka lebar, maka mahasiswa Culinary Art (C2) Akpar Majapahit Kelas Pagi pun diajarkan teknik membuat Fish Nugget skala industrial.

 



Fish Nugget sendiri merupakan salah satu produk frozen food di luar Sosis (Sausage), Pentol Bakso (Meat Ball), Kekian dan Tempura yang disuka konsumen, dari kalangan anak-anak, remaja sampai orang dewasa.



Besarnya permintaan Fish Nugget belakangan ini juga menarik perhatian lembaga pendidikan Tristar Group untuk membekali anak didiknya –mahasiswa Culinary Art dan Pastry Art Class— belajar membuat Fish Nugget untuk keperluan industri.

 


Pada tatap muka kali kedua, Senin (02/11/2020) pagi, Dosen Pengajar Food Technology Applications Tristar Group, Chef Ernawati M.MPar., dipercaya menggelar demo seputar cara membuat Fish Nugget bersama 12 mahasiswa Culinary Art (C2) Akpar Majapahit terakreditasi A Kelas Pagi, di Laboratorium Praktik Culinary 2, Lantai 3 Graha Tristar Surabaya.

 


Dalam kesempatan tersebut, Chef Erna, sapaan karibnya, juga menjelaskan secara teori mengenai pengetahuan umum tentang teknik dasar membuat Fish Nugget untuk kebutuhan industri dengan sentuhan Food Technology.

 


Pada pertemuan pagi itu, Chef Erna bersama anak didiknya langsung praktik membuat Fish Nugget yang resepnya tidak tersedia di Buku Ajar (Silabus). Dosen Pengajar hanya membagikan fotokopian cara membuat Fish Nugget dari fillet-an daging ikan Tenggiri segar.


Bahan untuk membuat Fish Nugget ini terdiri dari fish fillet fresh, ice cube, tapioca, carrot, leek, STTP, garlic powder, salt, sugar, MSG, soft flour, tepung maizena, batter mix flour, bread crumb, cooking oil, kertas merang dan stick ice cream dengan pendekatan Food Technology.

 


Mengingat praktik membuat Food Nugget ini untuk kebutuhan industrial, maka penimbangan daging ikan Tenggiri maupun bahan-bahan untuk membuat bumbunya agar sesuai resep, maka harus diupayakan sepresisi mungkin demi menjaga kualitas produk frozen food tersebut.

 


Dalam praktik kali ini, Chef Erna hanya menyiapkan satu resep, sehingga kebutuhan fish fillet cukup hanya 200 gram fillet fish fresh. Fillet-an daging ikan Tengiri tanpa tulang dan es batu ini dihaluskan dengan menggunakan blender, lalu ditambahkan bumbu dan bahan-bahan lain dan di-blender lagi sampai tercampur sempurna.

 


Bahan setengah jadi itu kemudian dicetak dengan bentuk bulat, persegi, hati (love) atau bintang sesuai selera. Sedangkan pada praktik Senin (02/11/2020) pagi, Fish Nugget yang dibuat mahasiswa Culinary Art Class ini hanya berbentuk bulat saja.

 


Fish Nugget itu kemudian direndam sebentar dalam butter mix flour, baru ditaburi tepung roti (bread crumb mix) sebelum digoreng sampai matang. Pasalnya, Fish Nugget untuk kebutuhan industri ini kebanyakan dkemas setengah matang, diberi Etiket, Merek Dagang, Nomor P-IRT, Komposisi Bahan dan Kandungan Nutrisi, Tanggal Produksi dan Tanggal Kedaluarsa.

 

Untuk bisa bertahan lama dalam penyimpanan di lemari pendingin selama satu bulan misalnya, maka Fish Nugget itu sebaiknya dikemas dalam plastik yang di-vacuum lebih dulu. Hal sama juga dilakukan untuk pengemasan produk frozen food yang lain seperti Sosis (Sausage), Pentol Bakso (Meat Ball), Kekian  dan Tempura.

 

“Jika Fish Nugget yang sudah ditusuk dengan Stick Ice Cream tersebut ingin dikonsumsi langsung, maka proses penggorengan produk frozen food itu bisa dilanjutkan hingga matang berwarna kecoklatan,” tandasnya.

 

Anda tertarik aneka kegiatan mahasiswa dan ingin menjadi bagian dari civitas akademika Akpar Majapahit, silakan datang langsung ke Kampus Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 081 330 350 822, 0812 3375 2227 (WA) atau 0813 5786 6283 (WA), sekarang juga. (ahn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar