twitter

Pages

Minggu, 12 Mei 2019

BEM Tristar Group Sukses Ukir Prestasi, Usai Dipercaya Gelar Tiga Kegiatan Kemahasiswaan


Lebih Dekat dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Tristar Group

Utamakan Kekompakan Panitia, Kunci Sukses Gelar Baksos di Panti Asuhan Al Mukmin, Kartini Day’s di Graha Tristar dan Lomba Macaki Kue Coklat di Grand City


DALAM lima bulan terakhir, tepatnya sejak pertengahan Februari lalu hingga awal Mei 2019 lalu, Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Tristar Group sukses menghelat tiga kegiatan kemahasiswaan, yang meliputi Bakti Sosial di Panti Asuhan (PA) Al Mukmin, Lidah Kulon Kawasan Tandes Surabaya, Kartini Day’s Traditional Competition 2019 di Graha Tristar dan terakhir Lomba Macaki Kue Coklat di Grand City Convex Surabaya, Kamis (02/05/2019) lalu.

Kegiatan kemahasiswaan yang di-handle BEM Tristar Group tersebut tidak lepas dari dukungan penuh dari segenap civitas akademika Tristar Group, mulai Ketua Yayasan Eka Prasetya Mandiri, jajaran Direktur, kalangan Dosen hingga mahasiswa Tristar Group baik mahasiswa Tristar Jemursari (Akpar Majapahit), Tristar Kaliwaron, Tristar Samator, Tristar Manyar maupun mahasiswa Tristar Batu. 

Prestasi moncer ini tidak lepas dari kiprah Ketua BEM Tristar Group Masa Bakti 2018-2019 Khoirun Aj’mi beserta jajaran pengurus lainnya seperti Tri Haryadi Wijaya, Timothy Candra, Eduardo Prakoso Suliantoro, Helena Nadia Setyawan, Mellynia Amzali, Steffany Brenda, yang tampil all out dengan mengedepankan kekompakan (teamwork), sehingga mampu menggerakkan segenap elemen organisasi sehingga semua lini bisa berjalan lancar sesuai rencana.

Soliditas pengurus BEM Tristar Group dan Panitia Bakti Sosial (Baksos) betul-betul diuji saat kali pertama mereka menghelat kegiatan Bhakti Sosial di Panti Asuhan (PA) Al Mukmin Lidah Kulon, Kawasan Tandes, Surabaya, pertengahan Februari 2019 silam.

”Namun tak disangka, ternyata antusiasme Panitia untuk menyukseskan kegiatan itu demikian besar. Ini tidak lepas dari komitmen Wildan Ahmad, mahasiswa Culinary Class Tristar Samator, saat itu, yang ketiban sampur dan kami percaya menjadi Ketua Panitia acara tersebut,” kata Khoirun Aj’mi di dampingi Tri Haryadi Wijaya, Wakil Ketua BEM Tristar Group Masa Bakti 2018-2019.

Pucuk dicinta ulam pun tiba. Berkat kekompakan Panitia Baksos di Panti Asuhan (PA) Al Mukmin, mereka pun tanpa kesulitan mampu menggalang donasi dari mahasiswa Tristar Jemursari (Akpar Majapahit), Tristar Samator dan Tristar Manyar sendiri. Uang yang terkumpul itu antara lain dibelikan sembako, susu kaleng, makanan bayi, perlengkapan bayi dan pampers untuk disalurkan kepada pengelola panti anak yatim piatu tersebut.

KARTINI DAY’S 2019
Kisah sukses berikutnya terjadi pada saat BEM Tristar Group kembali dipercaya Pihak Akademik untuk menggelar peringatan Hari Kartini yang bertajuk Kartini Day’s Traditional Competition 2019, yang melibatkan puluhan mahasiswa dari Tristar Jemursari (Akpar Majapahit), Tristar Kaliwaton, Tristar Samator, Tristar Manyar dan Tristar Batu.

Kartini Day’s Traditional Competition 2019 berupa lomba masak Indonesian Sweet Authentic di Kampus Tristar Manyar, Bumbu Jangkep di Kampus Tristar Samator dan Vlog Wisata Kuliner di Kampus Tristar Jemursari pada Sabtu (27/04/2019).

Untuk lomba masak Bumbu Jangkep yang dikemas ala Mistery Box itu dihelat di Kampus Tristar Samator (Trestelle Accademia Culinaria), Sabtu (27/04/2019) pagi. Pihak Panitia mencatat ada 21 mahasiswa yang menjadi peserta lomba masak (Cooking Competition) secara individual tersebut.

”Mereka berasal dari Tristar Jemursari (satu orang), Tristar Kaliwaron (empat orang), Tristar Batu (delapan orang) dan Tristar Samator sendiri (delapan orang). Sedangkan tim juri yang tampil adalah Chef Agus Kurniawan (Master Chef La Mian) dan Chef Ketut Yasa Wibawa dari Tristar Cruise Training Center (TCTC) Surabaya.

Cooking competition itu durasinya dibatasi hanya 1,5 jam saja, sejak prepare bahan, proses memasak hingga mem-plating hasil masakan dan membersihkan station. Ini jadi tantangan tersendiri dalam manajemen waktu, di samping menguji kepiawaian peserta saat dihadapkan pada lomba masak yang mengadopsi cara Mistery Box.

Para peserta pun berupaya tampil serius demi menghasilkan aneka kreasi masakan Indonesia yang memanfaatkan Bumbu Jangkep dengan tampilan yang spektakuler, teksturnya empuk dan rasanya pun lezat.

Dari pergelaran Cooking Competition itu, tim juri memutuskan Juara I adalah Agung Prasetya dari Tristar Batu, sedangkan Juara II adalah Pradini Kehk dari Tristar Samator yang mengusung masakan andalannya Taliwang. Juara I mendapatkan piala bergilir, medali emas dan uang tunai sebesar Rp 1 juta, sedangkan Juara II memperoleh medali perak dan uang tunai Rp 750 ribu.

Sementara itu lomba masak Indonesian Sweet Authentic secara beregu ini dipusatkan di Kampus Tristar Manyar (Trestelle Accademia Pasticceria). Peserta ditantang membuat aneka kreasi Putu Mayang, Kue Mangkuk dan Nagasari menurut versi mereka sendiri. 

Lomba membuat kue tradisional ini diikuti sepuluh Tim mahasiswa masing-masing beranggotakan dua orang. Peserta lomba itu berasal dari Tristar Kaliwaron (dua Tim), Tristar Jemursari (dua Tim), Tristar Batu (dua Tim) dan Tristar Manyar sendiri (empat Tim). 

Masing-masing tim berupaya tampil all out sejak persiapan bahan hingga mem-plating kue yang mereka buat, kemudian kreasi produk pastry itu dinilai oleh dua orang juri, yakni Chef Laurent dan Evie Mulyasari Dewi. Durasi membuat kue tradisional itu sendiri sekitar 1,5-2 jam.

Untuk lomba Indonesian Sweet Authentic, tim juri memutuskan Juara I adalah pasangan Syafira dan Rika Novitasari dari Tristar Kaliwaron, sedangkan Juara II-nya jatuh pada pasangan Cici Septi Melani dan Rosyseptia Abidah dari Tristar Jemursari. Juara I mendapatkan piala bergilir, medali emas dan uang tunai sebesar Rp 1 juta, sedangkan Juara II memperoleh medali perak dan uang tunai Rp 750 ribu.

Selanjutnya pada lomba Vlog Wisata Kuliner yang diikuti delapan Tim (masing-masing tim beranggotakan dua orang mahasiswa) dari Reguler Class Prodi D3 Perhotelan dan Prodi D3 Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Akpar Majapahit. Untuk tim juri lomba Vlog Wisata Kuliner adalah Hedy W. Saleh SH, MBA, MSi.Par., Chef Adeline Nadya Daniel M.MPar dan Luthfi Alwi ST.

Setelah masing-masing tim tampil untuk presentasi berikut menampilkan video liputannya di hadapan dewan juri di Lobi Graha Tristar Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya, akhirnya diputuskan bahwa pemenang lomba Vlog Wisata Kuliner adalah Zulfa Aulia dan Prabowo, mahasiswa Prodi D3 UPW Akpar Majapahit (Juara I) dan Ayu Puspita Wahyuningrum dan Siti Nur Annisa, juga dari Prodi D3 UPW Akpar Majapahit (Juara II).
 
Ketua Panitia Kartini Day’s Traditional Competition 2019 Timothy Candra mengatakan, perhelatan Kartini Day’s 2019 sukses digelar tidak lepas dari dukungan segenap civitas akademika Tristar Group mulai Ketua Yayasan Eka Prasetya Mandiri Evie Mulyasari Dewi S.Si.Apt., M.MPar., Presdir Tristar Group Ir Juwono Saroso MM, M.MPar., jajaran Dosen Pengajar, Pengurus dan anggota BEM Tristar Group sendiri terutama mahasiswa dari Kampus Akpar Majapahit, Tristar Jemursari, Tristar Kaliwaron, Tristar Manyar, Tristar Samator dan Tristar Batu.

LOMBA MACAKI KUE COKLAT
Sementara itu, tantangan kali ketiga yang dilakoni Pengurus BEM Tristar Group adalah saat diamanati untuk menyukseskan Lomba Macaki Kue Coklat di gelaran Majapahit Travel Fair (MTF) 2019 yang dihelat di Grand City Convex Surabaya, 2-5 Mei 2019.

Untuk kali ketiga, BEM Tristar Group kembali mengukir prestasi berkat kesuksesannya menggelar Lomba Macaki Kue Coklat, Chocolate Showpiece, Talkshow tentang Pemanfaaan Coklat untuk Membuat Aneka Olahan Produk Pastry dan Bumbu Jangkep Dance.

Rangkaian acara yang dikemas apik oleh pengurus dan sejumlah anggota BEM Tristar Group yang menjadi Panitia Lomba Macaki Kue Coklat itu, digelar usai Opening Seremony perhelatan Majapahit Travel Fair (MTF) 2019 oleh Gubernur Jatim Hj. Khofifah Indar Parawansa di Grand City Convex Surabaya pada 2-5 Mei 2019.

Pada lomba Macaki Kue Coklat, durasi menghias kue tersebut tidak lebih dari satu jam karena setiap peserta (siswa SMK dari Surabaya, Malang dan Mojokerto), menyiapkan kue yang belum dihias (setengah jadi) itu dari rumah termasuk semua pernak-perniknya.

”Dengan demikian waktu yang kami sediakan hanya 60 menit itu sudah lebih dari cukup untuk proses Macaki Kue Coklat hingga kue yang sudah dihias tersebut ditampilkan di hadapan tiga orang juri,” kata Mellynia Amzali, Ketua Panitia Lomba Macaki Coklat kepada kru www.culinarynews.info, di sela-sela lomba, Kamis (02/05/2019).

Melly, sapaan akrab mahasiswi D3 Prodi Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Akpar Majapahit ini mengatakan, pihak Panitia mendatangkan tiga juri yang sangat berkompeten di dunia pastry (patisserie). Mereka adalah Chef Mickey Gunawan (PT Smart Tbk), Chef Rio Armansyah (ChefMate Chocolate) dan Chef Otje Herman Wibowo SE, M.Par (Tristar Group).

Ada lima kriteria penilaian untuk Lomba Macaki Kue Coklat yang dibuat Tim Juri, yakni Tampilan, Kreativitas, Tekstur, Rasa dan Kebersihan.Lima kriteria penilaian tersebut mengacu pada Standard Operation Procedure (SOP) yang biasa diaplikasikan di industri perhotelan.

Dari hasil penilaian tiga orang juri tersebut, akhirnya diputuskan bahwa Juara I dengan nilai 1.269 diraih Vania Clarissa (SMK Mater Amabilis). Vania berhak menerima tropi, sertifikat dan uang tunai Rp 3 juta dari Ketua Yayasan Eka Prasetya Mandiri Evie Mulyasari Dewi S.Si.Apt., M.MPar.

Sedangkan Juara II dengan nilai 1.259  berhasil direbut oleh Christina Andre. Pelajar SMK ini berhak menerima trofi, sertifikat dan uang tunai Rp 2 juta dari Chef Mickey Gunawan dari PT Smart Tbk. Selanjutnya Juara III dengan nilai 1.202 disabet Melissa Sandra. Siswi SMK ini berhak menerima tropi, sertifikat dan uang tunai Rp 1 juta dari Kaprodi D3 Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Akpar Majapahit.

Juara Harapan I dan Juara Harapan II masing-masing diraih oleh Raffifa dan Amelia Anita G, keduanya juga siswa SMK. Raffifa dan Amelia berhak menerima tropi, sertifikat dan uang tunai (Rp 300 ribu dan Rp 200 ribu), yang diserahkan langsung oleh Chef Rio Armansyah dari ChefMate Chocolate.

Sebelum pengumuman pemenang Lomba Macaki Kue Coklat, ada beberapa acara yang sudah disiapkan pihak Panitia, yakni Chocolate Showpiece  bersama Chef Otje Herman Wibowo., dengan dipandu langsung oleh Lenny, mahasiswa Tristar Samator, yang dipercaya Panitia menjadi host-nya.

Usai menggelar Chocolate Showpiece, giliran yang tampil berikutnya adalah Bumbu Jangkep Dance. Tarian rancak menghentak itu dibawakan oleh enam mahasiswi cantik energik dari Tristar Group. Mahasiswi yang tampil nge-dance sore itu adalah Oceana Wijaya, Maya Prisilya, Clarissa Patricia Anggara, Alda Trecya, Helen Nadia dan Steffany Brenda.

Setelah aksi ciamik Bumbu Jangkep Dance yang dikoreograferi oleh Leonardo dari Surabaya, selanjutnya Chef Otje Herman Wibowo kembali tampil menjadi narasumber acara Talkshow tentang Pemanfaatan Coklat untuk Membuat Aneka Olahan Produk Pastry yang dipandu oleh Lenny, presenter cantik dengan hijab di kepala.

Anda tertarik dengan aneka kegiatan mahasiswa di kampus Akpar Majapahit (Tristar Group), Anda ingin menjadi bagian dari civitas akademika Tristar Group, silakan menghubungi Divisi Marketing Tristar Group Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 8480821-22, sekarang juga. (ahn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar