twitter

Pages

Minggu, 13 Agustus 2017

Mahasiswa Advanced Culinary Class Adu Kreasi Buat Masakan Berbasis Bumbu Nusantara



Ujian Praktik Masak di Lab Praktik Culinary Tristar Institute

Mahasiswa Advanced Culinary Class Adu Kreasi Buat Olahan Masakan Berbasis Bumbu Nusantara

PADA hari Jumat (11/08/2017) pagi, lima mahasiswa Advanced Culinary Class Akpar Majapahit, ditantang untuk membuat kreasi olahan masakan (food creation) Indonesia berbasis bumbu nusantara, di Lab Praktik Culinary Tristar Institute Jl. Raya Jemursari No. 234 Surabaya.

Ujian praktik membuat kreasi masakan itu dihelat akhir pekan lalu, setelah sebelumnya memperoleh pembelajaran Teknik Pengepakan dan Pengawetan Bumbu Nusantara  selama empat kali tatap muka mulai Senin (07/08/2017) hingga Kamis (10/08/2017) dari chef Haris Suseno Aji.

Lima mahasiswa yang mengikuti ujian membuat kreasi masakan Indonesia berbasis bumbu nusantara adalah Steven Yumanto, Ryan Riffany Sukma, Rionaldy Rizal Widyantono, Yosef Yakup Ester Wijaya dan Timotius Rinaldo Sanusi.

Rionaldy menyiapkan kreasi masakan unggulannya bertajuk Gulai Kambing Sambal Goreng, sedangkan Ryan fokus membuat kreasi masakan yang diberi nama Puree Singkong with Sate Lilit Ayam & Sambal Goreng Ati dan Steven menyiapkan olahan masakan kesukaannya bertajuk Cumi Balado (Squid Balado).

Sementara itu, Timotius membuat kreasi masakan andalannya berjudul Bebek Ungkep Sambal Ijo, sedangkan Yosef menyodorkan kreasi masakannya yakni Kalio Cumi with Mashed Potato Uduk.

Dalam adu kreasi membuat aneka olahan masakan Indonesia berbasis bumbu nusantara itu, waktunya dibatasi hanya 1,5 jam, yakni mulai dari pukul 09.30 hingga pukul 11.00. Ujian praktik tersebut dihelat di Lab Praktik Culinary Tristar Institute Jl. Raya Jemursari No. 234 Surabaya.

Dengan durasi ujian praktik masak sebatas itu, mahasiswa harus me-manage waktu sebaik mungkin mulai prepare bahan masakan di store (Toko 9), memproses menjadi masakan hingga mem-plating masakan itu sebelum disajikan di meja dosen penguji. 

Menurut chef Haris Suseno Aji, ujian praktik masak yang diikuti lima mahasiswa Advanced Culinary Class kali ini menitikberatkan sejauh mana kreativitas anak didik membuat olahan makanan Indonesia, setelah sebelumnya mereka diajarkan Teknik Pengepakan dan Pengawetan Bumbu Nusantara.

”Hasil kreasi masakan yang dibuat mahasiswa nantinya kami nilai berdasarkan tiga aspek yakni citarasa, tekstur dan penampilan (termasuk dari kebersihannya) ketika kreasi masakan mahasiswa tersebut disajikan di hadapan dosen penguji,” kata chef Haris Suseno Aji, yang saat ini menempuh program studi Pascasarjana (S2) di STIEPARI Semarang kepada kru www.culinarynews.info, Jumat (11/08/2017) siang.

Selain membuat kreasi masakan, peserta ujian praktik masak juga diminta mengisi formulir berisi nama masakan, bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat masakan tersebut dan cara membuat hingga menyajikannya. Formulir tersebut wajib diisi oleh setiap peserta ujian sebelum hasil kreasi masakannya dievaluasi dosen penguji.

Sekadar informasi, sebelum diuji membuat kreasi masakan (food creation), lima mahasiswa Advanced Culinary Class itu diajarkan membuat bumbu dasar putih dan merah pada tatap muka hari pertama (Senin, 07/08/2017), sedangkan pada pertemuan hari kedua (Selasa, 08/08/2017) pagi, mahasiswa praktik membuat bumbu dasar kuning dan coklat.

Sementara itu pada tatap muka hari ketiga (Rabu, 09/08/2017), chef Haris berbagi ilmu cara membuat bumbu dasar oranye dan bumbu rica-rica, sedangkan pada pertemuan hari terakhir, Kamis (10/08/2017) pagi, mahasiswa praktik membuat bumbu nasi goreng dan pasta sup.

Anda tertarik aneka kegiatan mahasiswa Advanced Culinary Class dan ingin menjadi bagian dari civitas akademika Akpar Majapahit, silakan datang langsung ke Kampus Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, sekarang juga. (ahn)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar