twitter

Pages

Minggu, 13 Mei 2018

Mahasiswa Advanced Culinary Class Praktik Buat Abon, Kecap dan Rendang Frozen Bersama Chef Anastasia


Praktik FoodTech di Lab Praktik Culinary Tristar Institute

Mahasiswa Advanced Culinary Class Diajarkan Buat Olahan Masakan Berbasis Abon, Kecap dan Rendang


USAI belajar dan praktik membuat aneka kreasi Commercial Food bersama Chef Ernawati, pekan lalu,  giliran pekan, mulai Selasa (08/05/2018) hingga Senin (14/05/2018),  10 mahasiswa Advanced Culinary Class Akpar Majapahit Kelas Pagi dan Kelas Siang, diajarkan Chef Anastasia Kristien STP dan Chef Rachma Nur Devianti STP., membuat aneka olahan masakan Indonesia berbasis Abon, Kecap dan Rendang Frozen di Lab Praktik Culinary Tristar Institute Jl. Raya Jemursari No. 234 Surabaya.


Sedangkan pada pertemuan hari terakhir, Selasa (15/05/2018), mahasiswa Advanced Culinary Class diuji membuat kreasi masakan (Food Creation) menurut versi mereka sendiri, setelah sebelumnya mahasiswa memperoleh pembelajaran teknik membuat aneka olahan makanan berbasis Abon, Kecap dan Rendang Frozen selama empat kali tatap muka dari Anastasia Kristien STP (Kelas Pagi) dan Rachma Nur Devianti STP (Kelas Siang).

Pada tatap muka hari pertama, Selasa (08/05/2018), chef Anastasia mengajarkan anak didiknya –10 orang mahasiswa Advanced Culinary Kelas Pagi—teknik membuat Abon Daging Sapi (Beef Floss) dan Abon Ikan Patin (Fish Floss) di Dapur Culinary Tristar Institute.

Sedangkan pada pertemuan hari kedua, Rabu (09/05/2018) pagi, mahasiswa Advanced Culinary Class belajar membuat Rendang Frozen dan Balado Frozen. Selanjutnya pada tatap muka hari ketiga, Jumat (11/05/2018), chef Anastasia berbagi ilmu cara membuat Abon Ekonomis dari buah Keluwih Muda atau Nangka Muda dan membuat Bawang Merah Goreng yang gurih dan renyah.

Sementara itu pada tata muka hari keempat, Senin (14/05/2018) pagi, anak didik chef Anastasia masih dibekali membuat olahan Kecap Manis dan Kecap Asin. Untuk pertemuan hari terakhir, Selasa (15/05/2018) pagi, mahasiswa Advanced Culinary Class diuji membuat kreasi makanan menurut versi mereka sendiri.

Saat praktik masak membuat Abon Daging Sapi dan Abon Ikan Patin, mahasiswa juga dikenalkan mesin penapis minyak dan hand mini sealer. Dengan memanfaatkan mesin penapis minyak, maka abon yang dihasilnya jauh lebih kering hingga 80-90 persen.karena kandungan minyaknya telah berkurang banyak.

”Sedangkan penggunaan hand mini sealer memungkinkan produk olahan makanan tersebut bisa dikemas dan disimpan dalam wadah plastik kedap udara. Dengan teknik pengemasan sederhana seperti itu maka kualitas abon tetap terjaga, renyah dan bisa disimpan lebih lama,” terang chef Anastasia Kristien kepada kru www.culinarynews.info di ruang kerjanya, kemarin.

Anda tertarik aneka kegiatan mahasiswa Advanced Culinary Class dan ingin menjadi bagian dari civitas akademika Akpar Majapahit, silakan datang langsung ke Kampus Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, sekarang juga. (ahn)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar