twitter

Pages

Sabtu, 28 November 2020

Memotret Aksi Mahasiswa Masak Indonesian Food Bersama Chef Thomas Denny


Selain Dibekali Cara Masak Nasi Gurih, Tahu Tempe Bacem dan Opor Ayam, Mahasiswa juga Diajari Teknik Hias Makanan yang Berkelas

 

DOSEN Pengajar Culinary Art Tristar Group, Chef Thomas Denny, selain membekali anak didiknya cara masak Nasi Gurih, Tahu Tempe Bacem dan Opor Ayam yang lezat, juga mengajari mahasiswa teknik menghias makanan (plating) yang cantik dan berkelas dari bahan masakan yang tersedia di kitchen.


Pada pertemuan hari keenam, Selasa (17/11/2020) pagi, misalnya, sambil menunggu masak tiga menu masakan Indonesian Food yakni Nasi Gurih, Tahu Tempe Bacem dan Opor Ayam yang lezat diolah mahasiswa matang semua, Chef Thomas berimprovisasi guna menyiapkan kreasi plating-an yang pas dengan tema masakan pagi itu.


Kali ini Chef Thomas Denny menyiapkan tiga lembar daun jati yang digunting bentuk hati untuk alas-nya Nasi Gurih. Di atas piring keramik yang sama, dia juga menyusun Tahu Tempe Bacem ala Tembok Besar China warisan Dinasti Qin Shi Huang (221-206 SM). Sedangkan masakan Opor Ayam sendiri ditempatkan pada mangkok keramik secara terpisah.


Menurut Chef Thomas, dirinya ingin banget kreasi masakan pada hari keenam itu tampil beda dari biasanya saat disajikan seusai praktik masak, di Laboratorium Praktik Culinary Graha Tristar Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya. Hasil plating-annya memang layak diapresiasi dengan dua jempol. Luar biasa!


Sebelum praktik masak di kitchen, Chef Thomas menerangkan bahan apa saja yang dibutuhkan untuk masak menu pertama, Nasi Gurih. Untuk membuat Nasi Gurih yang aromanya harum dan enak rasanya, maka bahannya adalah rice, coconut milk dengan ditambahkan bumbu (spices)-nya berupa lemon grass, salam leaf dan salt.


Teknik membuat Nasi Gurih, lanjut Chef Thomas, beras yang sudah dibersihkan dimasak hingga setengah matang baru di-uleni dengan coconut milk.berikut bumbunya yang terdiri dari lemon grass, salam leaf dan salt.


Setelah nasi setengah matang itu dibumbui sampai merata, lalu dikukus lagi hingga matang (sekitar 30 menitan), yang ditandai dengan keluarnya aroma harum dan gurih, maka Nasi Gurih tersebut baru diangkat.


Sedangkan praktik masak menu kedua, Tahu Tempe Bacem, bahan-bahannya meliputi bean curd, bean cake, coconut sugar, peak leaf, shallot, garlic, tamarind, salam leaf dan coco water.


Untuk membuat Tahu Tempe Bacem yang enak dengan bumbunya betul-betul meresap, maka tahu dan tempe dipotong persegi, kotak atau segitiga sesuai selera kemudian di-simmering semua. Selanjutnya buat bumbunya dari coconut sugar (gula kelapa), peak leaf, shallot, garlic, tamarind, salam leaf dan coco water.


Bumbu yang sudah dihaluskan (sampai berbentuk pasta) kemudian di-sauteeing baru tahu dan tempenya dimasukkan dan tambahkan juga air kelapa (coco water). Selama proses pemasakan.


”Selama proses simmering, maka biarkan kuahnya sampai reduce tinggal 15-20 persennya saja dan ditandai warna kecoklatan pada Tahu Tempe Bacem tersebut lalu entas masakan tersebut dari kompor,” jelas Chef Thomas.


Sementara itu untuk menu ketiga, mahasiswa diminta menyiapkan bahan berikut bumbunya demi masak Opor Ayam yang lezat, yakni whole chicken, coconut, shallot, garlic, candlenut, coriander, cumin, pepper, galangal, salam leaf, lemon grass dan salt.


Sebagai warisan budaya kuliner Nusantara, tiga menu masakan Indonesian Food tersebut cukup populer di Jatim dan Jateng, Oleh karena itu, masakan khas dari daerah Jatim dan Jateng ini juga diapresiasi oleh pihak akademik dan diajarkan kepada mahasiswa Culinary Art Class Akpar Majapahit (Tristar Group).


Anda tertarik dengan kegiatan mahasiswa Culinary Art Class Akpar Majapahit terakreditasi A. dan ingin bergabung menjadi mahasiswa Akpar Majapahit (Tristar Group), silakan datang ke Graha Tristar Jl. Raya Jemursari No 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 081 330 350 822, 0812 3375 2227 (WA) atau 0813 5786 6283 (WA), sekarang juga. (ahn)

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar