twitter

Pages

Rabu, 03 Januari 2018

Mahasiswa D3 Prodi UPW Akpar Majapahit Semester V Dipercaya Jadi Tour Guide



Lebih Dekat dengan Mahasiswa D3 Prodi Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Akpar Majapahit, Dewa Ayu Kade Utami Dewi

Sambil Kuliah Isi Waktu Jadi Tour Guide 143 Siswa SMP Al Azhar Bintaro Jakarta Wisata ke Surabaya, Bromo dan Malang

DEMI menambah pengalaman kerja di lapangan, Dewa Ayu Kade Utami Dewi, mahasiswa D3 Prodi Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Akpar Majapahit Semester V, kembali dipercaya Mochtar Yusro, owner Biro Perjalanan Wisata (BPW) Trans Java Express meng-handle 143 siswa SMP Al Azhar Bintaro Jakarta dan sejumlah guru dengan  di dampingi dua orang tour leader (TL) plesir ke Surabaya-Bromo-Malang, akhir Desember 2017 lalu.


Dewa Ayu Kade Utami Dewi yang akrab disapa Cece Div itu all out melayani siswa SMP saat liburan ke Surabaya-Bromo-Malang (5 Day 4 Night) yang dihelat pada 18-21 Desember 2017 lalu. Acara rekreasi siswa SMP Al Azhar Bintaro Jakarta tersebut berbarengan dengan musim liburan sekolah pada akhir tahun 2017, setelah pembagian rapor siswa rampung.

Pada hari pertama, Minggu (18/12/2017) pagi, Rombongan 143 siswa bersama guru dan dua orang tour leader-nya berangkat dari Jakarta ke Surabaya dengan menumpang tiga unit bus pariwisata. Keesokan harinya, Senin (19/12/2017), rombongan sampai di Surabaya dan kedatangannya disambut oleh Muchtar Yusro dan Cece Div dari Trans Java Express. Pihak tour agent pun siap untuk mengantarkan rombongan mengunjungi sejumlah objek wisata di Surabaya dan Jatim.

Bus pariwisata yang ditumpangi rombongan siswa itu menyusuri rute perjalanan darat mulai Surabaya menuju kawasan wisata Gunung Bromo dan selanjutnya meluncur ke Malang. Rombongan siswa SMP Al-Azhar Bintaro itu dikawal sendiri oleh  Muchtar Yusro dan Cece Div dari Trans Java Express.

Sebelum bertolak ke Bromo, bus yang ditumpangi rombongan siswa SMP Al-Azhar itu sempat diajak keliling Surabaya dalam program Surabaya City Tour 2017. Setelah itu perjalanan pada sore harinya dilanjutkan menuju objek wisata Gunung Bromo. Sampai di Bromo sudah malam hari, kemudian bus rombongan diarahkan ke Nadia Hotel untuk bermalam di sana.

Hari kedua, Selasa (19/12/2017) pagi, rombongan diajak melihat dari dekat keindahan alam kawasan wisata Gunung Bromo seperti padang pasir berbisik, bukit teletubbies dan bukit cinta. Setelah puas menikmati keindahan Bromo, rombongan bertolak ke Malang antara lain mengunjungi Museum Angkot, Snorkling dan Petik Apel di Kota Wisata Batu.

Sebelum menikmati Museum Angkot, Snorkling dan acara Petik Apel di Batu, bus yang ditumpang siswa Al-Azhar diajak keliling Kota Malang dalam program Malang City Tour 2017 hingga malam. Puas keliling Malang, bus rombongan kemudian merapat ke Hotel Jambuluwuk untuk beristirahat di sana.

Keesokan harinya, agenda plesir hari ketiga, Rabu (20/12/2017), rombongan diajak ke Museum Angkot, Snorkling dan meramaikan acara Petik Apel di Kota Wisata Batu selama sehari penuh. Sebelum rombongan kembali ke Jakarta pada malam hari itu  juga dengan menumpang bus pariwisata tersebut dan rombongan tiba dengan selamat di Jakarta pada hari keempat, Kamis (21/12/2017) sore, setelah menempuh perjalanan darat sekitar 15-20 jam.

Bagi Cece Div, aktivitasnya sebagai tour guide yang ditugaskan oleh pihak Trans Java Express  merupakan kepercayaan yang layak dijaga dengan baik. Tak salah jika pekerjaan –bekerja paro waktu sambil kuliah-- itu dilakoninya dengan sepenuh hati.

Sementara itu, keputusan untuk meneruskan pendidikan ke jenjang lebih tinggi di Akpar Majapahit –kini sudah memasuki Semester V di Prodi Usaha Perjalanan Wisata-- bukan karena mengejar selembar ijazah semata, melainkan ingin menambah ilmu demi meningkatkan kompetensinya sebagai karyawan perusahaan travel agent di Surabaya.

Sebelum bergabung dengan Biro Perjalanan Wisata (BPW) Trans Java Express yang dikelola Mochtar Yusro, Dewa Ayu Kade Utami Dewi pernah bekerja di beberapa travel agent di Kota Pahlawan. Mochtar Yusro adalah owner Trans Java Express. Mochtar juga dikenal sebagai praktisi bisnis travel agent dan dosen di sejumlah lembaga pendidikan tinggi di Surabaya.

Sedangkan di Kampus Akpar Majapahit, Mochtar Yusro dipercaya oleh pihak Akademik menjadi Dosen Luar Biasa Akpar Majapahit yang memberikan mata kuliah Air Ticketing & Reservation I pada mahasiswa D3 Prodi UPW Semester II di Kampus Akpar Majapahit, Gedung Graha Tristar Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya.

Menurut Cece Div, sebelum dipercaya sebagai tour guide oleh owner Trans Java Express, dirinya lebih banyak bertugas di bagian transporter –antar jemput tamu dari bandara ke hotel dan sebaliknya-- ketika masih bekerja di perusahaan yang lama.

”Namun sekarang ini saya memperoleh tantangan baru jadi tour guide sekalipun masih harus di dampingi owner Trans Java Express saat meng-handle tamu (turis domestik maupun mancanegara) yang berkunjung ke Surabaya. Jika saya dinilai sudah cukup berpengalaman, suatu ketika saya akan dilepas sendiri untuk meng-handle tamu,” tutur Dewa Ayu Kade Utami Dewi melalui WhatsApp (WA)-nya kepada kru www.culinarynews.info, Selasa (02/01/2018) malam.

Dan demi meningkatkan kompetensinya pula, perempuan kelahiran Bali ini aktif berorganisasi. Ia tercatat sebagai anggota Himpunan Mahasiswa Pariwisata Indonesia (HMPI) Jatim, bergabung dengan komunitas fotografer Surabaya demi menyalurkan hobinya menggeluti dunia fotografi sejak masih duduk di SMA.

Terakhir, usai gelaran Travel Exchange (Travex) pada acara Majapahit Travel Fair (MTF) ke-18 di Grand City Convex Surabaya, 13-16 April 2017 lalu, dirinya bersama sejumlah mahasiswa penggiat pariwisata dari HMPI Jatim telah dikukuhkan oleh Kementerian Pariwisata RI dalam wadah Generasi Pesona Indonesia (GenPI) pada acara pembukaan MTF 2017 ke-18, Kamis (13/04/2017) malam.

”Komunitas GenPI ini dalam melaksanakan tugas saling berkoordinasi dan bersinergi dengan Kemenpar, Disbudpar Kota/Kabupaten hingga Disbudpar Provinsi. Sedangkan tugas dan fungsi GenPI sendiri adalah menjadi tenaga volunteer komunikasi dan pemasaran pariwisata berbasis online system,” terang Cece Div, yang sekarang ini juga menyiapkan laporan pra skripsi dengan mengambil studi observasinya di Bali.

GenPI merupakan generasi muda penggiat pariwisata yang punya kemampuan lebih dalam dunia internet berbasis komunitas yang memiliki aktivitas rutin dan aktif dalam mempromosikan pariwisata Indonesia. GenPI mempunyai peran dan pengaruh penting dalam rangka meningkatkan promosi pariwisata Indonesia baik melalui blog, media sosial (social media) dan lain-lain. Semoga… God Bless You! (ahn)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar