twitter

Pages

Senin, 24 Juli 2017

Mahasiswa Advanced Culinary Class Adu Kreasi Buat Masakan Melalui Sentuhan Food Technology



Ujian Praktik FoodTech di Lab Praktik Culinary Tristar Institute 

 Mahasiswa Advanced Culinary Class Adu Kreasi Buat Olahan Masakan Berbasis Abon, Kecap dan Telur Asin

PADA pertemuan hari terakhir, Jumat (21/07/2017) pagi, lima mahasiswa Advanced Culinary Class Akpar Majapahit, adu kreasi membuat aneka olahan masakan Indonesia berbasis abon, kecap dan telur asin di Lab Praktik Culinary Tristar Institute Jl. Raya Jemursari No. 234 Surabaya.

Ujian membuat kreasi masakan itu setelah sebelumnya memperoleh pembelajaran teknik membuat aneka olahan makanan bertema Indonesian Food Technologi 1 selama empat kali tatap muka dari Rachma Nur Devianti STP.

Lima mahasiswa yang mengikuti ujian membuat kreasi masakan Indonesia dengan pendekatan Food Technology tersebut adalah Steven Yumanto, Ryan Riffany Sukma, Rionaldy Rizal Widyantono, Yosef Yakup Ester Wijaya dan Timotius Rinaldo Sanusi.

Rionaldy menyiapkan kreasi masakan unggulannya bertajuk Tongseng Daging Sapi Kecap, sedangkan Ryan fokus membuat kreasi masakan yang diberi nama Salmon with Mushroom & Salted Egg Sauce dan Steven menyiapkan olahan masakan kesukaannya bertajuk Fish Manado + Sambal Dabu-dabu (masakan khas dari Manado).

Sementara itu, Timotius membuat kreasi masakan andalannya berjudul Baked Dori with Salted Egg & Crab Meat Potato, sedangkan Yosef menyodorkan kreasi masakannya yakni Chicken Spring Roll Salted Egg with Dippling Sauce.

Dalam adu kreasi membuat aneka olahan masakan Indonesia berbasis abon, kecap dan telur asin itu, waktunya dibatasi hanya 1,5 jam, yakni mulai dari pukul 09.30 hingga pukul 11.00. Ujian praktik tersebut dihelat di Lab Praktik Culinary Tristar Institute Jl. Raya Jemursari No. 234 Surabaya.

Dengan durasi ujian praktik masak sebatas itu, mahasiswa harus me-manage waktu sebaik mungkin mulai prepare bahan masakan di store (Toko 9), memproses menjadi masakan hingga mem-plating masakan itu sebelum disajikan di meja dosen penguji.

Menurut chef Rachma, ujian praktik masak yang diikuti lima mahasiswa Advanced Culinary Class kali ini menitikberatkan sejauh mana kreativitas anak didik membuat olahan makanan Indonesia, setelah sebelumnya mereka diajarkan teknik membuat telur asin, kecap dan abon (dari daging sapi dan ikan patin).

”Hasil kreasi masakan yang dibuat mahasiswa nantinya kami nilai berdasarkan tiga aspek yakni citarasa, tekstur dan penampilan (termasuk dari kebersihannya) ketika kreasi masakan mahasiswa tersebut disajikan di hadapan dosen penguji,” kata chef Rachma kepada kru www.culinarynews.info, Jumat (21/07/2017) siang.

Selain membuat kreasi masakan, peserta ujian praktik masak juga diminta mengisi formulir berisi nama masakan, bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat masakan tersebut dan cara membuat hingga menyajikannya. Formulir tersebut wajib diisi oleh setiap peserta ujian sebelum hasil kreasi masakannya dievaluasi dosen penguji.

Anda tertarik aneka kegiatan mahasiswa Advanced Culinary Class dan ingin menjadi bagian dari civitas akademika Akpar Majapahit, silakan datang langsung ke Kampus Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, sekarang juga. (ahn)









Tidak ada komentar:

Posting Komentar