twitter

Pages

Senin, 05 November 2018

Mahasiswa Akpar Majapahit Belajar Hygiene & Sanitation di Arthotel Surabaya


Aplikasikan Mata Kuliah Hygiene & Sanitation Perhotelan
Awalid9
Mahasiswa Akpar Majapahit Pastry Class Kunjungi Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Arthotel Surabaya


UNTUK mengaplikasikan mata kuliah Hygiene & Sanitation Perhotelan yang diasuh oleh Hardhita Kusdharyanto M.Par., 14 mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Pastry Class mengunjungi Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Arthotel Jl Dr Soetomo No. 79-81 Surabaya, Jumat (26/10/2018) petang.

Keberangkatan rombongan mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Pastry Class ke IPAL Arthotel sore itu, di dampingi Dosen Hygiene & Sanitation Perhotelan Akpar Majapahit Hardhita Kusdharyanto M.Par dan Kaprodi D3 Perhotelan Akpar Majapahit R. Paulus W. Soetrisno M.Par.

Perjalanan melalui jalur darat dari Kampus Akpar Majapahit, Gedung Graha Tristar Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya ke IPAL Arthotel Surabaya memakan waktu sekitar 45 menit. Sesampai di tempat tujuan, rombongan mahasiswa itu disambut oleh General Manager (GM) Arthotel Eggy Rigata, Head Chef Andri Eko (Andreas), Engineering Manager Aries Mujiono dan Sales Executive Monica.

Oleh Sales Executive Arthotel, Monica, rombongan mahasiswa itu kemudian diajak ke ruang pertemuan (Meeting Room) untuk mendapatkan penjelasan seputar General Sanitation dari Engineering Manager Aries Mujiono, yang menitikberatkan pada manfaat dari keberadaan fasilitas IPAL dari sebuah industri perhotelan. IPAL di sebuah hotel merupakan kewajiban yang harus dipenuhi pengelola hotel demi menciptakan lingkungan hotel yang bersih dan sehat dari aspek sanitation-nya.

Sebelum air limbah dari hotel itu dibuang ke saluran kota, maka limbah cair dari kitchen itu diproses lebih dulu di grease trap –fungsinya untuk menyaring endapan minyak dan lemak— sebelum limbah cair itu diproses lebih lanjjut di fasilutas IPAL, sehingga buangan air dari hotel betul-betul aman bagi lingkungan atau tidak mencemari lingkungan sekitarnya.

Fasilitas IPAL ini mengolah limbah cair hotel dengan sistem biologi tanpa bahan kimia apapun dengan memanfaatkan lumpur bakteri aerob. Hasil dari proses pengolahan limbah industri itu kemudian airnya dialirkan ke sungai (saluran kota) tanpa takut mencemari lingkungan.

Pasalnya, sebelum air hasil pengolahan limbah itu dialirkan ke saluran kota, dipantau setiap harinya oleh staf dari Engineering Department dan  sebulan sekali diperiksa oleh tim analis laboratorium dari Dinas Lingkungan Kota Surabaya berdasarkan kadar BOD dan COD-nya.

”Selain dibuang ke saluran kota, air hasil proses pengolahan limbah industri itu juga bisa dimanfaatkan untuk memelihara ikan, menyiram tanaman hias di sekitar area hotel bintang tiga plus tersebut,”  terang Aries Mujiono kepada mahasiswa Akpar Majapahit saat melihat fasilitas IPAL Arthotel, Jumat (26/10/2018) malam.

Selain mengolah limbah cair, IPAL Kokoon Hotels juga menghasilkan limbah padat yang masuk kategori limbah Bahan Berbahaya (B2) yang sulit terurai seperti kaca, keramik dan plastik. Limbah padat dari hotel itu kemudian diproses lebih lanjut oleh pihak ketiga sesuai arahan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan Kota Surabaya.

Berdasarkan UU tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), pendirian hotel baru di sebuah kawasan, salah satu syaratnya adalah menyediakan unit fasilitas pengelolaan limbah rumah tangga (limbah domestik), ijin gangguan atau HO (Hidden Ordonantie) dan sederet perijinan lainnya.

Secara umum, lanjut Aries Mujiono, pengertian sanitasi menurut versi Depkes RI 2004, adalah upaya kesehatan dengan cara memelihara dan melindungi kebersihan lingkungan dan subyeknya, misalnya menyediakan air bersih untuk keperluan mencuci tangan, menyediakan tempat sampah agar tidak dibuang sembarangan.

Manfaat sanitasi sendiri antara lain untuk mencegah penyakit menular, mencegah kecelakaan (kerja), mencegah timbulnya bau tak sedap, menghindari pencemaran lingkungan dan menciptakan lingkungan menjadi sehat,

Manfaat sanitasi sendiri antara lain untuk mencegah penyakit menular, mencegah kecelakaan (kerja), mencegah timbulnya bau tak sedap, menghindari pencemaran lingkungan dan menciptakan lingkungan menjadi sehat, bersih dan nyaman.

Untuk proses sanitasi, Arthotel Surabaya sejak awal berdirinya sudah memanfaatkan suplai air bersih dari PDAM Surya Sembada Kota Surabaya untuk kamar mandi hotel, kitchen maupun public area hotel tersebut. Air bersih dari PDAM dipompa ke rooftop untuk ditandon. Tandon air bersih itu berkapasitas tiga kali lipat dari kebutuhan harian guna mengantisipasi suplai air PDAM mengecil.

Setelah dibekali pengetahuan General Sanitation, giliran Head Chef Arthotel Andri Eko atau yang akrab disapa Chef Andreas, berbagi ilmu seputar Food Hygiene Knowledge  terutama aspek Hazard Analysis Critical Control & Point (HACCP) dengan mahasiswa D3 Perhotelan Akpar Majapahit Pastry Class.

Pengetahuan seputar Food Hygiene ini lebih ditekankan kepada kru Food & Beverage (F&B) Product yang bekerja di kitchen hotel. Sasarannya adalah food safety dari bahaya jamur, bakteri penyebab penyakit hingga pestisida dan lain-lain agar jangan  sampai masuk dapur hotel. Dengan dasar itu, hygiene dibedakan tiga yakni personal hygiene, equipment hygiene dan venue hygiene.

Untuk personal hygiene lebih menitikberatkan pada body language, uniform accessories & always be happy. Makanya bagi kru kitchen sudah dibiasakan mengenal red cutting board (daging sapi atau beef, lamb etc), blue (sari laut), green (sayur dan buah-buahan), white (bahan-bahan yang ready to eat), yellow (kelompok unggas) dan brown (fibre & wooden).

Sementara itu untuk implementasi equipment hygiene dan venue hygiene, Chef Andreas lebih menekankan pada aspek think clean stay organized & clean as you go di mana segenap kru kitchen sadar terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dapur berikut bahan-bahan dan peralatannya diupayakan selalu bersih dan steril dari kuman penyakit maupun kotoran yang membahayakan kesehatan.

Usai belajar Hygiene & Sanitation Perhotelan di Arthotel Surabaya, 14 mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Pastry Class, malam itu juga diajak menikmati jamuan makan malam ala prasmanan dan hiburan live music di Arthotel Restaurant.

Anda tertarik dengan aneka kegiatan mahasiswa Akpar Majapahit di Graha Tristar maupun di luar kampus, silakan menghubungi Tim Marketing Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, sekarang juga. (ahn)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar