twitter

Pages

Selasa, 02 Oktober 2018

Mahasiswa Baru Pastry Class Akpar Majapahit Diajarkan Buat Aneka Cake


Belajar Pengantar Dasar Patisserie Bersama Chef Otje 

 Mahasiswa Baru Pastry Class Praktik Buat ”Chocolate Swiss Cake, Harlequin Roll Cake dan Marble Pound Cake” 


PADA  pertemuan hari kedua, Selasa (02/10/2018) pagi, Chef Otje H. Wibowo kembali mengajarkan 21 Mahasiswa Baru Pastry Class Akpar Majapahit cara membuat adonan kue berikut metode pembuatannya untuk membikin tiga resep cake yakni Chocolate Swiss Cake, Harlequin Roll Cake dan Marble Pound Cake. Praktik membuat tiga resep cake tersebut dihelat di Dapur Pastry 1, Lantai 2 Graha Tristar Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya.

21 mahasiswa baru dibagi dalam 10 kelompok, masing-masing beranggotakan 2-3 orang per kelompoknya. Mahasiswa baru itu adalah Cici Septi Melani, Anisha Nur Indah Eka Nugraheni, Evelyn Cindy Ernestine, Sandi Indra Lesmana, Jessica Antonius, Yasir Indrastata, Rosy Septia Abidah, Imelda Alodia Vadi Permata, Naufal Naldi Muhammad, Rafly Eizhar Fachrudi.

Selanjutnya yang belajar Pengantar Dasar Patisserie adalah Aditya Bagus Purnomo, Bakhtiar Aji Sampurna, Muchammad Irfan Hamdani, Arjuna Anggara Dasana Putra, Donny Andhika Putra, Sindy Jannete Puto, Mellyana Henry Setyaningsih, Melanina Musdalifah Putri, Eka Yunia Rosyidah, Nancy Reagen Djiwang dan Arika Putri Febrinawati. 

Sesuai job desk yang disusun Chef Otje, empat kelompok ditugaskan membuat Chocolate Swiss Cake, di mana untuk pekerjaan finishing (membuat hiasan topping-nya) disesuaikan menurut kreasi kelompoknya masing-masing. 

Selanjutnya, tiga kelompok mahasiswa baru yang lain diberi tugas membuat  Harlequin Roll Cake yang diharapkan saat plating-nya nanti melahirkan tiga kreasi tampilan yang berbeda meskipun produk yang dibuat sama.

Sementara ittu tiga kelompok terakhir kebagian tugas membuat Marble Pound Cake, di mana saat menyelesaikan pekerjaan finishing-nya, diharapkan juga menghasilkan tiga kreasi tampilan saat plating-nya itu ditunjukkan kepada Chef Otje H. Wibowo dan dua asistennya, yakni Chef Ita dan Chef Jiurike.

Misalnya, saat menghias Chocolate Swiss Cake, Chef Otje mengajarkan bagaimana menghias cake yang betul sehingga tampilannya menarik. Dia juga meminta anak didiknya tidak ragu saat melukis cake seperti yang telah diajarkan. Dosen Basic Pastry & Bakery itu juga mempersilakan anak didiknya imembuat kreasi topping menurut versi mereka sendiri. Dan untuk hasil yang terbaik, Anda perlu latihan terus menerus.

Selanjutnya dalam pertemuan hari ketiga, Rabu (03/10/2018) pagi ini, giliran mahasiswa diajarkan membuat adonan kue kering & pie berikut metode-metode pembuatannya. Dalam praktik masak kali ini mahasiswa belajar membuat tiga resep Cookies yakni Butter Cookies, Cathetounge dan Fruit Tartlet.

Kemudian pada tatap muka hari keempat, Kamis (04/10/2018) pagi, Chef Otje bersama asistennya, Chef Ita dan Chef Jiurike mendampingi 21 anak didiknya belajar membuat adonan batters sekaligus praktik membuat tiga resep kue yakni Choux (kue Sus), Crepes dan Fruit Fritter

Sementara itu, pada pertemuan hari terakhir, Jumat (05/10/2018) pagi, Chef Otje akan mengajarkan anak didiknya teknik membuat adonan Croissant, Danish dan Puff, serta ujian teori. Dalam praktik tersebut, mahasiswa ditugaskan membuat kreasi Croissant, Danish Pinwheel dan Chicken Curry Puff.

Antusiasme tinggi kembali ditunjukkan oleh masing-masing kelompok saat mereka praktik membuat Chocolate Swiss Cake, Harlequin Roll Cake dan Marble Pound Cake sesuai job desk-nya masing-masing. Setiap kelompok berupaya tampil all out di hadapan dosen pembimbing demi menghasilkan produk pastry yang berkualitas sesuai standar industri perhotelan.

Selain dituntut paham dengan nama-nama bahan pembuatan roti (sesuai resep), mahasiswa juga mau tak mau, suka tidak suka, harus tahu nama-nama alat dan perlengkapan yang tersedia di dapur pastry termasuk bagaimana mengoperasikan mixer, freezer, chiller kulkas, proofer dan oven listrik.

Dalam kesempatan itu, Chef Kristian Faskahariyanto, Dosen Pastry Tristar Group berbagi ilmu dengan 21 Mahasiswa Baru Pastry Class Akpar Majapahit terkait teknik pengoperasian oven. Jika oven sering dibuka tutup, kualitas cake yang di-oven tidak bisa maksimal karena cake-nya gagal mengembang sempurna. 

”Selain itu, kami juga mengingatkan mahasiswa baru agar memakai seragam kerja, memasang tag name, mengenakan topi chef, memakai sepatu safety dan membawa kelengkapan pendukung lainnya saat bekerja di Papur Pastry,” kata Chef Kristian di hadapan mahasiswa baru Pastry Class, kemarin siang.

Anda tertarik dengan aneka kegiatan mahasiswa di kampus Akpar Majapahit, silakan menghubungi Divisi Marketing Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 8480821-22, sekarang juga. (ahn)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar