twitter

Pages

Selasa, 10 Oktober 2017

Akpar Majapahit Undang Investor Buka Bisnis Kuliner yang Melibatkan Mahasiswa



Dosen Foodpreneur Akpar Majapahit Andrean L. Bandoro  

”Business Plan” dan ’’Mix Seafood’’ Terbaik Kreasi Mahasiswa Diapresiasi untuk Dicarikan Calon Investor 

SETELAH mencermati dan mengevaluasi proses pembelajaran Foodpreneur termasuk di dalamnya pengetahuan tentang sisik melik bisnis franchise selama lima hari tatap muka kepada 12 mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Gelombang IV Kelas Siang, maka lembaga pendidikan ini bertekad mencarikan calon investor demi membuka bisnis kuliner sari laut yang melibatkan mahasiswa.

Keinginan kuat tersebut disampaikan Drs Ec. Andrean L. Bandoro MBA, MM, MM.Par., Dosen Foodpreneur Akpar Majapahit saat berbncang santai dengan kru www.culinarynews.info di ruang kerjanya, Senin (09/10/2017) siang.  

”Saya sebelumnya juga sudah sounding dengan Ir Juwono Saroso MM, MM.Par., Direktur Akpar Majapahit terkait ikhwal tersebut. Beliau antusias merespons rencana tersebut. Beliau pun mengapresiasi undangan saya untuk hadir menjadi juri bersama Asdir III Bidang Kemahasiswaan Maftucha Dipl.Hot., SE, M.Par., guna menilai Mix Seafood hasil kreasi mahasiswa,” kata Andrean.

Pada gelaran battle membuat kreasi makanan Mix Seafood di Lab. Praktik Culinary Tristar Institute Jl. Raya Jemursari No. 234 Surabaya, yang diikuti tiga kelompok dari 12 orang mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Gelombang IV Kelas Siang, ia mengingatkan mahasiswa untuk tampil sebaik mungkin saat membuat Mix Seafood maupun presentasi Business Plan-nya.

Pasalnya, mahasiswa yang mampu mempresentasikan Business Plan dan membuat kreasi makanan Mix Seafood dengan nilai tertinggi akan dicarikan calon investor untuk membuka usaha kuliner di Surabaya. ”Senyampang mahasiswa bisa menggaransi bahwa citarasa bumbu premix-nya tetap sama dengan yang dibuat saat ujian praktik kemarin. Begitu juga cara mem-plating maupun menyajikan business plan saya nilai layak dan realistis,”  terang penyuka wisata kuliner ini.

Di dalam business plan itu antara lain menyebutkan nama produk, susunan organisasi, mencantumkan cost control (HPP), kemasan produk hingga cara memasarkannya. Sementara itu, penilaian juri terhadap Mix Seafood hasil kreasi mahasiswa meliputi sembilan kriteria yakni Bentuk Pemotongan, Warna dan Kombinasi Warna, Porsi, Temperatur, Tekstur, Aroma, Tingkat Kematangan, Penampilan dalam Piring dan Rasa.

Kelompok mahasiswa yang nilainya terbaik berhak mendapatkan penawaran untuk diajak membuka Café & Resto dengan menu unggulan Mix Seafood, dengan komposisi kepemilikan saham (modal)-nya 70 persen berasal dari investor dan sisanya yang 30 persen ditanggung oleh mahasiswa.

Andrean optimistis jika sembilan kriteria penilaian Mix Seafood hasil kreasi mahasiswa tersebut bisa dipenuhi dan business plan-nya realistis, maka usaha kuliner sari laut yang sekarang ini lagi nge-trend bisa diwujudkan. Keinginan ini terinspirasi dari kisah sukses seorang alumni Akpar Majapahit –Mike Cornelia Asmara Kusuma AMd.Par., SE-- yang buka warung Omah Seafood di kawasan Rungkut dan eksis sampai sekarang.

Bisnis kuliner sari laut ala Mix Seafood tersebut disajikan dalam loyang sehingga per porsinya bisa dikonsumsi untuk empat orang. Sebagai komparasi, satu porsi Mix Seafood yang ditawarkan warung Omah Seafood dibandrol Rp 125 ribuan untuk empat orang. Harga tersebut belum termasuk nasi putih dan minumannya.

Diakui Andrean, menu makanan Mix Seafood merupakan makanan berkelas (ada unsur karbohidrat, vegetables serta protein) dan banyak disuka kalangan menengah atas di Surabaya. Jika penyajian menarik dan citarasanya makyus karena plating-nya ala hotel berbintang dengan harga realistis, maka bisnis kuliner sari laut tetap menjanjikan keuntungan berlipat.

Makanya, pihaknya mengingatkan kepada 12 mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Gelombang IV Kelas Siang untuk memanfaatkan momentum spesial ini demi mengaplikasikan mata kuliah Foodpreneur yang telah diajarkan di kelas. 

12 mahasiswa yang termotivasi oleh tantangan tersebut adalah Felicia Agustin Susanto, Hendriana Wijaya, Linda Gunawan, Leonita Valencia, Kristian Dermawan H., Liina Afifah, Justine Jaryqa Lioe, Natasha Zena Alverina, Gundo Ari Bismoko, Muhammad Zaini, Patricia Okky Hariyanto dan Resyta Aulia Chyntia.

Untuk informasi lebih lanjut seputar perkuliahan Foodpreneur dan segala sisik meliknya, Anda bisa menghubungi Tim Marketing Tristar Institute cq Akademi Pariwisata Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya Telp. (031) 8433224-25, sekarang juga. (ahn) 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar