twitter

Pages

Kamis, 22 Desember 2016

Jejak-jejak Chef Tamu di Kampus Akpar Majapahit Selama 2016



Jejak-jejak Chef Tamu di Kampus Akpar Majapahit Selama 2016

Perkaya Pemahaman Mahasiswa tentang Teknik Membuat Aneka Kreasi Produk Pastry dengan Desain Kekinian

DEMI memperkaya pemahaman mahasiswa --D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Konsentrasi Pastry-- tentang teknik membuat aneka kreasi produk pastry (patisserie) dengan desain kekinian, pihak akademik selama 2016 telah mengundang sejumlah chef tamu (guest lecture) untuk berbagi ilmu dengan mahasiswa.


Jejak-jejak chef tamu di Kampus Akpar Majapahit Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya selama 2016 diyakini turut mewarnai kegiatan akademik mahasiswa, dalam rangka menyikapi pesatnya perkembangan bisnis pastry di Surabaya, akhir-akhir ini. Dampak positif dari kehadiran chef tamu tersebut menjadi bahan refleksi civitas akademika Akpar Majapahit dalam menatap Tahun Baru 2017. 

Asisten Direktur II Bidang Keuangan dan Umum Akpar Majapahit Otje H. Wibowo, SE., M.Par, mengungkapkan, model pembelajaran dari sejumlah chef tamu ke Kampus Akpar Majapahit merupakan kebijakan akademik, demi meningkatkan pemahaman, kemampuan dan ketrampilan (kompetensi) mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Konsentrasi Pastry tentang teknik membuat aneka kreasi produk pastry (patisserie) dengan desain kekinian.

Terkait hal itu, maka Akpar Majapahit mengikat kerjasama dengan pihak PT Ares Kusuma Jaya, produsen ChefMate Chocolate, dengan menghelat demo chef tamu dari ChefMate Chocolate. Chef tamu dari ChefMate Chocolate mendapatkan kesempatan berbagi ilmu dengan mahasiswa secara langsung di Dapur Pastry 1, Lantai 2 Gedung Graha Tristar dalam lima kali tatap muka.

Salah satu tujuannya untuk memberikan tambahan pengetahuan baru sekaligus pencerahan mahasiswa saat mengaplikasikan teori dan praktik pastry yang telah diajarkan di kelas dan membandingkannya dengan perkembangan bisnis pastry terkini yang dilakukan kalangan pabrikan (skala industri).

”Sehingga mahasiswa bisa memetik pelajaran dari model pembelajaran seperti ini demi menunjang karier mereka di masa mendatang pasca lulus kuliah,” tandas chef Otje, sapaan akrab Dosen Pastry Akpar Majapahit tersebut di Dapur Pastry 1, Lantai 2 Gedung Graha Tristar kepada kru www.culinarynews.info, belum lama ini.

Tidak hanya chef tamu dari ChefMate Chocolate, mahasiswa juga mendapatkan suntikan ilmu dari praktisi bisnis pastry (patisserie) yang lain, dan salah satunya adalah chef Riva. Dosen tamu yang sekaligus juga praktisi bisnis cookies hias berkarakter dari Audrya Cookies ini dhadirkan oleh pihak akademik untuk berbagi ilmu dengan mahasiswa Akpar Majapahit pada Rabu (13/04/2016). 

Kehadiran chef Riva di hadapan mahasiswa jurusan pastry ini selain untuk demo cara membuat cookies hias dengan aneka motif cantik untuk souvenir, juga berbagi ilmu bagaimana seputar kiat bisnisnya—sekalipun hanya dikerjakan di rumah— namun Audrya Cookies tetap eksis hingga sekarang. Dengan demikian, mahasiswa bisa memetik pelajaran dari model pembelajaran seperti ini demi menunjang karier mereka di masa mendatang pasca lulus kuliah.

Di hadapan mahasiswa, chef Riva mengungkapkan, secara umum cara membuat cookies hias seperti ini sudah diajarkan dosen di kelas. Karena itu, kehadirannya di hadapan mahasiswa untuk berbagi sekaligus mengingatkan kembali bagaimana cara membuat cookies hias berkarakter yang saat ini lagi trend di pasaran. 

”Dan diharapkan mahasiswa yang hadir dalam demo membuat cookies hias kali ini bisa memperoleh manfaat dan pengalaman baru yang barangkali belum diajarkan di kelas,” ujar chef Riva, yang saat demo membuat cookies hias itu melibatkan beberapa mahasiswa sebagai asisten dadakan.

Giliran selanjutnya adalah chef Jeffry Leonardo. Chef tamu yang sekaligus juga Technical Advisory dari Elmer Premium Chocolate dihadirkan di Dapur Pastry 1, selain untuk mendemontrasikan cara membuat Cake Decoration Glazing Spider (cake dengan dekorasi jaring laba-laba desain kekinian), juga berbagi info seputar eksistensi bisnis Elmer Premium Chocolate yang mengusung tagline Inspiring Innovation tersebut.

Di hadapan mahasiswa, chef Jeffry Leonardo mengungkapkan, secara umum cara membuat cake dengan hiasan aneka topping cantik seperti ini sudah diajarkan dosen di kelas. Karena itu, kehadirannya di hadapan mahasiswa untuk berbagi sekaligus mengingatkan kembali bagaimana cara membuat cake dengan dekorasi jaring laba-laba desain kekinian, yang saat ini lagi trend di pasaran. 

”Dan diharapkan mahasiswa yang hadir dalam demo membuat Cake Decoration Glazing Spider kali ini bisa memperoleh manfaat dan pengalaman baru yang barangkali belum diajarkan di kelas,” ujar chef Jeffry, sapaan akrabnya, Rabu (27/04/2016).

Kali ini giliran chef Meity Ambarsari dari Panzcake Cookies Surabaya, berbagi ilmu seputar teknik membuat Cake Decoration Madagaskar di Dapur Pastry 1, Rabu (25/05/2016). Menurut chef Meity, untuk pelapis Cake Decoration Madagaskar, pihaknya tidak menggunakan butter cream yang ekonomis (pasar kelas menengah bawah), melainkan fondant figurines dan royal icing (untuk menengah atas). Pasalnya, kalau memakai royal icing, maka Cake Decoration itu bisa awet (tahan lama) hingga tujuh hari.

Selain itu, cara handling royal icing lebih mudah karena bahannya lentur sehingga mudah dibentuk mengikuti bentuk cake yang akan dihias. Makanya, untuk praktik membuat Cake Decoration kepada mahasiswa, penggunaan fondant figurines dan royal icing memudahkan pengajaran dan praktik bagi mahasiswa. Sementara itu kalau untuk menghias cake memakai butter cream, selain ribet, mahasiswa juga harus banyak latihan lebih dulu agar trampil.

Tidak kalah penting dalam membuat Cake Decoration yang ciamik adalah dari aspek cake-nya sendiri. Pasalnya, ada cake yang dibuat dari bahan-bahan yang biasa atau standar –dengan pertimbangan ekonomis-- untuk melayani konsumen menengah bawah. Biasanya, cake dibuat sekadarnya (rasanya standar dan agak keras teksturnya) dan cake itu hanya dihias dengan butter cream.

Untuk melayani pasar kelas menengah, cake dibuat lebih empuk dan rasanya sudah diatas standar minimum. Sedangkan cake untuk market kelas atas, cake-nya dibuat dari bahan berkualitas, dicampur dengan buah-buahan kering, kacang mete dan memakai fondant figurines dan royal icing serta dekorasinya menggunakan hiasan yang semuanya bisa dimakan.

Chef tamu berikutnya adalah  chef Inna Thalib dari Inna Roti. Chef Inna Thalib berbagi ilmu cara menghias Donat Tower yang nge-trend sejak dua tahun terakhir. Inspirasi membuat Donat Tower karena konsumen sudah bosan dengan tampilan kue tart atau cake decoration untuk ulang tahun. Nah, bagi penggemar donat, pesta ulang tahunnya akan semakin bermakna jika dikado bingkisan berupa Donat Tower yang lain daripada biasanya.

Untuk membuat Donat Tower setinggi 50-60 cm, membutuhkan donat beriameter 8 cm sebanyak 60 biji donat dengan aneka topping cantik dan menarik dari barliner, choco nut, glazuur, cornflake, dan lain-lain.

”Bagi mahasiswa, cara membuat Donat Tower itu secara umum sudah dipelajari di kelas dan sudah diajarkan oleh dosen. Namun tidak ada salahnya jika saya juga berbagi resep membuat donat dari bahan kentang yang empuk dan cita rasanya enak.kepada mahasiswa,” kata chef Inna Thalib di Kelas Pastry 1, Lantai 2, Gedung Graha Tristar, Rabu (01/06/2016).

Giliran yang diundang pihak akademik adalah chef Topan Irianto. Chef tamu dari ChefMate Chocolate ini mendemontrasikan teknik membuat Mirror Glazing Cake Decoration ala Rusia (cake berkilau bak cermin desain kekinian) di hadapan mahasiswa jurusan Pastry Akpar Majapahit, Rabu (27/07/2016).

Pada kesempatan itu, Chef Topan mengungkapkan, secara umum cara membuat cake dengan hiasan aneka topping cantik seperti ini sudah diajarkan dosen di kelas. Karena itu, kehadirannya untuk berbagi sekaligus mengingatkan kembali bagaimana cara membuat cake berkilau bak cermin dengan dekorasi bulu ayam, mahkota bunga dan sarang lebah –dari bahan white chocolate produksi ChefMate Chocolate-- desain kekinian, yang saat ini lagi trend di pasaran. 

Diakuinya, jika saat ini lagi booming cake yang berkilau bak cermin. Tampilannya yang unik dengan lapisan cokelat, biru, pink, kuning atau merah yang mengkilap memang menampilkan hal baru di dunia baking. Awal populernya mirror cake itu terjadi karena kiprah wanita cantik dari Rusia yakni Olga Noskova, yang memamerkan hasil kreasinya.
 
Mirror cake sebenarnya dibuat dari sponge cake atau pound cake dan tart ulang tahun biasa. Hanya saja yang membuat beda cake tersebut adalah icing yang berkilau sehingga membuat tampilannya semakin glamour dan mengagumkan. Nah, ketika melihat kue itu terdapat bayangan, maka cake ini pun terkenal dengan sebutan mirror cake ala Rusia.

Mengingat banyaknya orang yang penasaran atas keberadaan mirror cake ini, Olga Noskova pun membeberkan rahasia terbentuknya icing cermin tersebut. Ini juga ditunjukkan chef  Topan kala menyiapkan icing mirror (lapisan mirror).

Cara membuat icing mirror atau lapisan mirror ini sangat mudah dan praktis. Ada pun bahan-bahan yang dibutuhkan adalah gelatin, air, sirup glukosa, gula, susu kental manis, air serta cokelat putih. Rahasia mengkilap bak cermin ternyata dari penggunaan gelatin di dalamnya.

Setelah chef Topan Irianto, kali ini giliran chef Giat yang presentasi di hadapan mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Konsentrasi Pastry Akpar Majapahit. Kehadiran chef tamu yang juga dari ChefMate Chocolate ini, selain untuk demo cara membuat Mango Matcha Cake  (cake berkilau desain kekinian), juga berbagi informasi seputar produk-produk dari ChefMate Chocolate.

Di hadapan mahasiswa, chef Giat mengungkapkan, secara umum cara membuat cake dengan hiasan aneka topping cantik seperti ini sudah diajarkan dosen di kelas. Karena itu, kehadirannya di hadapan mahasiswa untuk berbagi sekaligus mengingatkan kembali bagaimana cara membuat cake berkilau dengan dekorasi mahkota bunga dan daun –dari bahan white chocolate persembahan ChefMate Chocolate-- desain kekinian, yang saat ini lagi nge-trend di pasaran. 

”Dan diharapkan mahasiswa yang hadir dalam demo membuat Mango Matcha Cake  kali ini bisa memperoleh manfaat dan pengalaman baru yang barangkali belum diajarkan di kelas,” ujar chef Giat, saat demo membuat empat resep dari Mango Matcha Cake yakni Chocolate Chiffon Sponge, Green Tea Chocolate Glaze, Mango Jelly Agar dan Green Tea Chocolate Mousse.

Diakuinya, jika saat ini lagi booming cake yang berkilau bak cermin. Tampilannya yang unik dengan lapisan cokelat, biru, pink, kuning atau merah yang mengkilap. Dalam kesempatan kali ini pihaknya membagikan salah satu kreasi dari olahan chocolate mirror glaze original yang terbuat dari cokelat kepada mahasiswa. 

Untuk glazing cake cokelat menggunakan cokelat blok (Dark Chocolate), sedangkan untuk membuat resep blue dan pink glazing cake digunakan cokelat putih (White Chocolate) merek ChefMate Chocolate produksi PT Ares Kusuma Jaya.
Penggunaan cokelat putih ini untuk menyamarkan warna cokelat bubuk. Jadi mahasiswa dapat belajar mengkreasikan dengan pewarna makanan sesuai pilihan seperti merah, kuning, ungu, biru, putih, hitam, hijau toska, coklat, pink (merah muda) dan warna lainnya sesuai selera.
Dalam kesempatan itu, chef Giat berbagi ilmu cara membuat hiasan motif bunga dan daun untuk mempercantik dekorasi topping-nya White Chocolate Creamy Cake. Selain itu, mahasiswa juga diajarkan bagaimana membuat chocolate stick, guna mempercantik penampilan Mango Matcha Cake.

Selanjutnya giliran 11 orang mahasiswa Advanced Pastry Class --D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Konsentrasi Pastry (Patisserie), mendapatkan tambahan pengetahuan tentang teknik membuat aneka desain entremet dari chef tamu Jeffry Leonardo, praktisi bisnis cake decoration, di Dapur Pastry 2 Kampus Akpar Majapahit.

Kehadiran chef Jeffry di hadapan mahasiswa Advanced Pastry Class  ini mengajarkan delapan resep cara membuat entremet (cake berlapis dengan dekorasi dan hiasan aneka topping yang mengkilap desain kekinian).

Secara umum cara membuat entremet dengan hiasan aneka topping cantik seperti ini sudah diajarkan dosen di kelas. Karena itu, kehadirannya di hadapan mahasiswa untuk berbagi ilmu sekaligus mengingatkan kembali bagaimana cara membuat entremet dengan dekorasi nan cantik desain kekinian, yang saat ini lagi trend di pasaran. 

Sementara itu pada Jumat (25/11/2016) siang, kampus Akpar Majapahit kedatangan tamu istimewa dari 450* Pizzaioli Bandung, untuk mendemonstrasikan kepiawaiannya dalam membuat pizza secara akrobatik di hadapan undangan dan mahasiswa di lobi Gedung Graha Tristar Surabaya. 

Kehadiran chef Kamal dan chef Agung dari 450* Pizzaioli Bandung dan krunya ke Surabaya atas undangan Direktur Akpar Majapahit Ir Juwono Saroso MM. Selain diminta mendemonstrasikan keahliannya dalam membuat pizza secara akrobatik, mereka juga berbagi ilmu dengan mahasiswa tentang cara membuat kreasi pizza dengan aneka topping yang lezat sehingga mengundang selera makan.

Pizza hasil kreasi 450* Pizzaioli Bandung memiliki sejumlah topping antara lain jamur, lumut, cumi-cumi, kikil sapi, daging sapi, daging ayam, ikan laut. Namun dalam demo kali ini, chef Kamal dan chef Agung berbagai ilmu cara membuat pizza dengan topping dari jamur, lumut, cumi-cumi dan kikil sapi.

Untuk mempercepat pembuatan pizza itu sendiri, pihak 450* Pizzaioli sudah menyiapkan adonan roti pizza sehari sebelum pelaksanaan demo masak pizza dihelat di hadapan undangan, mahasiswa dan segenap civitas akademika Akpar Majapahit.
 
Dalam demo membuat kreasi pizza dengan aneka topping, tim dari 450* Pizzaioli Bandung juga sudah menyiapkan peralatan seperti wooden fire oven yang berbentuk dome (mirip rumah orang Eskimo) yang dilengkapi pengontrol suhu, rak dan meja untuk demo membuat pizza sehari sebelumnya.

Dome untuk mengoven pizza itu dijaga suhunya pada kisaran 400-450 *C dengan lama pemanggangannya selama dua menit dengan menutup pintu oven. Kemudian pizza itu dibalik untuk dioven lagi selama setengah menit, maka pizza yang sudah matang tersebut baru diangkat dan dipindahkan ke piring datar.

”Sebelum dihidangkan, pizza yang berada di atas piring itu dipotong menjadi 4, 6 atau 8 bagian sesuai selera,” tandas chef Kamal kepada undangan dan mahasiswa Akpar Majapahit yang memenuhi lobi Gedung Graha Tristar.

Nah, Anda tertarik belajar membuat Aneka Kreasi Produk Pastry, silakan menghubungi Tim Marketing Akpar Majapahit, Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-5, 085733691648, 082330853725, PIN BB 28CCC1E0, sekarang juga. (ahn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar