twitter

Pages

Senin, 05 Maret 2018

Mahasiswa S1 Tekpan Tristar Institute Diajarkan Buat Aneka Kue Tradisional



Belajar Buat Aneka Kue Tradisional Bersama Chef Arwati

Mahasiswa S1 Tekpan Tristar Institute Praktik Buat Aneka Kue Tradisional dengan Sentuhan ”Food Technology”

SELAMA sepuluh hari pertemuan, tepatnya mulai Selasa (27/02/2018) pagi sampai Rabu (14/03/2018) pagi, 14 mahasiswa S1 Tekpan Tristar Institute praktik membuat aneka kreasi Kue Tradisional dengan sentuhan food technology desain kekinian di Dapur Pastry 2 Lantai 2 Graha Tristar Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya dengan bimbingan chef Arwati SE.


Praktik membuat kue tradisional butuh pemahaman seputar bahannya terutama jenis tepung terigu yang dipakai masuk kelompok tepung berkadar protein sedang. Kalau di pasaran, pembuat kue tradisional biasanya membeli tepung segitiga biru produksi PT Bogasari Flour Mills atau produk sejenis yang dikeluarkan produsen lain.

Sedikitnya ada 30 kreasi kue tradisional yang dipelajari dan diajarkan kepada mahasiswa S1 Tekpan Tristar Institute selama 10 kali tatap muka sesuai Buku Ajar (Silabus). Pada pertemuan hari pertama, Selasa (27/02/2018) lalu, mereka diajarkan membuat tiga resep yakni Bolu Kukus, Risoles dan Cucur.

Aneka kreasi kue tradisional yang diajarkan kepada mahasiswa itu menggunakan pendekatan food technology karena mereka fokus mendalami materi perkuliahan S1-nya adalah Teknologi Pangan.

”Namun demi memperkaya pengetahuan mereka, maka setiap praktik masak di Dapur Pastry maupun Dapur Culinary ini acuannya adalah Standard Operation Procedure (SOP) yang biasa diaplikasikan di industri perhotelan,” kata chef Arwati kepada kru www.culinarynews.info di ruang kerjanya, Senin (05/03/2018) siang.

Masih menurut chef senior ini, eksistensi kue tradisional hingga saat ini tidak tergoyahkan sekalipun aneka produk kue dan roti desain kekinian terus dikenalkan kepada konsumen. Kue tradisional bahkan boleh disejajarkan dengan kue dan roti kekinian karena citarasa dan tampilan kue tradisional warisan kuliner asli Indonesia bisa diterima semua lapisan.

”Belakangan aneka kue tradisional sudah masuk dan di-display bersama menu-menu utama yang lain untuk melengkapi jamuan makan siang ala prasmanan (lunch buffet) di restoran hotel berbintang,” ujar chef Arwati bangga.

Oleh karena itu, cetus chef Arwati, demi memikat tamu hotel mencicipi kue tradisional yang disajikan bersama sejumlah dessert yang lainnya, maka tampilan kue tradisional harus dibuat atraktif dan ditata semenarik mungkin seperti halnya tampilan kue dan roti kekinian saat disajikan di restoran hotel berbintang.

Selanjutnya pada pertemuan kelima, Senin (05/03/2018) pagi itu chef Arwati bersama asistennya, Shelvi, berbagi ilmu cara membuat Kue Ku, Kroket dan Pastel, bersama mahasiswa S1 Tekpan Tristar Institute di Dapur Pastry 2

Sedangkan pada tatap muka hari terakhir, Rabu (14/03/2018) mendatang, 14 mahasiswa S1 Tekpan Tristar Institute diajarkan teknik membuat Kue Kembang Goyang, Lalampa Bakar dan Lumpia.

Anda tertarik aneka kegiatan mahasiswa dan ingin menjadi bagian dari civitas akademika Akpar Majapahit, silakan datang langsung ke Kampus S1 Tekpan Tristar Institute cq Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, sekarang juga. (ahn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar