twitter

Pages

Rabu, 28 Maret 2018

Ujian Praktik Masak Indonesian Food di Dapur Culinary 3, Lantai 3, Graha Tristar Surabaya


Dari Ujian Praktik Masak Indonesian Food di Dapur Culinary 3 

 Mahasiswa Culinary Akpar Majapahit Persembahkan Tiga Kreasi Masakan dari Manado, Batak Toba dan Greasik

SETELAH dibekali pengetahuan seputar teknik masak Indonesian Food, Chinese Food dan membuat aneka kreasi snack, delapan mahasiswa Culinary Akpar Majapahit Triwulan II Kelas Pagi (C3) yang diasuh chef Yanuar Kadaryanto SSt.Par., MM, diuji membuat kreasi masakan Indonesian Food versi mereka sendiri di Dapur Culinary 3, Lantai 3, Graha Tristar Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya.


Delapan mahasiswa Culinary Class itu dibagi dalam tiga sesi. Ujian praktik masak sesi pertama, Selasa (27/03/2018) pagi diikuti tiga mahasiswa, sedangkan sesi kedua, Rabu (28/03/2018) pagi juga menghadirkan tiga peserta ujian dan ujian praktik masak sesi terakhir, Kamis (29/03/2018) pagi, hanya diikuti dua orang.

Sebelum maju ujian, mereka sudah dibekali uang belanja bahan masakan termasuk bumbunya sebesar Rp 75 ribu per orang oleh pihak Akademik. Mereka juga bebas memilih resep masakan khas Indonesia sesuai seleranya masing-masing. Peserta ujian bisa mengangkat resep masakan unggulan dari Manado, Batak Toba, Gresik dan daerah-daerah lain di Indonesia.

”Ujian praktik masak Indonesian Food secara individual di Dapur Culinary 3 itu waktunya dibatasi maksimum 1,5 jam –pukul 09.00-10.30 WIB-- sejak prepare bahan masakan, mengolah masakan tersebut, mem-plating dan menyajikannya di hadapan dewan juri yang terdiri dari tiga dosen D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit,” kata chef Yanuar kepada kru www.culinarynews.info di ruang kerjanya.

Ujian praktik masak sesi pertama, Selasa (27/03/2018) pagi diikuti tiga mahasiswa Culinary Akpar Majapahit Triwulan II Kelas Pagi. Mereka yang tampil pertama hari itu adalah Jordan Axel Daniel, Ika Indriyani dan Muhammad Ihsanul Irfan.

Dalam ujian tersebut, Jordan tampil all out membuat masakan khas dari daerah Manado (Sulawesi Utara) yang berjudul Ayam Woku with Cah Kangkung & White Rice, Ika mengangkat masakan khas Batak Toba (Sumatera Utara) yang bertajuk Ikan Arsik with Sayur Santan Andalimar Rice dan Irfan menyiapkan masakan khas daerah Gresik (Jawa Timur) yakni Ayam Betutu with Urap-urap Sambal Matah.

Mengingat terbatasnya waktu ujian praktik masak tersebut, masing-masing peserta ujian pun berupaya tampil all out sejak dari prepare bahan masakan di Store (Toko 9), memasak hingga menyajikan masakan yang sudah di-plating di hadapan dewan juri untuk dikritisi hasil kreasi masakannya.

”Penilaian tersebut meliputi tiga aspek yakni cita rasa, tampilan dan kreativitas, sesuai Standard Operation Procedure (SOP) yang biasa diaplikasikan di industri perhotelan,” kata chef Yanuar Kadaryanto.

Kepada kru www.culinarynews.info, Ika Indriyani menuturkan, dalam ujian praktik masak kali ini, dirinya mengangkat masakan khas dari daerah Batak Toba (Sumatera Utara) Ikan Arsik with Sayur Santan Andalimar Rice, yang tampilannya unik dan citarasanya istimewa saat dihidangkan sebagai main course (menu utama), dalam sebuah acara jamuan makan siang.

”Sebagai makanan khas dari daerah Batak Toba sudah selayaknya saya terpanggil untuk mengangkat masakan itu sebagai salah satu warisan kuliner asli Indonesia yang tidak kalah citarasanya dengan masakan Western Food atau Chinese Food,” ujar mahasiswi berparas cantik dari Pekanbaru tersebut.

Anda tertarik kegiatan mahasiswa Culinary Class dan ingin menjadi bagian dari civitas akademika Akpar Majapahit, silakan datang langsung ke Kampus Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, sekarang juga. (ahn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar