twitter

Pages

Selasa, 19 September 2017

Mahasiswa Culinary Class Triwulan II Praktik Masak Bersama Chef Ari di Dapur Culinary 1



Belajar Masak Bersama Chef Ari Purwantoro di Dapur Culinary 1  
Awalid9
12 Mahasiswa Culinary Class Triwulan II Kelas Pagi, Praktik Masak Buat Nasgor Kambing dan Nasgor Tempayaki

PADA tatap muka hari terakhir dari 20 kali pertemuan, tepatnya Selasa (19/09/2017) pagi, 12 mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Konsentrasi Culinary Class Triwulan II Kelas Pagi, kembali praktik masak membuat kreasi Olahan Makanan Catering yakni Nasi Goreng Kambing dan Nasi Goreng Tempayaki bersama Ari Purwantoro SSt.Par., MM, di Dapur Culinary 1 Lantai 3 Gedung Graha Tristar, Jl  Raya Jemursari No. 244 Surabaya.

12 mahasiswa tersebut dibagi dalam dua kelompok kerja. Kelompok 1 anggotanya adalah Monique, Carlos, Budiarti, Arya, Gundo dan Zikri, sedangkan Kelompok 2 personelnya terdiri dari Meily, Viola, Linda, Natasha, Felicia dan Samuel Hadi.

”Pada pembelajaran Pengolahan Makanan Catering, mahasiswa telah diajarkan membuat sekitar 60-an menu selama 20 kali tatap muka, termasuk yang diajarkan hari ini, Selasa (19/09/2017) pagi yakni membuat Nasgor Kambing dan Nasgor Tempayaki (nasi goreng khas Jepang),” kata  chef Ari di dampingi Azarya Rijadi, asistennya.

Ciri khas Nasgor Kambing adalah pemanfaatkan minyak samin saat memasak dicampur dengan bahan dan bumbu nasi goreng yang lain termasuk daging kambing lokal yang diiris seukuran dadu. Sebelum disajikan, Nasgor Kambing ditaburi bawang goreng, krupuk melinjo dan acar dari buah nanas, irisan bawang merah dan mentimun.

Sedangkan Nasgor Tempayaki (Yakinusi), bahan-bahan dan bumbu masakannya antara lain bawang putih, bawang Bombay, wortel, bawang prei, seafood (udang dan cumi-cumi), katsubosi (irisan tipis bawang putih yang sudah dikeringkan).

Seperti praktik masak hari-hari sebelumnya, mahasiswa Culinary Class Triwulan II Kelas Pagi –sesuai kelompoknya masing-masing-- yang belajar memasak di Dapur Culinary 1 diminta mengambil bahan-bahan masakan di store (Toko 9), kemudian memprosesnya di dapur hingga  mem-plating hasil kreasi masakannya sebelum dinilai oleh dosen pembimbing.

Kriteria penilaiannya meliputi tiga aspek yakni citarasa, tekstur dan penampilan, yang semuanya mengacu pada standar industri perhotelan. Hal ini untuk membiasakan anak didiknya bekerja sesuai Standard Operation Procedure (SOP) di hotel berbintang.

Usai praktik masak Olahan Makanan Catering, awal pekan depan, mahasiswa Culinary Class Triwulan I, II dan III ditantang untuk membuat kreasi makanan (food creation) pada ujian praktik masak bertema Makanan Catering seperti yang telah diajarkan sebelumnya.

”Khusus untuk  mahasiswa Culinary Class Triwulan II (baik Kelas Pagi maupun Kelas Siang), mereka diberi modal @ Rp 50 ribu per orang untuk belanja bahan kebutuhan memasak,” ujar chef Ari kepada kru www.culinarynews.info di ruang kerjanya, kemarin.

Selain itu mahasiswa juga menyiapkan nama menu masakan apa yang akan dibuat saat ujian nanti, berikut menginformasikan apa saja bahan-bahannya dan bagaimana cara membuatnya. Dalam ujian masak kali ini sifatnya individual, yakni satu mahasiswa disediakan satu stove (kompor).

Anda tertarik dengan aneka kegiatan mahasiswa Akpar Majapahit di Gedung Graha Tristar, silakan menghubungi Tim Marketing di Front Office (FO) Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, sekarang juga. (ahn)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar