twitter

Pages

Rabu, 21 Maret 2018

Mahasiswa Tristar Institute Kaliwaron Persembahkan Kreasi Masakan Western Food


Ujian Praktik Masak di Dapur Culinary Tristar Institute Kaliwaron

Mistery Box Jadi Tantangan Mahasiswa Culinary Class Triwulan III saat Ujian Praktik Masak ala Western Food

SEUSAI mengikuti pembelajaran masak secara intensif di Dapur Culinary Tristar Institute selama tiga bulan pertama tahun 2018, 23 mahasiswa Culinary Class Triwulan III Kelas Pagi dan Kelas Siang yang diasuh chef  Mario Alvin Jonathan dan chef Afi Yasak, mengikuti ujian praktik masak ala Western Food di Dapur Culinary 2, Tristar Institute Jl. Kaliwaron No. 58-60 Surabaya.


Berbeda dengan mahasiswa Culinary Class Triwulan I dan Triwulan II, pada ujian praktik masak kali ini (dihelat dua sesi, yakni sesi pagi pukul 09.00-11.00 dan sesi siang pukul 13.0-15.00 atau berdurasi sekitar dua jam), 23 mahasiswa Culinary Class Triwulan III selama tiga hari tampil secara individual untuk memecahkan Mistery Box.

Bahan utama sumber protein –pilihannya adalah daging sapi, iga sapi, daging kambing, daging ayam, daging bebel, kerang atau ikan tengiri--, untuk memasak main course ala Western Food disediakan pihak kampus, sedangkan bahan dan bumbu pelengkap lainnya mereka bawa sendiri, setelah dibekali uang belanja oleh pihak kampus sebesar Rp 40.000 per orang.

Bahan utama sumber protein itu kemudian dimasukkan ke dalam bold  kemudian ditutup rapat. Dari bahan utama yang ada di dalam wadah itu, maka setiap peserta ujian dituntut berimprovisasi menu masakan apa yang akan dibuat agar ujian praktik masak pagi itu menjadi sebuah hasil kreasi unggulan, berkelas dan bercita rasa tinggi. 

Oleh karena itu, masing-masing peserta ujian mau tidak mau, suka tak suka, dituntut untuk think fast  & think smart menyikapi ujian yang dikemas ala Mistery Box, jika tidak ingin kedodoran dalam ujian yang berdurasi dua jam, mulai pukul 09.00-11.00 WIB.

”Ini merupakan tantangan tersendiri bagi mahasiswa Culinary Class Triwulan III pada ujian praktik masak kali ini. Pasalnya, peserta dihadapkan sejumlah handicap demi memecahkan teka-teki dalam kotak. Ujian praktik masak model Mistery Box seperti itu pastinya seru banget,” terang chef Afi Yasak kepada kru www.culinarynews.info, Rabu (21/03/2018) siang.

Pada ujian praktik masak hari terakhir, Rabu (21/03/2018) pagi, diikuti lima orang mahasiswa Culinary Class yang dibimbing chef Afi Yasak, yakni Nur Laily Safitri, Asma Ilham Karimah, M. Abdul Mubarok, Frans Beckenbauer dan Ivan Leonard.

Berdasarkan bahan utama yang tersedia di dalam Mistery Box, Nur Laily Safitri antusias membuat Ribs with Herb Butter, Asma Ilham Karimah sibuk menyiapkan Spiced Lamb Steauw dan M. Abdul Mubarok all out membuat masakan Fish Honey Lemon Cream CheeseSauce & Brocolli.

Sementara itu, Frans Beckenbauer berupaya keras membuat Clambs with Mushroom Cream Cheese Sauce dan Ivan Leonard  tampil percaya diri saat menyiapkan masakan andalannya yang diberima nama Irish Potato with Chicken Strogannoff.

Peserta ujian hanya diberi waktu dua jam, sejak persiapan memilih bahan, proses memasaknya sendiri hingga mem-plating masakan sebelum hasil kreasinya itu disajikan di meja, untuk dinilai oleh dewan juri.

Masing-masing peserta ujian praktik masak itu berupaya keras untuk tampil all out, sejak persiapan memasak hingga mem-plating hasil masakannya, sebelum masakan tersebut disajikan dan dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari chef Adeline Nadya Daniel (Della), chef Mario Alvin Jonathan (Jojo) dan Vista Egidia.

Setelah semua tahapan dari proses masak selesai, masakan hasil kreasi mahasiswa tersebut selanjutnya di-plating sesuai kreasinya masing-masing. Hasil kreasi masakan itu kemudian dinilai oleh juri dari aspek citarasa, tekstur, penampilan dan kebersihan. Kriteria penilaian ini mengacu pada standar industri perhotelan.

Kepada kru www.culinarynews.info, Nur Laily Safitri mengungkapkan bahwa model ujian praktik masak ala Mistery Box ibaratnya orang disuruh berjalan di lorong gelap tanpa bantuan alat penerangan. Kalau toh ada lampu penerangannya, itupun hanya sekadarnya alias minim sekali.

”Tentu saja, saya dan teman-teman di Culinary Class Triwulan III dituntut berpikir cepat  dan kerja cerdas demi memecahkan teka-teki tersebut, mengingat waktu ujian dibatasi hanya dua jam. Setelah mengambil bahan utama sumber protein yang tersedia di dalam kotak misteri tersebut, saat itu juga saya putuskan untuk membuat Ribs with Herb Butter,” tutur mahasiswi asal Banyuwangi tersebut  seusai ujian.

Sementara itu, ujian praktik masak bagi mahasiswa Culinary Class Tristar Institute Kaliwaron Triwulan I dan II dimodali Rp 50 ribu perorang. Dalam ujian tersebut, pihak Akadermik membentuk kelompok kecil. Setiap kelompok terdiri dari dua orang mahasiswa. Mereka diminta membuat dua menu, yakni appetizer dan main course.

Djohan Ong dan Geraldi, misalnya, kedua mahasiswa ini all out menyiapkan masakan Chicken Salad (appetizer) dan Beef Negimaki (main course) pada ujian praktik masak di Dapur Culinary Tristar Institute Kaliwaron, Senin (19/03/2018) lalu.

Anda tertarik aneka kegiatan mahasiswa dan ingin menjadi bagian dari civitas akademika Tristar Institute, silakan datang langsung ke Kampus Tristar Institute Jl Kaliwaron No. 58-60 Surabaya, Telp. (031) 5999593, sekarang juga. (ahn)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar