twitter

Pages

Selasa, 15 Agustus 2017

Mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Diajarkan Bisnis Franchise



Gebrakan Lanjutan pada Tahun Akademik (TA) 2017/2018

Akademi Pariwisata Majapahit Mulai Kenalkan Pengetahuan Bisnis Franchise kepada Mahasiswa D3 Prodi Perhotelan

MAHASISWA D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit yang kini masih duduk di Semester V akan dibekali dengan pengetahuan baru seputar sisik melik tentang bisnis franchise (waralaba) yang dijadwalkan akan dimulai pada akhir Agustus 2017 ini. Pembekalan ini merupakan gebrakan lanjutan setelah sebelumnya pihak Akademik meluncurkan program baru foodpreneur pada Tahun Akademik (TA) 2017/2018, awal Juli 2017 lalu.

Materi kuliah bisnis franchise ini merupakan bekal tambahan yang akan diberikan kepada 60-an mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Semester V, sebelum mereka bertolak ke Thailand untuk mengikuti kegiatan study tour –dalam program 4D3N Bangkok Pattaya Tour 2017-- dengan sejumlah perguruan tinggi di Negeri Gajah Putih pada akhir September 2017 mendatang.

Demikian rangkuman keputusan dari hasil rapat antara Direktur Akpar Majapahit Ir Juwono Saroso MM, Kaprodi D3 Perhotelan Akpar Majapahit R. Paulus W. Soetrisno M.Par dan empat dosen yang ditunjuk untuk mengajar mata kuliah franchise, yakni chef Haris Suseno Aji, chef Endang Sri Rahajoe, chef Ernawati dan chef Masario Wahyu Saputra, di ruang kerjanya, pekan lalu.

Kepada kru www.culinarynews.info, Direktur Akpar Majapahit Ir Juwono Saroso MM mengatakan, mata kuliah bisnis franchise ini diajarkan kepada mahasiswa untuk persiapan membuka bisnis franchise. Salah satu rahasia bisnis ini adalah kemampuan untuk membuat bumbu premix.

”Bumbu premix ini bisa berupa pasta maupun serbuk tergantung kebutuhan. Dengan bumbu premix, maka mahasiswa bisa mengembangkan bisnis franchise dan formula rahasia perusahaan akan terjamin aman,” ujarnya.

Untuk teknik pembelajarannya, 60-an mahasiswa D3 Prodi Perhotelan itu dibagi empat kelas masing-masing terdiri dari 15 orang. Untuk kelas pertama, dijadwalkan kuliah perdana dimulai pada Senin (28/08/2017) sampai Senin  (04/09/2017) atau selama lima kali tatap muka dengan staf pengajar chef Haris Suseno Aji.

Tatap muka hari pertama, Senin (28/08/2017) teori seputar bisnis franchise (waralaba),  sedangkan pertemuan hari kedua, Selasa (29/08/2017) dan hari ketiga, Rabu (30/08/2017) adalah praktik masak selama 3-4 jam di Lab Culinary Lantai 2 Tristar Institute Jl. Raya Jemursari No. 234 Surabaya.

Selanjutnya, pada pertemuan hari keempat, Kamis (31/08/2017), mahasiswa kembali ke ruang kelas untuk diberi materi seputar cara membuat proposal business plan dan pada tatap muka hari terakhir, Senin (04/09/2017), 15 mahasiswa –dibagi lima kelompok masing-masing beranggotakan tiga orang-- diminta untuk mempresentasikan business plan-nya di hadapan dosen.

”Presentasi business plan bisa dihelat di ruang kelas lantai 2 Tristar Institute Jl Raya Jemursari No. 234 atau di lantai 4 Graha Tristar Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya,” kata chef Haris Suseno Aji di dampingi chef Endang Sri Rahajoe dan chef Masario, usai rapat pekan lalu.

Anda tertarik dengan kegiatan mahasiswa Akpar Majapahit dan ingin menjadi bagian dari civitas akademika Akpar Majapahit, silakan datang langsung ke Kampus Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, sekarang juga. (ahn)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar