twitter

Pages

Kamis, 06 April 2017

Mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Semester II Praktik Make Up Room dan Making Bed di Hotel Papilio



Melihat dari Dekat Sistem Kerja di Industri Perhotelan

Mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Semester II Praktik Make Up Room dan Making Bed di Hotel Papilio (Naskah ke-2, dari Dua Tulisan)

UPAYA mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Semester II melihat dari dekat sistem kerja di industri perhotelan, terutama cara kerja tata graha (housekeeping) di hotel berbintang diharapkan mendapatkan banyak manfaat pasca lulus kuliah nanti.


Maka, tidak salah, jika Dosen Housekeeping Akpar Majapahit Agus Anom Suroto, yang juga General Manager (GM) Best Western Papilio Hotel ini me-wanti-wanti anak didiknya untuk memanfaatkan momentum pembelajaran langsung di industri perhotelan seperti yang kemarin dilakoni mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Semester II, karena pembelajaran semacam ini besar manfaatnya bagi mahasiswa itu sendiri.

Seperti diberitakan pada tulisan pertama,  kunjungan mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Semester II ke industri ini sekaligus untuk mengaplikasikan mata kuliah housekeeping yang telah diajarkan dosen di kelas.

12 mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Semester II yang belajar cara kerja housekeeping di Hotel Papilio siang kemarin adalah Ahmad Agus Triawan, Hanna Sasmitha, Amanda C. Devi, Putu Aditya, Muhammad Dicky H., Nikko Rikki, Veby Antasia G., Novi Fitriani, Dhesy Hanifah, Putra Wahyu Riyan, John Jesaya dan Eva Titania.

Untuk menjelaskan lebih rinci seputar sisik melik cara kerja housekeeping di Hotel Papilio, Agus Anom Suroto menyerahkan kepada Asisstant Executive Housekeeping (Asisstant Manager) Setya Widodo. 

Sedangkan M. Rizal, dari Housekeeping Department Hotel Papilio yang mempraktikkan bagaimana tata cara me-make up room dan making bed sesuai standard operation procedure (SOP) hotel berbintang di hadapan mahasiswa.

Sebelum Setya Widodo menjelaskan cara kerja housekeeping khususnya layanan kamar (room service), 12 mahasiswa D3 prodi Perhotelan Akpar Majapahit Semester II diberikan dua lembar tata cara me-make up room dan making bed. sesuai standard operation procedure (SOP) hotel berbintang berupa fotokopian masing-masing sebanyak dua lembar.

Untuk me-make up room di lantai 17, menurut Widodo, seorang petugas housekeeping membawa alat dan perlengkapan sesuai SOP-nya. Peralatan yang wajib disiapkan adalah trolley, vacuum cleaner, cleaning kit, toilet bowl brush, window squeeze, hand glove, gun sprayer, pad (sponge), cloth dan chemical.

Sedangkan perlengkapan yang dibawa oleh housekeeper adalah room attendant work sheet, bed runner, flat sheet, cover duvet, insert duvet, pillow case, pillow protector, bath towel, bath mat, hand towel dan amenities.

Setelah alat dan perlengkapan sudah siap, housekeeper memulai pekerjaannya sesuai urut-urutan langkah kerja yakni (1). Tempatkan trolley di depan pintu kamar dengan rapi, (2). Bunyikan bell atau ketuk pintu tiga kali sambil menyebutkan identitas diri (housekeeping), (3). Buka pintu secara perlahan sambil menyebutkan identitas diri (housekeeping).

Langkah berikutnya, (4). Berikan salam (jika ada tamu), (5). Masukkan key tag ke dalam key holder,  (6). Buka curtain dan vitrage secara penuh supaya cahaya matahari dapat masuk sehingga isi kamar dapat terlihat secara jelas, (7). Kumpulkan sampah untuk dibuang ke kantong sampah di trolley.

Tahapan selanjutnya adalah (8). Kumpulkan gelas-gelas kotor dan taruh di wash basin kamar mandi untuk dicuci, (9). Keluarkan peralatan room service dan diletakkan di area depan lift service, (10). Kumpulkan dan keluarkan linen yang kotor kemudian letakkan di hamper trolley, (11). Ambil linen bersih.

Pekerjaan berikutnya (12). Making bed, (13). Dusting dimulai dari pintu masuk dan dikerjakan secara urut supaya semua bagian tidak ada yang terlewatkan sambil mengecek amenities apa saja yang kurang, (14). Melengkapi guest amenities untuk area bathroom, (15). Bersihkan kamar mandi, (16). Melengkapi towel dan guest amenities di area bathroom.

Langkah selanjutnya adalah (17). Vacuum lantai kamar tidur, (18). Mopping lantai tempat tidur dan lantai kamar mandi, (19). Tutup vitrage dan curtain, (20). Periksa ulang pekerjaan untuk memastikan bahwa kamar sudah benar-benar bersih dan tidak ada kerusakan. Apabila ada kerusakan laporkan ke order taker untuk dibuatkan work order dan disampaikan ke engineering, (21). Cabut keycard dari key holder, dan (22). Tutup pintu dan isi room boy control sheet.

Setelah memastikan pekerjaan me-make up room tuntas, maka giliran selanjutnya mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Semester II mendapat penjelasan seputar tata cara me-make bed oleh Setya Widodo dan sesekali dilengkapi dengan keterangan tambahan dari Agus Anom Suroto, GM Best Western Papilio Hotel.

Sebelum me-make up bed, housekeeper –diperagakan Rizal dari Housekeeping Department Best Western Papilio Hotel-- lebih dulu menyiapkan perlengkapan seperti flat sheet, cover duvet, insert duvet, pillow case, pillow protector, matrass protector dan bed runner.

Selanjutnya mengikuti langkah kerja sebagai berikut: (1). Tarik box dan matrass ke arah belakang menjauh dari head board sampai kira-kira ujung matrass bagian atas berada di bawah bedside table, (2). Periksa matrass dan matrass protector dari noda kemudian rapikan matrass protector, (3). Making bed dimulai dari bagian kepala dekat head board.

Tahapan berikutnya adalah (4). Ambil dan tebarkan flat sheet di atas matrass dengan posisi garis tengah lipatan berada di tengah matrass supaya panjang flat sheet sebelah kanan dan kiri seimbang atau sama panjang, (5). Kunci flat sheet dengan cara memasukkan flat sheet ke bawah matrass dan dilipat membentuk segitiga pada bagian sudut kanan dan kiri matrass atas, kemudian dilanjutkan mengunci flat sheet sudut kanan dn kiri bagian matrass bawah.

Langkah selanjutnya, (6). Ambil dan tebarkan cover duvet di atas matrass dengan posisi garis tengah lipatan berada di tengah-tengah matrass supaya panjang cover duvet kanan dan kiri seimbang atau sama panjang, (7). Ambil insert duvet dan masukkan ke dalam cover duvet, pastikan ujung-ujung insert duvet mencapai tepat di setiap sudut cover duvet dan insert duvet tidak tergulung.

Pekerjaan berikutnya, (8). Tarik bagian atas cover duvet sejajar dengan ujung bed bagian atas, (9). Lipat bagian atas cover duvet ke arah bawah sekitar 20-25 cm, (10). Tarik cover duvet ke arah bawah sampai lipatan cover duvet berada tepat di bawah bed side table, (11). Masukkan cover duvet bagian bawah ke bawah matrass dan lipat di bagian sudut kanan dan kiri matrass membentuk segitiga.

Langkah selanjutnya adalah (12). Ambil dan letakkan bed runner –untuk pemanis temoat tidur-- dengan posisi sejajar dengan matrass bagian  bawah dengan jarak sekitar 20-25 cm dari bagian bawah bed, (13). Dorong matrass dan box ke arah atas sampai menyentuh head board, (14). Masukkan bantal ke dalam pillow case dan letakkan bantal di matrass bagian atas dengan posisi berdiri, dan langkah terakhir (15). Periksa sekali lagi untuk memastikan bahwa making bed sudah benar-benar rapi.

Dalam kesempatan itu, empat mahasiswa diminta tampil untuk mempraktikkan making bed sesuai langkah kerja yang benar dan memasukkan bantal ke dalam pillow case seperti yang dicontohkan Setya Widodo dan Rizal dari Housekeeping Department Best Western Papilio Hotel.

”Di hotel berbintang ini, pekerjaan me-make up room rata-rata diselesaikan oleh petugas housekeeper sekitar 20 menitan, sedangkan pekerjaan making bed tidak lebih dari lima menit,” kata Agus Anom Suroto, GM Best Western Papilio Hotel kepada kru www.culinarynews.info, di sela mendampingi 12 mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majaphit Semester II, Kamis (06/04/2017) siang.

Setelah puas mengikuti pembelajaran dan praktik cara kerja housekeeping di hotel berbintang empat yang mengoperasikan 226 kamar (212 deluxe room, 12 superior room dan 4 suite room), mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit diajak keliling melihat fasilitas hotel yang lain bersama Choirul Anam, Asisstant FO Manager Best Western Papilio Hotel.

Fasilitas  yang ditunjukkan kepada mahasiswa antara lain suite room di lantai 36 yang bertarif Rp 1,5 jutaan permalam, Batimurung Sky Pool (swimming pool), Gym dan Spa & Beauty Care di lantai 8, Mariposa Restaurant dan Meeting & Business Room yang berada di lantai 7.

Setelah puas melihat sejumlah fasilitas hotel, rombongan kembali ke lobi hotel untuk mendapat penjelasan seputar layanan Barista, Pastry Box, Charger Smarphone Box, self service minuman selamat datang kepada tamu dan konter Front Office (FO) Best Western Papilio Hotel.  Kunjungan mahasiswa Akpar Majapahit ditutup dengan ucapan thank you very much and see you tomorrow. Good bye…!

Nah, Anda tertarik dengan aneka kegiatan mahasiswa di kampus Akpar Majapahit, silakan menghubungi Divisi Marketing Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 8480821-22, sekarang juga. (ahn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar