twitter

Pages

Sabtu, 19 Mei 2018

Mahasiswa Advanced Pastry Class Belajar 'Latte Art' Bersama Jelmy dari Denali & Gilbey's


Belajar Meracik Kopi Bersama Jelmy dari Denali & Gilbey’s

Mahasiswa Advanced Pastry Class Diajarkan Buat Aneka Kreasi ”Latte Art” di Dapur Pastry 2 Graha Tristar


SETELAH sepekan lalu belajar membuat aneka kreasi Jelly Motif bersama Chef Rahma Nur Devianti STP., maka pada pekan keenam ini tujuh mahasiswa Advanced Pastry Class Akpar Majapahit giliran diajarkan pengetahuan seputar sisik melik cara membuat aneka kreasi Latte Art oleh praktisi Barista dari Denali & Gilbey’s, Jelmy, di Dapur Pastry 2, Lantai 2 Graha Tristar Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Selasa (15/05/2018) pagi.


Tujuh mahasiswa Advanced Pastry Class itu adalah Abigail Gabriela, Delvina Sascia Putri, Steven Irfan Wibisono, Kenneth Tulangow, Ivony Wijaya Limantara, Ratu Isnaeny Surya dan Nouva Swisstania Fasma. Mereka antusias mengikuti praktik membuat aneka kreasi Latte Art, sejak tatap muka hari pertama Selasa (15/05/2018) hingga hari keempat Jumat (18/05/2018) pagi di Dapur Pastry 2.

Kehadiran dosen tamu Jelmy, di hadapan mahasiswa Advanced Pastry Class  Akpar Majapahit ini, selain mengajarkan teori dasar meracik kopi (Barista) ala café & resto sesuai standar industri pariwisata dan perhotelan, juga berbagi ilmu pengetahuan bahan mulai jenis kopi Robusta dan Arabica yang dibudidayakan di Indonesia termasuk kelebihan kopi luwak dibandingkan kopi biasa.

Tak hanya itu, mahasiswa juga dibekali tentang cara pemanenan dan pengolahan biji kopi (pascapanen) menjadi bubuk kopi, bubuk cokelat (chocolate), fresh milk, simple sirup, es batu (tube ice) dan air hangat hingga peralatan apa saja yang diaplikasikan untuk belajar membuat Latte Art.

Pada kesempatan itu, Jelmy mengungkapkan, secara umum cara meracik kopi seperti yang sudah diajarkan dosen di kelas. Karena itu, kehadirannya di hadapan mahasiswa untuk berbagi ilmu sekaligus mengingatkan kembali bagaimana cara meracik kopi dengan tampilan nan cantik (Latte Art) desain kekinian, yang sekarang lagi trend di pasaran. 

”Dan diharapkan mahasiswa yang mengikuti pembelajaran kali ini bisa memperoleh manfaat dan pengalaman baru tentang Latte Art yang barangkali belum diajarkan di kelas,” ujar dosen tamu dari Denali & Gilbey’s kepada kru www.culinarynews.info di Dapur Pastry 2, Selasa (15/05/2018) siang.

Pada tatap muka hari pertama, Jelmy mengajarkan teori dasar teknik meracik kopi (Basic Coffee Knowledge) sesuai standar industri, mengenal kopi yang dibudidayakan di Indonesia,  cara pemanenan biji kopi, pengolahan pascapanen kopi menjadi bubuk kopi siap sedu, pengetahuan bahan pendukung meracik kopi seperti simple sirup, bubuk cokelat, tube ice (es batu), fresh milk, air hangat dan peralatannya  kepada mahasiswa.

Pada kesempatan itu, mahasiswa juga dikenalkan sejumlah peralatan meracik kopi yang biasa ditemukan di café-café modern, seperti grander coffee (penghancur biji kopi matang menjadi bubuk halus), coffee maker (mesin pembuat kopi), teko, termometer cairan.

Coffee maker yang dibuat untuk praktik mahasiswa adalah coffee maker portable yang praktis dibawa ke mana-mana. Dengan alat itu, mahasiswa bisa mempraktikkan secara langsung teknik membuat Latte Art sesuai arahan dosen pembimbing, tapi bahannya bukan bubuk kopi melainkan  bubuk cokelat  dan fresh milk.

Sedangkan praktik membuat Latte Art sesuai standar industri, bahan yang digunakan bukan bubuk cokelat tetapi biji kopi yang sudah matang atau bubuk kopi, fresh milk (krim), simple sirup, es batu dan air hangat. 

Pada tatap muka hari pertama, Selasa (15/05/2018) pagi, Jelmy dan asistennya, Selvi, membekali anak didiknya teori Basic Coffee Knowledge dan peralatan apa saja yang biasa dipakai untuk meracik kopi (Barista) di sebuah Café & Resto.

Demi memudahkan pekerjaan di Dapur Pastry 2, maka sejak praktik hari pertama (Senin, 15/05/2018) hingga hari keempat (Jumat, 18/05/2018), aneka peralatan membuat aneka kreasi Latter Art disiapkan langsung oleh Jelmy dari kantornya, Denali & Gilbey’s.

Setelah dikenalkan dengan Basic Coffee Knowledge oleh Jelmy, mahasiswa Advanced Pastry Class diajarkan cara membuat empat resep hot coffee yakni Mocha, Coffee Latte (Teknik Latte Art), Coffee Latte (Teknik Layer) dan Cappuccino. Untuk membuat Coffee Mocha, misalnya, bahan yang dibutuhkan antara lain bubuk kopi, susu (fresh milk) dan bubuk coklat.

Sedangkan pada tatap muka hari kedua, Rabu (16/05/2018), mahasiswa Advanced Pastry Class dibekali oleh Jelmy cara membuat aneka kreasi cold coffee di Dapur Pastry 2, Lantai 2, Graha Tristar Surabaya.

Setelah mengikuti pembelajaran selama empat kali pertemuan mulai Senin (15/05/2018) hingga Jumat (18/05/2018), maka pada pertemuan hari terakhir, Senin (21/05/2018) pagi, mahasiswa Advanced Pastry Class diuji untuk membuat kreasi Latte Art menurut versi mereka sendiri di Dapur Pastry 2, Lantai 2,  Graha Tristar Surabaya.

Makanya tidak heran jika saat ini banyak orang setuju bahwa membuat secangkir kopi Espresso yang enak merupakan sebuah seni tersendiri. Membuat Latte Art mengacu pada pembuatan pola yang terbuat dari busa di atas minuman Espresso. Jika Anda ingin mengasah bakat Barista (ahli pembuatan kopi) yang terpendam dalam diri Anda, Latte Art merupakan sebuah teknik penting yang dapat memerlukan waktu bertahun-tahun untuk menguasainya.

”Ke depannya, kami juga mengharapkan akan lahir kreasi-kreasi baru dari pengembangan Latte Art melalui tangan-tangan trampil dari kreativitas mahasiswa Advanced Pastry Class. Upaya ini sekaligus untuk memperkaya khasanah perkopian di Indonesia,” cetusnya.

Anda tertarik aneka kegiatan mahasiswa Advanced Pastry Class dan ingin menjadi bagian dari civitas akademika Akpar Majapahit, silakan datang langsung ke Kampus Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, sekarang juga. (ahn)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar