twitter

Pages

Selasa, 09 Mei 2017

Mahasiswa D3 Perhotelan Akpar Majapahit Hadiri Table Manner di Mercure Grand Mirama Surabaya



Aplikasikan Teori dengan Praktik di Industri Perhotelan

24 Mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Hadiri Table Manner di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya

DEMI lebih mendekatkan diri mahasiswa dengan dunia kerja  di industri pariwisata dan perhotelan,  24 orang mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akademi Pariwisata (Akpar) Majapahit menghadiri acara Table Manner di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya pada Jumat (05/05/2017) pagi.

Kedatangan rombongan mahasiswa D3 Perhotelan dan Pariwisata Akpar Majapahit ke hotel bintang empat di kawasan Jl. Raya Darmo, pagi itu, di dampingi tiga dosen pembimbing yakni R. Paulus W. Soetrisno M.Par. (Kaprodi), Anita Wulandari STp., M.P. dan Peter ST.

Kedatangan mahasiswa Akpar Majapahit di hotel berbintang empat yang telah beroperasi sekitar 10 tahunan itu mendapat sambutan hangat dari Food & Beverages (F&B) Director Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya A. Safrudin,  F&B Manager Ichwan Nur Tjahjo, Executive Chef Zakaria, Banquet Manager M. Nadhif dan beberapa staf hotel yang lainnya. 

Selanjutnya mahasiswa diajak ke tempat acara yakni di Sydney Room untuk mengikuti acara seremonial penyambutan, kemudian meninjau sejumlah fasilitas hotel (tour hotel) dan puncaknya adalah mengikuti gelaran Table Manner yang dipandu langsung oleh F&B Director A. Safrudin dan dan F&B Manager Ichwan Nur Tjahjo.

Untuk memudahkan agenda tour hotel, 24 mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit dibagi tiga kelompok masing-masing beranggotakan delapan orang. Kelompok 1 dipandu oleh Banquet Manager Nadhif melihat dari dekat sejumlah fasilitas hotel, sedangkan Kelompok 2 keliling hotel bersama Dwi dari Banquet Department dan Kelompok 3 agenda tour hotel bersama Maya, dari F&B Service.

Layanan dan fasilitas hotel yang disambangi mahasiswa antara lain layanan petugas Front Office (FO) di lobi hotel, Room Hotel (Deluxe, Deluxe Family/Deluxe Premier, Suite/Mirama Suite) yang dipatok Rp 730 ribuan hingga Rp Rp 1,2 jutaan permalam. 

Selain itu, mahasiswa juga ditunjukkan fasilitas dapur (Main Kitchen), restoran (Indonesian Traditional Food, Japanese Food, Chinese Food dan Western Cuisine), Cofe & Café, Spa, Sauna, Gym, Reflexion & Relaxation, Swimming Pool hingga layanan Purchasing & Storage (Storage Food).

Setelah puas meninjau sejumlah fasilitas hotel, rombongan mahasiswa Akpar Majapahit beristirahat sejenak (rehat) sambil menikmati segarnya lemon tea ice di Sydney Room. Usai rehat sekitar 10 menit, dilanjutkan dengan acara inti Table Manner Mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya yang dihelat sekitar pukul 10.00 hingga 11.30-an.  

Acara tersebut dipandu langsung oleh F&B Director Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya A. Safrudin bersama F&B Manager Ichwan. Sementara itu Paulus Soetrisno dan Peter –keduanya adalah dosen Akpar Majapahit-- proaktif mendampingi mahasiwanya mengikuti rangkaian kegiatan Table Manner

Menurut Safrudin, pengertian umum Table Manner adalah tata cara dan etika dalam perjamuan makan. Biasanya orang yang menghadiri acara Table Manner di hotel atau Istana Negara, misalnya, sudah lebih dulu mendapat undangan dari panitia (pihak yang punya hajat).

Atas dasar undangan itu, pihak tamu sudah tahu kapan waktu hajatan itu digelar, dress code-nya apa (bisa mengenakan busana batik atau stelan jas) dan sebagainya.Saat hadir di tempat jamuan makan, sikap duduk juga mesti diperhatikan dan dijaga yakni duduk tegak dengan sikap sempurna.

Kedua tangan juga tidak diperkenankan menempel di meja. Bicara pun juga harus diatur sedemikian rupa dan tidak boleh terlalu keras karena aturan ini terkait dengan etika sebuah jamuan makan resmi.

Pada acara Table Manner, meja makan sudah di-set up untuk jamuan makan resmi. Ada gelas piala, berbagai ukuran sendok (sendok makan, sendok garpu dan sendok sup), pisau, napkin (celemek), dan tissue.

Keberadaan napkin (celemek) biasanya ditaruh di paha tamu. Saat tamu menikmati makanan yang disajikan, celemek ini boleh dipakai untuk membersihkan mulut jika ada sisa makanan yang masih menempel. 

”Sekalipun di meja makan sudah tersedia tissue, napkin atau celemek tetap boleh dipakai membersihkan mulut karena standard operation procedure (SOP)-nya memperbolehkan hal itu atas pertimbangan faktor higienis dan etika,” terang Safrudin saat sesi tanya jawab dengan mahasiswa Akpar Majapahit.

Sedangkan Executive Chef Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya Zakaria bersama timnya sibuk menyiapkan menu lengkap jamuan makan siang ala Barat (Lunch Western) untuk Table Manner. Menu lengkap itu meliputi  Soft Roll Butter Portion (Butter & Bread), Nicoise Salad (Appetizer), Cream Mushroom Soup (Soup), Grilled Beef Tenderloin Medalion (Main Course) dan Mango Mouse (Dessert). 

Dalam kesempatan yang baik itu, Chef Zakaria juga diberi waktu untuk mempresentasikan cara pembuatan lima menu makanan yang disajikan pada acara Table Manner di hadapan mahasiswa yang menghadiri acara tersebut.

Butter & Bread (B&B) disajikan untuk menunggu acara jamuan makan yang sesungguhnya. B&B biasanya berupa seiris roti tawar dan butter yang disajikan di atas lepek dan sudah dilengkapi sebuah pisau kecil untuk mengoleskan butter ke cuilan roti.

Menginjak ke acara jamuan makan siang ala Barat (Lunch Western), menu makanan pembuka (Appetizer) yang disajikan adalah Nicoise Salad. Untuk menyantap Appetizer ini tamu cukup menggunakan sendok garpu. Makanan pembuka ini sifatnya tidak mengenyangkan dan diharapkan bisa merangsang nafsu makan tamu untuk menikmati sajian menu berikutnya.

Menu yang kedua adalah Cream Mushroom Soup (Soup). Untuk menikmati sup yang lezat  ini, Anda bisa menggunakan sendok sup yang tersedia di meja. Sedangkan menu utama (Main Course)-nya berupa Grilled Beef Tenderloin Medalion dan sebagai makanan penutup (Desset)-nya adalah Mango Mouse.

Di sela-sela acara Table Manner, mahasiswa Akpar Majapahit masih menerima tambahan ilmu tentang tata cara meracik minuman sekaligus demo membuat Lychee Freeler  oleh F&B Manager Cofe & Cafe Sha’ik dan Rizla, asistennya. Bahan membuat mocktail itu antara lain madu, orange juice, soda water, lychee fruit dan pineapple juice.

Sebuah rangkaian acara yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa. Diharapkan pengalaman empiris ini kelak bisa dijadikan bekal mahasiswa –setelah mereka lulus kuliah tentunya-- untuk menerjuni dunia kerja di industri perhotelan dan pariwisata. Semoga. 

Nah, Anda tertarik dengan aneka kegiatan mahasiswa di kampus Akpar Majapahit, silakan menghubungi Kampus Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 8480821-22, sekarang juga. (ahn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar