twitter

Pages

Senin, 09 April 2018

Mahasiswa Demo Masak Makanan Filipina di Dapur Culinary Tristar Institute Kaliwaron


Dari Demo Masak Makanan Filipina di Tristar Institute Kaliwaron

Chef Yunior Daisy dan Maria Elene Persembahkan Binakol, Pancit Palabok dan Adobong Manok sa Gata


PASCA ujian praktik masak di Tristar Institute Kaliwaron dan menikmati liburan selama dua minggu mulai akhir Maret sampai pertengahan April 2018, dua mahasiswa Culinary dan Pastry Class dari Filipina –Daisy May Zaguiree Misajon dan Maria Elene Morales Lat-- diminta oleh pihak Akademik mendemonstrasikan ketrampilannya memasak tiga resep makanan Filipina (Philipines Cuisine).

Dalam demo masak membuat Binakol (Sup Kelapa Muda with Spinach), Pancit Palabak atau Pancit Lug Lug (Mie Goreng Telur) dan Adobong Manok sa Gata (Opor Ayam khas Filipina) di Dapur Culinary Tristar Institute Jl. Kaliwaron No. 58-60 Surabaya pada Selasa (27/03/2018) lalu itu, kedua mahasiswi cantik tersebut di dampingi chef  Mario Alvin Jonathan.

Sebelum maju untuk mendemonstrasikan ketrampilan membuat masakan Filipina, chef Jojo, sapaan akrab Mario Alvin Jonathan, menyiapkan bahan masakan lengkap dengan bumbunya, sesuai resep masakan yang akan dibuat oleh anak didiknya.

Dalam demo masak tersebut, menu yang dibuat kali pertama adalah Binakol (Sup Kelapa Muda with Spinach). Maria Elene dibantu Daisy bahu membahu ketika membuat Sup ala Filipina itu di Dapur Culinary Tristar Institute Kaliwaron.

”Untuk membuat sup ini kami hanya butuh waktu 25 menitan, karena semua bahan dan bumbunya sudah disiapkan lebih dulu oleh chef Jojo,” tandas Maria Elene Morales Lat, perempuan kelahiran 31 Juli 1994 silam dan tinggal di Upa City Batangas, Philipines.

Sedangkan saat membuat resep kedua, Adobong Manok sa Gata (Opor Ayam khas Filipina), pihaknya bersama Daisy butuh waktu 40 menitan karena harus menunggu daging ayam dan bumbunya meresap saat memasaknya.

Selain itu, dirinya dan Daisy masih harus menanak nasi karena saat mem-plating Adobong Manok sa Gata di atas piring juga dilengkapi dengan nasi sebagai sumber karbohidrat-nya. Sehingga waktu memasaknya bermain pada kisaran 40 menitan.

Sementara itu, untuk memasak resep ketiga, yakni Pancit Palabak (Pancit Lug Lug) atau Mie Goreng Telur, giliran yang tampil adalah Daisy May Zaguirre Misajon sedangkan Maria Elene menjadi asistennya. Daisy adalah mahasiswi asal Filipina yang lahir pada 24 Mei 1993 silam dan sekarang tinggal di Hamtic Antique Philipines.

Dalam demo masak tersebut, Daisy dan Maria Elene diminta untuk menyampaikannya dalam Bahasa Tagalok yang dikombinasi dengan Bahasa Inggris dan sesekali Maria dan Daisy menggunakan Bahasa Indonesia, demi memberikan pengertian kepada kru Multimedia Akpar Majapahit (Tristar Group) yang meliput aksi ciamik mereka.

Demo masak oleh dua mahasiswi cantik asal Filipina itu juga disaksikan langsung oleh Head of Public Relations Officer Tristar Group –mengelola Tristar Institute, Akpar Majapahit dan Politeknik Surabaya— Hendrik Adrianus SE, M.Par., mewakili Presdir Tristar Group Ir Juwono Saroso MM, MM.Par.

Sekadar informasi, Daisy May Zaguirre Misajon dan Maria Elene Morales Lat memperoleh beasiswa untuk belajar Culinary dan Pastry (Patisserie) di Tristar Institute Kaliwaron. Mereka dikirim Yayasan Pembinaan Budi, Budaya dan Bahasa (YP3B) yang berkantor di WR Supratman No. 3 Surabaya belajar di Indonesia.

Setelah mendalami seputar sisik melik pengetahuan tentang Culinary dan Pastry (Patisserie) selama dua tahun, kedua perempuan cantik ini akan melanjutkan kuliahnya ke Prodi D3 Perhotelan di Akpar Majapahit yang berkampus di Graha Tristar Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya.

Anda tertarik aneka kegiatan mahasiswa dan ingin menjadi bagian dari civitas akademika Tristar Institute, silakan datang langsung ke Kampus Tristar Institute Jl Kaliwaron No. 58-60 Surabaya, Telp. (031) 5999593, sekarang juga. (ahn)





Tidak ada komentar:

Posting Komentar