twitter

Pages

Selasa, 31 Oktober 2017

Kiprah Dosen Akpar Majapahit R. Paulus W. Soetrisno M.Par Ubah Mind Set Mahasiswa



Kiprah Dosen Akpar Majapahit R. Paulus W. Soetrisno M.Par

Ingin Ubah ’’Mind Set’’ Mahasiswa ketika Belajar Akomodasi Hotel & Restoran di Rock Hotel dan Zio Homestay Surabaya

DALAM dua pekan terakhir, Dosen Akomodasi Hotel dan Restoran Akpar Majapahit, R. Paulus W. Soetrisno M.Par., sibuk mendampingi anak didiknya, baik mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Semester I (Kelas Reguler) maupun mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Konsentrasi Culinary dan Pastry Akpar Majapahit, untuk belajar akomodasi hotel dan restoran di Zio Homestay dan Rock Hotel (Hotel Budget).

Pembelajaran mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Semester I maupun mahasiswa Culinary dan Pastry Class Akpar Majapahit kali ini selain dibekali teori di kelas, mereka juga dikenalkan dengan kondisi riil di lapangan. Sehingga mahasiswa bisa mengetahui langsung kelebihan dan kekurangan antara Hotel (Budget) dengan Homestay.

”Dalam era persaingan antar pengelola hotel termasuk homestay saat ini, suka tidak suka, mau tak mau, masing-masing pengelola berusaha meningkatkan pelayanan kamar demi memikat calon tamunya. Tarif kamar pun saat ini juga sangat kompetitif. Konsumen tinggal memilih rate yang sesuai kemampuan,” kata R. Paulus W. Soetrisno, yang juga menjadi Asesor Kompetensi Housekeeping Berskala Nasional dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) di ruang kerjanya, pekan lalu.

Untuk fasilitas kamar, misalnya, Anda bisa lihat sendiri bagaimana suite room di Zio Homestay yang hanya dipatok Rp 300 ribuan permalam, fasilitasnya tidak kalah dengan kamar hotel budget maupun hotel bintang tiga. 

Di kamar ber-AC tersebut sudah tersedia TV LED, fasilitas free Wi-Fi, water heater, single bed). Sementara itu untuk standard room Zio Homestay dengan fasilitas minimalis, tarifnya hanya Rp 250 ribuan per malam sudah termasuk snack dan tea/coffee hangat. 

Paulus sengaja mengajak mahasiswa datang ke Zio Homestay yang baru buka enam bulan lalu dan Rock Hotel (beroperasi sejak empat tahun silam), untuk mengubah mind set (paradigma) bahwa belajar akomodasi hotel itu tidak harus di hotel berbintang melainkan bisa juga belajar langsung dengan pengelola homestay atau hotel budget, mulai front office, housekeeping, laundry service, café & resto di lobi, kitchen hingga sistem akuntansi bisnis penginapan di perkotaan.

”Materi pembelajaran seperti ini merupakan terobosan baru bagi mahasiswa, demi mengimplementasikan sistem pembelajaran 70 persen praktik dan 30 persen teori di kelas mulai TA 2017/2018,” kata Paulus sapaan akrab R. Paulus W. Soetrisno, yang sehari-hari menjabat Kaprodi D3 Perhotelan Akpar Majapahit.

Seperti diberitakan www.culinarynews.info, pada hari Senin (23/10/2017) lalu, 18 orang mahasiswa baru D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Semester I dan pada Selasa (31/10/2017) siang kemarin, 22 mahasiswa Pastry Akpar Majapahit Kelas Pagi mengunjungi Zio Homestay untuk belajar seputar sisik melik tentang akomodasi hotel bersama R. Paulus W. Soetrisno M.Par.

Untuk mengaplikasikan pengetahuan seputar akomodasi hotel, rombongan mahasiswa bersama dosen pembimbingnya disambut langsung oleh Saidah Yoliana, owner Zio Homestay. Kepada mahasiswa Akpar Majapahit di lobi Zio Homestay, Yoliana mengatakan, pihaknya membangun fasilitas penginapan (homestay) di atas lahan seluas 325 m2 ini karena keterbatasan lahan di kota-kota besar seperti Surabaya.

”Dengan modal bonek (tanpa latar belakang pendidikan perhotelan), saya bersama suami tentunya, memutuskan membangun tempat penginap dua lantai dengan 16 kamar di Jl. Gayung Kebonsari Timur No. 27 Surabaya ini setahun lalu. Sedangkan nama Zio Homestay diambil dari nama cucu saya. Kalau tidak salah, Zio artinya rejeki atau keberuntungan,” ujarnya.

Saat rombongan mahasiswa datang, pihak ZIo Homestay menjamu tamunya dengan sajian snack (berupa roti) dan tea/coffee hangat yang tersedia di corner lobi homestay tersebut. Sebelum kembali ke kampus, rombongan mahasiswa Akpar Majapahit menikmati hidangan makan siang dengan menu Indonesian Authentic Salad atau gado-gado, pisang goreng, ketela goreng dan buah iris (pepaya dan semangka). 

Sementara itu, pada pembelajaran akomodasi restoran di Rock Hotel, mahasiswa Pastry Akpar Majapahit Kelas Pagi selain diajak tour hotel untuk melihat langsung fasilitas front office, kamar hotel (standard room dipatok Rp 250 ribu permalam), laundry service, housekeeping, kitchen hingga café & resto di lobi hotel, juga menikmati acara sarapan bersama yang dikemas ala prasmanan (buffet). 

Program All You Can Eat Breakfast ala Rock Hotel itu relatif murah meriah karena hanya dipatok Rp 25 ribu perorang. ”Menunya antara lain roti tawar bakar plus selai buah, nasi putih, nasi kuning, bumbu pecel, gado-gado, aneka sayuran, kentang, lontong iris, sambal goreng kentang, irisan telur dadar, sato ayam, buah iris (pepaya dan semangka), teh dan kopi hangat serta air putih,” ujar Markus, General Manager (GM) Rock Hotel mendampingi tamunya, R. Paulus W. Soetrisno, M.Par., pekan lalu. 

Anda tertarik dengan aneka kegiatan mahasiswa di kampus Akpar Majapahit dan ingin menjadi bagian dari civitas akademika Akpar Majapahit, silakan menghubungi Divisi Marketing Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 8480821-22, sekarang juga. (ahn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar