twitter

Pages

Minggu, 11 Desember 2016

Tristar Institute 'Go International', Buka Cabang di Bangkok dan Kualalumpur



Bentuk Unit Usaha Baru Tristar Institute Worldwide

  2017 Tristar Institute ”Go International”, Buka Cabang di Bangkok (Thailand) dan Kualalumpur (Malaysia)

MERESPONS pelaksanaan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang berlaku efektif sejak 1 Januari  2016 lalu, Tristar Institute Worldwide, unit usaha baru di bawah Tristar Group, ancang-ancang membuka cabang baru di Bangkok (Thailand) dan Kualalumpur (Malaysia) pada tahun 2017 mendatang.

 
Presdir Tristar Group Ir Juwono Saroso MM mengatakan itu menjawab pertanyaan kru www.culianrynesw.info di ruang kerjanya, terkait dengan refleksi akhir tahun 2016 Tristar Group dan rencana aksi (action plan) Tristar Group memasuki Tahun Baru 2017.

Rencana Tristar Group ekspansi ke luar negeri (go international) khususnya di kawasan ASEAN dengan membentuk Tristar Institute Worldwide, sudah dikaji mendalam oleh pihak manajemen sejak Semester II Tahun 2016 lalu. 

Nah, untuk memuluskan rencana itu, pihak Tristar Group lebih dulu memberangkatkan rombongan dosen, staff dan mahasiswa studi banding ke The Blue Elephant Cooking School, Bangkok (Thailand) dan  Nur Cooking Centre, Kualalumpur (Malaysia), pada awal November 2016.

Kemudian secara simbolis, pada Rapat Terbuka Senat Akademi Pariwisata Majapahit Wisuda VIII Mahasiswa D3 Prodi Perhotelan dan Usaha Perjalanan Wisata di Hotel Bumi Surabaya City Resort (BiSCR), Sabtu (26/11/2016) malam, telah dilakukan penandatanganan naskah kesepahaman (MoU) dengan  dua perwakilan dari The Blue Elephant Cooking School dan Nur Cooking Centre.  

Kerja sama antara Tristar Institute Worldwide dengan kedua lembaga tersebut memungkinkan mahasiswa D1 dan D2 Tristar Institute (Kaliwaron, Batu, BSD Tangerang dan Bogor) memperoleh tambahan pengetahuan tentang culinary dan pastry (patisserie) terkini dari The Blue Elephant Cooking School di Bangkok dan Nur Cooking Centre di Kualalumpur. 

”Dengan demikian Mahasiswa D1 dan D2 Tristar Institute yang belajar masak di Bangkok dan Kualalumpur berhak mendapatkan sertifikat dari kedua lembaga itu,” terang Juwono Saroso, Direktur Tristar Institute.

Selama belajar di Bangkok dan Kualalumpur, mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk menikmati acara city tour (wisata kuliner) dan mengunjungi beberapa mitra kerja The Blue Elephant Cooking School Bangkok dan Nur Cooking Centre Kualalumpur. 

”Karena itu, rencana kami membentuk Tristar Institute Worldwide sudah final. Acara soft opening cabang baru di Bangkok dan Kualalumpur bekerja sama dengan The Blue Elephant Cooking School dan Nur Cooking Centre dijadwalkan 14 Februari 2017 mendatang. Soft opening itu merupakan action  plan Tristar Group awal 2017,” kata Juwono di ruang kerjanya, Kamis (08/12/2016). 

Untuk menyukseskan acara soft opening cabang baru Tristar Institute Worldwide di Kualalumpur, pihaknya siap memberangkatkan satu rombongan yang terdiri dari 25 orang staff pengajar dari Akpar Majapahit maupun Tristar Institute. 

”Saya juga menugaskan Yuda Agustian dan Hendrik Adrianus  ke Malaysia. Salah satu tujuannya adalah menyewa kantor untuk menunjang kegiatan belajar mengajar mahasiswa dan dosen di Kualalumpur,” tandasnya.

Langkah cerdas Tristar Group membentuk unit usaha baru Tristar Institute Worldwide tersebut boleh dibilang merupakan kado manis bagi Ir Juwono Saroso MM, yang pada 29 November 2016 lalu genap berusia 50 tahun.

Selain bekerja sama dengan kedua institusi tersebut di atas, Tristar Institute Worldwide juga sedang menjajaki kerja sama dengan Bangkok Art of Pastry, Le Cordon Bleu Bangkok (Thailand), KDU University, Taylor University, Tan See Fong University, Berjaya University dan Le Cordon Bleu Kualalumpur (Malaysia).

Sementara itu, Upi Palupi, salah satu staff Multimedia (karyawan di Tristar Group) yang ditugaskan mendampingi 80-an mahasiswa bersama Dosen Akpar Majapahit Imania Ayu Wulandhari ST.Par dan dua staff lainnya (Astina dan Nurul Hidayati) studi banding ke Bangkok (Thailand), Kualalumpur (Malaysia) dan Brunei Darussalam yang dikemas dalam Bangkok & Pattaya Tour 4D3N.

Di Bangkok, misalnya, Upi Palupi dan Nurul Hidayati belajar membuat delapan resep masakan khas Thailand selama dua hari di dapur uji The Blue Elephant Cooking School. Hari pertama diajari membuat Yam Ok Ped Lymchee (Duck Breast Salad with Lychee), Kao Soy Nua (Northern Beef Curry with Egg Noodle), Koong Phad Kratiem Prik Thai (Fried Prawns with Garlic and Black Pepper).

”Praktik masak pada hari kedua, saya diajari membuat Kua Khang Kai (Spicy Chicken with Southern Curry Paste), Kaeng Nua Fak Thong (Red Curry with Beef and Pumpkin), Koong Nam Chamt (Coconut Milk Soup with Prawns), Sen Chan Kee Mao Koong (Fried Rice Noodle with Prawns and Holy Bast),” kata Upi Palupi, yang sekarang menempuh Program Pascasarjana (S2) di STIEPARI Semarang.

Sementara itu, dalam penugasan di Kualalumpur, Upi Palupi dan Nurul Hidayati praktik membuat cup cake lukis dengan aneka model lukisan di Nur Cooking Centre Kualalumpur (Malaysia). Selama belajar membuat cup cake lukis, keduanya diajari langsung oleh Nur Pishaa, pemilik Nur Cooking Centre.

Sedangkan  untuk penugasan belajar masak di Brunei Darussalam, Upi Palupi dan Nurul Hidayati praktik masak sehari, membuat satu set menu Ambuyat di dapur uji milik Nurul Agustyorini, orang Indonesia yang tinggal di Brunei Darussalam sekitar 15 tahunan. Nurul Agustyorini masih kerabat dekat dengan Renny Savitri M.Par, Dosen Pastry Prodi Perhotelan Akpar Majapahit.

Ambuyat adalah tepung sagu yang dimasak dengan air panas mirip Papeda (makanan khas Maluku dan Papua). Cara menghidangkannya seperti di Indonesia ditambah dengan lauk pauk dan sayuran.

Nah, Anda tertarik dengan aneka kegiatan mahasiswa di kampus Akpar Majapahit, silakan menghubungi Divisi Marketing Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 8480821-22, sekarang juga. (ahn)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar