twitter

Pages

Selasa, 03 Oktober 2017

Optimalisasi Ruangan di Kampus Politeknik Surabaya lewat Kegiatan Pelatihan



Upaya Optimalisasi Ruangan di Kampus Politeknik Surabaya

Buka Kelas Baru untuk Pelatihan Biodiesel, Bioetanol, Electro Plating hingga Pelatihan Teknologi Pangan

PASCA Akreditasi Institusi Politeknik Surabaya awal September 2017 lalu, Ketua Yayasan Dharma Bakti Ir Juwono Saroso MM, meminta seluruh jajaran di bawahnya untuk melakukan optimalisasi ruangan di Kampus Politeknik Surabaya Jl. Kaliwaron No. 58-60 Surabaya, dengan menggelar sejumlah kegiatan produktif.


Kegiatan produktif yang dimaksud adalah memanfaatkan ruangan kosong di lantai 4 untuk menyelenggarakan pelatihan seperti biodiesel, bioetanol, electro plating dan lain-lain dengan  menugaskan  dua orang stafnya yakni Anita dan Tony untuk menangani kegiatan tersebut.

Sementara itu, pelatihan yang terkait dengan teknologi pangan, Anita dan Bambang Sigit juga bisa memanfaatkan ruangan di lantai 4, untuk membuat pelatihan baru dengan memanfaatkan alat-alat dan mesin yang sudah ada dan melengkapi dengan yang baru.

Kalau untuk pelatihan pangan, ruangannya bisa di dapur bawah (lantai 1), karena kalau hari Sabtu libur  (praktik mahasiswa setiap pekannya diagendakan pada hari kerja Senin-Jumat). Namun jika peserta pelatihan teknologi pangan ternyata melebihi ekspektasi, bisa juga memanfaatkan Laboratorium Praktik Foodpreneur Tristar Institute di Jl. Raya Jemursari No. 234 Surabaya.

Selain itu, lanjut Juwono, pihaknya juga menugaskan masing-masing Kaprodi di Politeknik Surabaya yakni Prodi D3 Manajemen Informatika, Teknik Komputer dan Komputerisasi Akuntansi, membuat model pelatihan sesuai bidangnya masing-masing,  untuk ditawarkan kepada masyarakat.  Sementara tidak ada mahasiswa, jajaran dosen Politeknik Surabaya juga dipersilakan melakukan penelitian-penelitian yang akan mendapatkan dana dari pemerintah.

Selanjutnya giliran Lutfi Alwi ST yang mendapatkan tugas untuk menyusun rencana  membuat percetakan mini guna membuat buku-buku limited edition seperti buku resep masakan, teknologi pangan dan buku ajar yang disusun oleh dosen. Buku ajar itu diupayakan juga sudah ber-ISBN.

Penugasan secara simultan ini diharapkan bisa dilakoni para pihak dengan sebaik-baiknya sesuai keahlian mereka masing-masing, sambil menunggu masuknya calon mahasiswa baru Semester Gasal Tahun Akademik (TA) 2017/2018.

”Terobosan-terobosan itu juga sudah saya komunikasikan kepada Direktur Politeknik Surabaya Dharma Bakti Drs Soetarko Rono Soewito MM maupun Pengurus Yayasan Dharma Bakti Drs Andrean L. Bandoro MBA, MM,” kata owner Politeknik Surabaya Juwono Saroso kepada kru www.culinarynews.info, dalam berbagai kesempatan.

Tidak hanya itu, pada Selasa (26/09/2017) lalu bertempat di Kampus Politeknik Surabaya, Ketua Yayasan Dharma Bakti yang mengelola Politeknik Surabaya Ir Juwono Saroso MM juga telah bersepakat untuk menandatangani naskah Memorandum of Understanding (MoU) dengan Direktur NSC Surabaya Eko Tjiptojuwono SE, MM.

Kolaborasi antara Politeknik Surabaya dan Politeknik NSC Surabaya tersebut terkait kerjasama antar-lembaga pendidikan tinggi terutama dalam bidang pendidikan dan pengajaran, research & development hingga pengabdian pada masyarakat.
Anda tertarik menjadi calon mahasiswa baru pada Program Profesional Siap Kerja di kampus Politeknik Surabaya, silakan hubungi Tim Marketing Politeknik Surabaya Jl. Kaliwaron No. 58-60 Surabaya, Telp. (031) 5999593. (ahn)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar