twitter

Pages

Jumat, 21 April 2017

Profil Mahasiswi D3 Prodi UPW Akpar Majapahit, Dewa Ayu Kade Utami Dewi



Lebih Dekat dengan Mahasiswi D3 Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Akpar Majapahit, Dewa Ayu Kade Utami Dewi

Sinergikan Dunia Kerja, Kuliah dan Berorganisasi, Demi Kemajuan Industri Pariwisata Surabaya dan Jatim

BEKERJA sambil kuliah dilakoni dengan sepenuh hati oleh Dewa Ayu Kade Utami Dewi, Mahasiswi D3 Prodi Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Akpar Majapahit Semester IV. Keputusan untuk meneruskan pendidikan ke jenjang lebih tinggi di Akpar Majapahit bukan karena mengejar selembar ijazah semata, melainkan ingin menambah ilmu demi meningkatkan kompetensinya sebagai karyawan perusahaan travel agent di Surabaya.


Sebelum bergabung dengan Biro Perjalanan Wisata (BPW) Trans Java Express yang dikelola Mochtar Yusro, Dewa Ayu Kade Utami Dewi pernah bekerja di beberapa travel agent di Kota Pahlawan. Mochtar Yusro adalah owner Trans Java Express. Mochtar juga dikenal sebagai praktisi bisnis travel agent dan dosen di sejumlah lembaga pendidikan tinggi di Surabaya.

Sedangkan di Kampus Akpar Majapahit, Mochtar Yusro dipercaya oleh pihak Akademik menjadi Dosen Luar Biasa Akpar Majapahit yang memberikan mata kuliah Air Ticketing & Reservation I pada mahasiswa D3 Prodi UPW Semester II di Kampus Akpar Majapahit, Gedung Graha Tristar Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya.

Menurut Div, sapaan akrab Dewa Ayu Kade Utami Dewi, sebelum dipercaya sebagai tour guide oleh owner Trans Java Express, dirinya lebih banyak bertugas di bagian transporter –antar jemput tamu dari bandara ke hotel dan sebaliknya-- ketika masih bekerja di perusahaan yang lama.

”Namun sekarang ini saya memperoleh tantangan baru jadi tour guide sekalipun masih harus di dampingi owner Trans Java Express saat meng-handle tamu (turis domestik maupun mancanegara) yang berkunjung ke Surabaya. Jika saya dinilai sudah cukup berpengalaman, suatu ketika saya akan dilepas sendiri untuk meng-handle tamu,” tutur Div kepada kru www.culinarynews.info, Jumat (21/04/2017) siang.

JIka tiga pekan lalu, dirinya bersama owner Trans Java Express, Moctar Yusro, meng-handle rombongan tamu dari Makassar (Sulawesi) sebanyak 25-30 orang ke Surabaya dalam paket Surabaya City Tour 3D2N. 

Kemudian pada pekan lalu, pihaknya kembali dipercaya menjemput rombongan turis dari Timur Tengah yang berlibur di Surabaya. Selain di Surabaya, turis dari Timur Tengah itu juga mengunjungi sejumlah objek wisata di Jatim selama 6D5N, dalam program wisata yang bertajuk East Java Adventure Tourism.

Dan demi meningkatkan kompetensinya pula, perempuan kelahiran Bali ini aktif berorganisasi. Ia tercatat sebagai anggota Himpunan Mahasiswa Pariwisata Indonesia (HMPI) Jatim, bergabung dengan komunitas fotografer Surabaya demi menyalurkan hobinya menggeluti dunia fotografi sejak masih duduk di SMA.

Terakhir, usai gelaran Travel Exchange (Travex) pada acara Majapahit Travel Fair (MTF) ke-18 di Grand City Convex Surabaya, 13-16 April 2017 lalu, dirinya bersama sejumlah mahasiswa penggiat pariwisata dari HMPI Jatim telah dikukuhkan oleh Kementerian Pariwisata RI dalam wadah Generasi Pesona Indonesia (GenPI) pada acara pembukaan MTF 2017 ke-18, Kamis (13/04/2017) malam.

Sesuai arahan Menteri Pariwisata, Arif Yahya, untuk menguasai dunia digital More Digital, More Personal, More Digital More Global, More Digital More Professional sekaligus demi memenangkan pasar pariwisata global, maka pemerintah bersama segenap stakeholder industri pariwisata nasional bersepakat untuk menguasai komunitas anak muda yang akrab dengan gaya hidup digital sebagai salah satu strategi pemasaran pariwisata Indonesia.

Untuk itulah, Kemenpar terus menggandeng komunitas anak muda –terutama para penggiat pariwisata—demi mensinergikan seluruh kekuatan kepariwisataan nasional. Salah satunya adalah membentuk GenPI dalam rangka membangun komunitas netizen pariwisata Indonesia yang didukung oleh Kementerian Pariwisata.

Komunitas GenPI ini dalam melaksanakan tugas  saling berkoordinasi dan bersinergi dengan Kemenpar, Disbudpar Kota/Kabupaten hingga Disbudpar Provinsi. Sedangkan tugas dan fungsi GenPI sendiri adalah menjadi tenaga volunteer komunikasi dan pemasaran pariwisata berbasis online system.

GenPI merupakan generasi muda penggiat pariwisata yang punya kemampuan lebih dalam dunia internet berbasis komunitas yang memiliki aktivitas rutin dan aktif dalam mempromosikan pariwisata Indonesia. GenPI mempunyai peran dan pengaruh penting dalam rangka meningkatkan promosi pariwisata Indonesia baik melalui blog, media sosial (social media) dan lain-lain. Semoga… God Bless You! (ahn)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar