twitter

Pages

Sabtu, 04 Februari 2017

Mahasiswa D1/D2 Tristar Institute Minati Kelas Internasional di Malaysia



Di dampingi Dosen Pastry Otje H. Wibowo dan Renny Savitri

37 Mahasiswa D1/D2 Perhotelan Tristar Institute Konsentrasi Pastry Minati Kelas Internasional di Malaysia

SEBANYAK 37 orang mahasiswa D1/D2 Prodi Perhotelan Tristar Institute Konsentrasi Pastry minati kelas internasional di Kualalumpur (Malaysia) yang baru dibuka oleh Tristar Institute Worldwide, pertengahan Februari 2017. Tristar Institute Worldwide adalah unit usaha baru di bawah Tristar Group.

Peserta kelas internasional ini rencananya berangkat ke Malaysia pada Minggu (12/02/2017) pagi dengan menumpang pesawat AirAsia dari Terminal 2 Bandara International Juanda di Sidoarjo. Keberangkatan mahasiswa ke negeri jiran (Malaysia) di dampingi oleh dua orang dosen pembimbing, Otje H. Wibowo SE, M.Par dan Renny Savitri M.Par. 

Menurut Otje, pembelajaran mahasiswa di kelas internasional itu hanya seminggu, terhitung mulai 12-18 Februari 2017. Pada pertemuan hari pertama dan kedua, 37 mahasiswa D1/D2 Tristar Institute diajarkan membuat aneka produk pastry (patisserie) di Dapur Pastry Kolej Dharmasal University (KDU). Sedangkan pertemuan pada hari ketiga mahasiswa diajarkan membuat produk pastry (patisserie) di Dapur Pastry Cilantro Academy Kualalumpur, Malaysia.

Setelah mengikuti praktik membuat produk pastry (patisserie) di Dapur Pastry KDU University dan Cilantro Academy, 37 mahasiswa D1/D2 Tristar Institute Konsentrasi Pastry berhak mendapatkan sertifikat (attendant certificate) dari kedua lembaga tersebut.

Selain diisi oleh aktivitas di dapur pastry selama tiga hari, mahasiswa juga diajak berkunjung ke Berjaya University dan Putrajaya University (salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Malaysia yang memiliki Prodi Culinary dan Pastry).

Tidak hanya itu, mahasiswa juga diajak menikmati spot-spot wisata di Kualalumpur antara lain mengunjungi Genting Island, Batu Caves (spot wisata Goa), Chow Kit (pusat perbelanjaan di Kualalumpur), mendatangi hotel-hotel di Kualalumpur untuk menjajaki kerjasama program on the job training (OJT) bagi mahasiswa.

”Mengingat itu adalah program unggulan baru, maka biaya yang dipatok untuk setiap peserta kelas internasional di Malaysia selama tujuh hari sebesar Rp 10 jutaan, di mana yang separonya atau sekitar Rp 5 jutaan disubsidi oleh pihak kampus. Jadi setiap mahasiswa tinggal membayar sisanya atau sekitar Rp 5 jutaan,” terang Otje H. Wibowo, kepada kru www.culinarynews.info, Kamis (02/02/2017) siang.

Untuk kenyamanan selama belajar di Malaysia, mahasiswa D1/D2 Tristar Institute Konsentrasi Pastry menginap di hotel berbintang. Setiap kamar diisi dua orang sesuai standar tour ke luar negeri yang biasa ditangani oleh perusahaan tour & travel.

Presdir Tristar Group Ir Juwono Saroso MM mengatakan pembukaan kelas internasional di Kualalumpur (Malaysia) ini merupakan bagian dari  rencana aksi (action plan) Tristar memasuki Tahun Baru 2017 sekaligus mendeklarasikan unit usaha baru Tristar Institute Worldwide yang akan di-launching pertengahan Februari 2017 di Kualalumpur.

Rencana Tristar Group ekspansi ke luar negeri (go international) khususnya di kawasan ASEAN dengan membentuk Tristar Institute Worldwide, sudah dikaji mendalam oleh pihak manajemen sejak awal Semester II Tahun 2016 lalu. 

Demi memuluskan rencana itu, Tristar Group lebih dulu memberangkatkan rombongan dosen, staff dan mahasiswa studi banding ke The Blue Elephant Cooking School, Bangkok (Thailand) dan  Nur (Pishaa) Cooking Centre, Kualalumpur (Malaysia), pada awal November 2016 lalu.

Kemudian secara simbolis, pada Rapat Senat Terbuka Akademi Pariwisata Majapahit Wisuda VIII Mahasiswa D3 Prodi Perhotelan dan Usaha Perjalanan Wisata di Hotel Bumi Surabaya City Resort (BiSCR), Sabtu (26/11/2016) malam, telah dilakukan penandatanganan naskah kesepahaman (MoU) dengan  dua perwakilan dari The Blue Elephant Cooking School dan Nur Cooking Centre.  

Kerja sama antara Tristar Institute Worldwide dengan kedua lembaga tersebut memungkinkan mahasiswa D1 dan D2 Tristar Institute (Kaliwaron, Batu, BSD Tangerang dan Bogor) memperoleh tambahan pengetahuan tentang culinary dan pastry (patisserie) terkini dari The Blue Elephant Cooking School di Bangkok dan Nur Cooking Centre di Kualalumpur. 

”Dengan demikian Mahasiswa D1 dan D2 Tristar Institute yang belajar masak di Bangkok dan Kualalumpur berhak mendapatkan sertifikat dari kedua lembaga itu,” terang Juwono Saroso, yang juga Direktur Tristar Institute.

Selama belajar di Bangkok dan Kualalumpur, mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk menikmati acara city tour (wisata kuliner) dan mengunjungi beberapa mitra kerja The Blue Elephant Cooking School Bangkok dan Nur Cooking Centre Kualalumpur. 

”Karena itu, rencana kami membentuk Tristar Institute Worldwide sudah final. Acara soft opening cabang baru di Kualalumpur bekerja sama dengan Nur Cooking Centre dijadwalkan 14 Februari 2017 mendatang. Soft opening itu merupakan action plan Tristar Group awal 2017,” kata Juwono di ruang kerjanya.

Untuk menyukseskan acara soft opening cabang baru Tristar Institute Worldwide di Kualalumpur, pihaknya juga memberangkatkan satu rombongan yang terdiri dari 25 orang staff pengajar dari Akpar Majapahit maupun Tristar Institute, yang saat ini juga tercatat sebagai mahasiswa program pascasarjana (S2) STIEPARI Semarang. 

”Guna menunjang kegiatan belajar mengajar mahasiswa dan dosen di Kualalumpur, kami menugaskan Yuda Agustian dan Hendrik Adrianus ke Malaysia. Selanjutnya memberangkatkan Asisten Direktur II Akpar Majapahit Otje H. Wibowo ke Kualalumpur untuk menjalin kerja sama KDU University, Cilantro Academy, Berjaya University dan Putrajaya University,” terang Pak U  Won, sapaan akrabnya.

Kepada kru www.culinarynews.info, Otje mengatakan, demi menyukseskan misi itu dirinya berangkat ke Malaysia --untuk survey tempat kunjungan mahasiswa-- pada Rabu (11/01/2017). Pihaknya berada di Kualalumpur selama empat hari dan baru pulang ke Tanah Air pada Sabtu (14/01/2017). 

”Meski penugasan di Malaysia waktunya terbatas, namun saya masih bisa meluangkan waktu untuk menikmati keindahan Kualalumpur termasuk mengunjungi Petronas Tower dengan naik kereta api dari Kualalumpur Centre yang bertarif 2,5 Ringgit atau sekitar Rp 7.750-an (1 Ringgit = Rp 3.100,-),” pungkasnya.

Nah, Anda tertarik dengan aneka kegiatan mahasiswa Tristar Institute, silakan menghubungi Divisi Marketing Tristar Institute cq Kampus Akademi Pariwisata (Akpar) Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 8480821-22, sekarang juga. (ahn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar