twitter

Pages

Rabu, 09 Agustus 2017

Dari Ujian Praktik Mahasiswa Jurusan Pastry di Dapur Pastry 1 Akpar Majapahit



Ujian Praktik di Dapur Pastry 1 Lantai 2 Gedung Graha Tristar
Awalid9
Giliran Tujuh Mahasiswa Pastry Akpar Majapahit Kelas Pagi Kelompok 2 Adu Kreasi Buat Aneka Produk Pastry

DARI 22 mahasiswa Jurusan Pastry Akpar Majapahit Kelas Pagi Triwulan II yang diasuh chef Otje Herman Wibowo SE, M.Par., pada Selasa (08/08/2017) pagi giliran tujuh mahasiswa yang maju mengikuti ujian praktik membuat aneka kreasi produk pastry (food creation) secara mandiri (individual), di Dapur Pastr 1 Lantai 2 Gedung Graha Tristar, Jl  Raya Jemursari No. 244 Surabaya.


Kelompok 2 mengikuti ujian food creation pada Selasa (08/08/2017) pagi adalah Egha Larasati, Gregory Wuisan, Ignatius Andrew S., Trifena Liaw, Dicky Abdullah Ibnu Mas’ud, Yabes Tappi dan Kristian D.H. Sedangkan delapan mahasiswa pastry class Kelompok 1 yang telah diuji pada Senin (07/08/2017) pagi adalah Anthony Lukito Cahyadi, Vivian Maurien Lia, Michael Jothan, Agus Hermawan, Novi Indriani, Abdul Halim Pratama, Vicky Gunawan dan Yohanes  A Cruce Gratio Primari.

”Mahasiswa Pastry Kelas Pagi Triwulan II yang mengikuti ujian praktik kali ini disubsidi Rp 50 ribuan oleh pihak Akademik untuk belanja bahan-bahan membuat kue sesuai rencana masing-masing mahasiswa. Jika nilai belanjaan melebihi plafon, maka yang bersangkutan harus nanggung sendiri kekurangannya,” kata chef Ita Suhervin di dampingi chef Jiurike yang bertugas menjaga ujian praktik di Dapur Pastry 1, Selasa (08/08/2017) pagi.

Pada ujian membuat food creation hari kedua, Selasa (08/08/2017) pagi, Egha membuat Red Velvet Pie, Gregory menyiapkan resep andalannya Pineapple Cheese Tartlet with Diplomat Cream dan Andrew menyiapkan produk prastry  kreasinya yang diberi nama Mushroom Smoked Beef & Cheese Quiche.

Sementara itu, Trifena membikin produk pastry unggulannya yakni Baked Cheese Macaroni Pie, Dicky membuat kreasi Strawberry Cheese Mufffin, Yabes Tappi menyiapkan resep produknya berjudul Pie Chicken Sweet Corn dan menyiapkan Triple Layers Strawberry Pie di Dapur Pastry 1.

Demi hasil terbaik, masing-masing individu peserta dituntut mandiri mulai dari menyelesaikan tugasnya sejak persiapan bahan baku, memproses hingga menghias kue kreasinya yang sudah jadi, sebelum dinilai tiga dosen penguji yakni chef Lily Handayani, chef Laurentia Vivi dan chef  Arwati.

Ada tiga kriteria penilaian terhadap produk pastry hasil kreasi mahasiswa, yakni creativity & plating, texture dan taste. Tiga kriteria penilaian itu mengacu pada Standard Operation Procedure (SOP) di industri perhotelan. Selain itu, demi menjaga profesionalitas maka waktu ujian praktik juga dibatasi mulai pukul 09.00-11.30 WIB.

Sekadar informasi, setelah melakoni 15 kali tatap muka selama tiga pekan, dengan tiga materi yang berbeda, mulai muffin, cup cake & quick bread, tartlet & pie dan praline & truffle, maka pada pekan keempat, mahasiswa diuji membuat food creation secara individual. Tema ujian masih seputar muffin, cup cake, tartlet & pie dan praline & truffle.

Selain itu, dalam ujian praktik membuat food creation tersebut, setiap mahasiswa diminta menyusun nama produk berikut resepnya, bahan untuk menghias kue (topping) dan biaya produksi hingga HPP produk yang akan dibuat mahasiswa.

Cost control ini juga telah kami ajarkan di kelas, sehingga mahasiswa bisa tahu persis biaya pembuatan suatu produk pastry (patisserie), berapa harga jual per satuannya hingga besaran keuntungannya setelah dipasarkan,” tandas chef Otje Herman Wibowo, Dosen Pastry Akpar Majapahit, dalam kesempatan terpisah, akhir pekan lalu.

Anda tertarik dengan aneka kegiatan mahasiswa Akpar Majapahit di Gedung Graha Tristar, silakan menghubungi Tim Marketing di Front Office (FO) Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, sekarang juga. (ahn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar