twitter

Pages

Sabtu, 05 November 2016

Mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Sidang Pra Skripsi Gelombang XI



Demi Raih Gelar Ahli Madya Pariwisata dari Akpar Majapahit

Sembilan Mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Sidang Pra Skripsi Gelombang XI di Graha Tristar

SIDANG ujian pra skripsi pada masa injury time menjelang pelaksanaan wisuda diselenggarakan pada Rabu (02/11/2016). Sebanyak sembilan mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit, mengikuti sidang pra skripsi gelombang XI di Lantai 4 Gedung Graha Tristar Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya.


Sidang ujian pra skripsi ini merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh setiap mahasiswa, baik Prodi UPW maupun Prodi Perhotelan, sebelum meraih gelar akademik Ahli Madya Pariwisata (AMd.Par) dari Akpar Majapahit.

Sembilan mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit itu adalah Muhammad Reza Anshari, Rani Anindita, Cahyani Safitri, Jeremy Sammy Gilbert G, Jeansye Yacoba Mumpel, Sepstia Hadiyanti, Ryan Halim, Agung Budidharma, dan Naomi Berlian.

Sesuai perencanaan pihak Akademik, lima mahasiswa yakni Muhammad Reza Anshari, Rani Anindita, Cahyani Safitri, Jeremy Sammy Gilbert G., dan Jeansye Yacoba Mumpel diuji oleh Hedy Wahidin Saleh SH, MBA, MSi.Par dan Effendi M.Pd., di ruang sidang satu.

Sedangkan ujian pra skripsi di ruang sidang dua, empat mahasiswa lainnya yakni Sepstia Hadiyanti, Ryan Halim, Agung Budidharma dan Naomi Berlian diuji oleh R. Paulus W. Soetrisno M.Par dan Agus Sudharsono M.Par.

Di ruang sidang satu, mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit yang mendapat giliran pertama untuk mempresentasikan laporan pra skripsinya adalah Muhammad Reza Anshari. Reza, sapaan akrabnya, memaparkan laporan pra skripsinya yang berjudul Upaya Memanfaatkan Produk Sisa Kitchen Pastry di Swiss Bell Inn Hotel Samarinda  di hadapan dua orang dosen penguji, Hedy W. Saleh dan Effendi.

Sebelum maju sidang ujian, pria kelahiran Samarinda itu mendapatkan support langsung dari Bambang Sutrisno ST.Par, salah satu dosen pembimbing, serta rekan sejawat dari Prodi Perhotelan yang menunggu giliran maju ujian pra skripsi gelombang XI.

Dalam kesempatan itu, Bambang Sutrisno yang juga Kabag BAAK Akpar Majapahit memberikan arahan dan pembekalan kepada mahasiswa sebelum maju ujian, bagaimana mempresentasikan laporan pra skripsi yang baik, etika dalam menjawab pertanyaan dosen penguji dan tetap tersenyum sekalipun penulisannya itu dikritisi dosen penguji.

Setelah Muhammad Reza Anshari, giliran Rani Anindita yang dipanggil Panitia untuk memasuki ruang sidang ujian pra skripsi di Lantai IV Gedung Graha Tristar Surabaya. Rani, demikian ia disapa, pada sidang, Rabu (02/11/2016) lalu, mempresentasikan laporan pra skripsinya berjudul Penerapan Sanitasi dan Hygiene Pengelolaan Dapur terhadap Mutu Produk Masakan di Restaurant Java Paragon Hotel & Residence Surabaya.

Dalam penyusunan laporan pra skripsinya itu, Rani dibimbing oleh Agus Sudharsono M.Par dan Bambang Sutrisno ST.Par. Perempuan cantik kelahiran Surabaya 1994 silam itu mengaku lega setelah mempresentasikan laporan pra skripsinya di hadapan dua dosen penguji. 

”Rasa capai saya menyusun laporan pra skripsi ini  terbayar lunas usai ujian ini, meski tulisan saya harus direvisi demi sempurnanya penulisan laporan pra skripsi tersebut,” ujar mahasiswi D3 Perhotelan Akpar Majapahit tersebut.

Selanjutnya yang mendapat giliran maju ke ruang sidang adalah Cahyani Safitri. Fitri, demikian mahasiswi ini biasa disapa, mempresentasikan laporan pra skripsinya yang berjudul Pengaruh Suhu Pemanasan terhadap Kualitas Roti di Boeagoes Bakery Tuban di hadapan dosen penguji.

Untuk menyusun laporan tersebut, mahasiswi kelahiran Lamongan ini dibimbing Otje Herman Wibowo SE, M.Par dan Kristian Faskahariyanto ST.Par. ”Demi menyelesaikan laporan pra skripsi itu, saya butuh waktu lima bulan lebih sejak pengajuan judul proposal sampai disetujui oleh dosen pembimbing, sebelum maju sidang ujian 02 November 2016,” terang Fitri kepada kru www.culinarynews.info.

Setelah Cahyani Fitri, giliran yang maju sidang pra skripsi adalah Jeremy Sammy Gilbert G. Mahasiswa yang akrab disapa Jeremy ini mempresentasikan laporan pra skripsinya berjudul Sistem Pengolahan Bahan Baku Pastry dalam Upaya Mempertahankan Standar Kualitas di Hotel Grand Allison Jayapura di hadapan dosen penguji.

Dalam menyusun laporan pra skripsinya itu, laki-laki kelahiran Surabaya ini dibimbing R. Paulus W. Soetrisno, M.Par dan Bambang Sutrisno ST.Par. ”Dalam kesempatan ini, saya berterima kasih atas support kedua dosen pembimbing, sehingga laporan ini bisa saya selesaikan pada masa injury time jelang wisuda akhir bulan ini. Sementara observasi penelitian ini saya lakukan di Jayapura (Papua),” ungkap Jeremy, mahasiswa D3 Perhotelan Angkatan 2013/2014.

Terakhir mahasiswa yang dipanggil Panitia maju ujian di ruang sidang satu adalah Jeansye Yacoba Mumpel. Jeansye, sapaan akrabnya, mempresentasikan laporan pra skripsinya berjudul Cara Penyimpanan Bahan di Kitchen Pastry dalam Meningkatkan Kualitas Bahan yang ada di Java Paragon Hotel & Residence Surabaya di hadapan dua dosen penguji.

Selama menyusun laporan pra skripsinya tersebut, perempuan berkulit kuning  kelahiran Surabaya, 1990 silam itu, dibimbing oleh R. Paulus W. Soetrisno M.Pr dan Imania Ayu Wulandari ST.Par.

Sementara itu di ruang sidang dua, mahasiswa yang dipanggil kali pertama untuk maju sidang ujian pra skripsi adalah Sepstia Hadiyanti. Gadis manis kelahiran Amin Jaya (Pangkalan Bun, Kalteng), 1993 silam tersebut, mempresentasikan laporan pra skripsinya berjudul Pengaruh Inovasi Produk Pastry terhadap Tingkat Penjualan di Novale Cake Shop, di hadapan dosen penguji R. Paulus W. Soetrisno M.Par dan Agus Sudharsono M.Par.

Setelah Sepstia Hadiyanti, giliran mahasiswa yang maju sidang pra skripsi adalah Ryan Halim. Ryan, sapaan karibnya, mempresentasikan laporan pra skripsinya yang berjudul Pengaruh Penggunaan Sifter (Alat Pengayakan Bahan Kering) terhadap Kualitas Cake di Papa’s Limoncella Cake & Resto Kuta Bali, di hadapan dua dosen penguji.

Dalam menyiapkan laporan hingga tersusunnya penulisan pra skripsinya tersebut, Ryan Halim, mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit itu dibimbing oleh Otje Herman Wibowo SE, M.Par dan Bambang Sutrisno ST.Par.

Usai Ryan Halim mempresentasikan laporan pra skripsinya, sekarang giliran Agung Budidharma yang diundang Panitia untuk maju ke ruang sidang dua. Pria hitam manis kelahiran Jakarta 1987 silam itu memaparkan laporan pra skripsinya berjudul Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemasaran Produk Makanan di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel di hadapan dosen penguji.

Pada kesempatan ini, Agung Budidharma menyampaikan ucapan terima kasih atas support dan arahan dosen pembimbingnya yakni Dewi Mariyanah M.Par dan Hardita Kusdharyanto, M.Par, yang tiada henti memotivasi dirinya sehingga bisa menyelesaikan tulisan ini dan maju sidang pra skripsi di masa injury time.

Mahasiswa terakhir yang memenuhi panggilan Panitia maju sidang pra skripsi adalah Naomi Berlian. Dara manis berkulit kuning itu mempresentasikan laporan pra skripsinya berjudul Pengaruh Kelengkapan Uniform terhadap Hygiene dan Sanitasi Makanan di Kitchen Pavillion Hotel JW Marriott Surabaya di hadapan dua orang dosen penguji.

Selama menyusun laporan pra skripsinya tersebut,  perempuan kelahiran Surabaya, 1996 silam itu, dibimbing oleh Dewi Mariyanah M.Par dan Imania Ayu Wulandari ST.Par. Dukungan kedua pembimbing tersebut memotivasi dirinya untuk menuntaskan laporan pra skripsi hingga memasuki masa injury time  jelang wisuda akhir bulan ini.

Usai ujian pra skripsi gelombang XI tersebut, sembilan mahasiswa D3 Akpar Majapahit diberi pengarahan oleh pihak Akademik seputar persiapan wisuda termasuk biayanya yang dipatok Rp 2,5 jutaan per orang (besarannya seperti tahun lalu). Biaya wisuda itu antara lain untuk pengadaan baju toga, ijazah, sertifikat kelulusan D3, sertifikat D1 dan D2, serta transkrip nilai.

”Sampai posisi awal November 2016 ini, pihak Akademik mencatat sekitar 135-an orang mahasiswa yang akan diwisuda bareng pada acara Rapat Senat Terbuka Akpar Majapahit di Hotel Bumi Resort Surabaya pada 26 November 2016 mendatang,” pungkas Bambang Sutrisno kepada kru www.culinarynews.info, di sela sidang ujian pra skripsi, kemarin.

Anda tertarik dengan aneka kegiatan di kampus Akpar Majapahit dan ingin mendaftarkan diri sebagai mahasiswa baru di kampus tersebut, silakan menghubungi Divisi Marketing Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 8480821-22, sekarang juga. (ahn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar