twitter

Pages

Minggu, 10 September 2017

Oleh-oleh dari Sosialisasi Panduan Penyelenggaraan Festival di Nganjuk, 22 Agustus 2017



Oleh-oleh Mahasiswa Akpar Majapahit dari Sosialisasi Panduan Penyelenggaraan Festival di Nganjuk, 22 Agustus 2017
Bidik 20 Juta Kunjungan Wisman, Kementerian Pariwisata Kembangkan Festival Nasional di Berbagai Daerah


AKPAR MAJAPAHIT boleh berbangga karena salah satu anak didiknya yakni Dewa Ayu Kade Utami Dewi,  Mahasiswi D3 Prodi Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Akpar Majapahit Semester V, dipercaya menghadiri sosialisasi Panduan Penyelenggaraan Festival di Nganjuk pada Selasa, 22 Agustus 2017 lalu.

Meski saat itu mahasiswi D3 Prodi UPW Akpar Majapahit dalam suasana libur akhir semester, namun Dewa Ayu Kade Utami Dewi yang akrab disapa Div, memutuskan berangkat ke Nganjuk guna menghadiri undangan istimewa tersebut.

Mahasiswi D3 Prodi UPW Akpar Majapahit ini tercatat juga aktif di Himpunan Mahasiswa Pariwisata Indonesia (HMPI) Jatim dan Generasi Pesona Indonesia (GenPI) yang diwadahi Kantor Kementerian Pariwisata Indonesia, sebagai mahasiswa penggiat pariwisata di Surabaya khususnya dan Jatim pada umumnya.

Kalangan akademisi dan komunitas termasuk HMPI dan GenPI, merupakan salah satu stakeholder pendukung pariwisata yang merupakan perwakilan unsur Pentahelix yang meliputi akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah serta unsur media.

Sosialisasi Panduan Penyelenggaraan Festival ini dihelat Asisten Deputi Strategi Pemasaran Pariwisata Nusanta, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kantor Kementerian Pariwisata Indonesia Jl Kimia No. 12 Jakarta.

Sosialisasi ini bertujuan untuk mendukung pencapaian target kunjungan pariwisata nasional 2019 sebanyak 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 275 juta pergerakan wisatawan nusantara (wisnu) khususnya melalui pengembangan atraksi (festival).

Acara tersebut antara lain dihadiri Kepala Bidang Pemantauan dan Evaluasi Asdep Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara Gunawan Wimbawa SH, MM., Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara yang diwakili Hariyanto S.Sos., MM, Plt. Asdep Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara.

Sementara itu dari Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim diwakili Dra Susiariningsih MM, yang sehari-hari menjabat Kepala Bidang Pemasaran di instansi tersebut. Sedangkan dua mahasiswa penggiat pariwisata diwakili satu mahasiswi Akpar Majapahit, Dewa Ayu Kade Utami Dewi dan satu orang lagi adalah mahasiswi dari Prodi D3 Pariwisata Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Kedua orang mahasiswi ini juga tercatat sebagai anggota GenPI Jatim dan sebagai salah satu stakeholder pendukung pariwisata yang dipercaya oleh pihak panitia untuk menghadiri acara sosialisasi Panduan Penyelenggaraan Festival di Hotel Nirwana, Jl. Gatot Subroto No. 2, Nganjuk.

Demi suksesnya penyelenggaraan acara sosialisasi Panduan Penyelenggaraan Festival yang dihadiri 70-an orang tamu/undangan termasuk dua orang mahasiswa penggiat pariwisata dari GenPI Jatim, pihak panitia mengundang Jay Wijayanto sebagai pembicara utama.

”Jay Wijayanto selama ini dikenal sebagai Konseptor dan Konduktor Festival Nasional. Isu hangat yang dibahas adalah Membangun Konsep Festival yang Berkelanjutan,” kata Dewa Ayu Kade Utami Dewi kepada kru www.culinarynews.info di lobi Gedung Graha Tristar, akhir pekan lalu.

Sekadar informasi, keterlibatan mahasiswa penggiat pariwisata dari Surabaya dan Jatim merupakan tindak lanjut dari dikukuhkannya wadah Generasi Pesona Indonesia (GenPI) oleh Kementerian Pariwisata Indonesia bertepatan dengan acara Pembukaan Majapahit Travel Fair (MTF) 2017 ke-18 di Grand City Convex Surabaya, 13 April 2017 lalu.

Sesuai arahan Menteri Pariwisata, Arif Yahya, untuk menguasai dunia digital More Digital, More Personal, More Digital More Global, More Digital More Professional sekaligus demi memenangkan pasar pariwisata global, maka pemerintah bersama segenap stakeholder industri pariwisata nasional bersepakat untuk menguasai komunitas anak muda yang akrab dengan gaya hidup digital sebagai salah satu strategi pemasaran pariwisata Indonesia.

Untuk itulah, Kemenpar terus menggandeng komunitas anak muda –terutama para penggiat pariwisata—demi mensinergikan seluruh kekuatan kepariwisataan nasional. Salah satunya adalah membentuk GenPI dalam rangka membangun komunitas netizen pariwisata Indonesia yang didukung oleh Kementerian Pariwisata.

Komunitas GenPI ini dalam melaksanakan tugas  saling berkoordinasi dan bersinergi dengan Kemenpar, Disbudpar Kota/Kabupaten hingga Disbudpar Provinsi. Sedangkan tugas dan fungsi GenPI sendiri adalah menjadi tenaga volunteer komunikasi dan pemasaran pariwisata berbasis online system.

GenPI merupakan generasi muda penggiat pariwisata yang punya kemampuan lebih dalam dunia internet berbasis komunitas yang memiliki aktivitas rutin dan aktif dalam mempromosikan pariwisata Indonesia. GenPI mempunyai peran dan pengaruh penting dalam rangka meningkatkan promosi pariwisata Indonesia baik melalui blog, media sosial (social media) dan lain-lain. 

Anda tertarik dengan aneka kegiatan mahasiswa di kampus Akpar Majapahit dan ingin bergabung dengan civitas akademika Akpar Majapahit, silakan menghubungi Tim Marketing Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 8480821-22, sekarang juga. (ahn)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar