twitter

Pages

Selasa, 28 Maret 2017

Mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Semester II Diajarkan Basic Culinary



Praktik Memasak di Dapur Culinary 2 Akpar Majapahit
Awalid9
Chef Masario Bekali 16 Orang Mahasiswa D3 Perhotelan Akpar Majapahit Semester II Praktik Basic Culinary

SEJAK pekan kedua Maret 2017 lalu, 16 mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Semester II dikenalkan pengetahuan dasar memasak –selama 16 kali pertemuan-- oleh Masario Wahyu Saputra, AMd.Par., SKG, Dosen Pengantar Dasar Masak, di Dapur Culinary 2 Lantai 3 Gedung Graha Tristar, Jl  Raya Jemursari No. 244 Surabaya.

16 mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan itu dibagi dalam empat kelompok, masing-masing beranggotakan empat orang. Mereka adalah Hanna Sasmitha L., Elmy H.S., Joh Jesaya, Novi Fitriani, Fikky Eka, Moch. Dicky, Veby Aritasia, Nikko Ricky, Dhesy Hanifah, Eva Titania, Putra Wahyu, M. Julyan, Amanda Citra, Lita Noveta, Putu Aditya dan Achmad Agus.

Pada tatap muka pertama, kedua dan ketiga, chef Ario sapaan akrab Masario Wahyu Saputra, menerangkan konsep-konsep dasar teknik dan pengetahuan dalam proses memasak. Mahasiswa juga dikenalkan dengan teori-teori memasak Prancis klasik termasuk prinsip-prinsip resep dan menu dari Escoffier.

”Tidak hanya itu, mahasiswa juga kami kenalkan dengan pengetahuan dasar-dasar hygiene & sanitation, pengetahuan menggunakan pisau, pra persiapan masak (prepare) order bahan-bahan masak H-1 ke pihak store, prosedur berbagai macam pembuatan kaldu merupakan hal-hal yang diutamakan hingga sejarah layanan makanan modern,” terang chef Ario kepada kru www.culinarynews.info di Dapur Culinary 2, kemarin.

Selanjutnya pada pertemuan keempat, Senin (27/03/2017), mahasiswa diajarkan teknik memotong kentang dengan berbagai ukuran dan kegunaannya oleh chef Ario, sapaan akrab Masario Wahyu Saputra.

”Selain itu, mahasiswa juga diajarkan cara membuat kaldu yang bahannya dari tulang ikan (fish stock), tulang dada ayam (chicken stock), daging sapi (beef stock) dan tulang sapi yang disangrai lebih dulu sebelum dimasak sekitar 24 jam (brown stock),” ujarnya.

Sementara itu pada tatap muka kelima sampai keenam belas, mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Semester II diajarkan memasak delapan menu makanan tradisional Indonesia (Indonesian Authentic Food), delapan menu Chinese Food dan delapan menu European Food.

Dengan demikian pihaknya akan mengajarkan 24 resep masakan kepada mahasiswa selama 12 kali pertemuan. Setiap kali tatap muka di Dapur Culinary 2, mahasiswa diajarkan membuat dua resep masakan.

Misalnya, untuk memasak makanan tradisional Indonesia (Indonesian Authentic Food). mahasiswa diajarkan membuat delapan resep, diantaranya telur bumbu bali, rawon, ayam bumbu rujak, bothok Magetan, nasi kuning hingga nasi gurih yang cukup familiar di lidah orang Indonesia.

Selama pengenalan dasar memasak di kelas, chef Ario juga menyinggung tentang bumbu jangkep pada masakan tradisional Indonesia kepada anak didiknya. Bumbu jangkep dibedakan empat jenis yakni bumbu kuning, bumbu putih, bumbu merah dan bumbu oranye. ”Bumbu rawon, misalnya, termasuk kelompok bumbu putih namun warna hitamnya berkat tambahan keluwek saat meracik bumbu rawon tersebut,” kata chef Ario.

Antusiasme mahasiswa D3 Perhotelan Akpar Majapahit Semester II cukup tinggi saat diajarkan teknik memotong kentang dan cara membuat kaldu di Dapur Culinary 2 yang dibimbing oleh chef Ario.

Nah, Anda tertarik dengan aneka kegiatan mahasiswa Akpar Majapahit di Gedung Graha Tristar, silakan menghubungi Tim Marketing Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, sekarang juga. (ahn)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar