twitter

Pages

Jumat, 30 September 2016

Peneliti Tristar Institute Sukses Kembangkan Bumbu Kikil, Kare dan Rawon Bubuk Instan



Menangkap Besarnya Peluang Bisnis Bumbu Instan

 Trio Peneliti Tristar Institute Berhasil Kembangkan Bumbu Kikil, Kari dan Rawon Bubuk Siap Saji

BELAKANGAN ini perkembangan dunia kuliner membuka peluang usaha yang lain, seperti pembuatan bumbu instan. Permintaan yang terus meningkat, memungkinkan pemain baru mencicipi gurihnya bisnis bumbu siap saji. Proses memasak yang cepat juga harus dilakukan pengusaha kuliner atau pemilik restoran untuk memuaskan pelayanan pelanggannya.

Maklum, memasak dalam jumlah besar biasanya membutuhkan waktu relatif lama. Padahal, jam makan pengunjung restoran sangat terbatas. Ditambah lagi untuk menghemat waktu dan tenaga, ibu-ibu rumah tangga dan juru masak lebih mengandalkan bumbu siap saji (bumbu instan). Apalagi, hasil masakan dari bumbu-bumbu ini tak kalah sedap dibanding bila diracik sendiri.

Bumbu kering (berbentuk bubuk) yang berasal dari rempah bisa dibuat sendiri di rumah dan cara membuatnya juga relatif mudah. Nah, daripada membeli di pasaran, bumbu kering dari rempah sebaiknya dibuat sendiri karena kualitas dan kebersihannya lebih terjaga.

Berangkat dari pemikiran itu, maka trio peneliti dari Tristar Institute, Lydia Nursanti AMd.Par, Ir Indah Fitriana dan chef Haris Suseno, pada pekan terakhir bulan September 2016, sukses mempersembahkan bumbu kikil, kari dan rawon dalam bentuk bubuk siap saji, setelah melalui serangkaian percobaan di Laboratorium Praktik Tristar Institute Jl. Raya Jemursari No. 234 Surabaya.

Rempah seperti kayu manis, pala bubuk, cengkih, ketumbar ataupun lada bisa dengan mudah dibuat bumbu instan. Kebanyakan rempah memiliki sifat kering sehingga bisa dengan mudah dibuat bumbu kering siap saji, karena cukup dihaluskan saja menggunakan blender atau bisa juga pakai food processor.

Meskipun terlihat hanya dihaluskan, tapi ada teknik khusus yang harus dilakukan agar aroma dan rasa rempah lebih keluar. Supaya aromanya keluar maksimal, sangrai dulu rempah yang akan dihaluskan.

Cara yang benar untuk membuat bumbu bubuk sendiri, yakni dengan menyangrai bumbu hingga harum dan aroma rempahnya keluar, lalu tunggu hingga bumbu benar-benar dingin.Langkah selanjutnya yakni menghaluskan bumbu menggunakan bantuan blender. Proses hingga halus, jika perlu lakukan penyaringan agar bubuk yang didapatkan lebih halus. Jika sudah menjadi bubuk, sebaiknya simpan di dalam wadah kedap udara dan letakkan di tempat yang kering.

Berikut proses pembuatannya:
Cara membuat Bumbu Dasar:
1. Haluskan semua bahan kecuali gula dan minyak untuk menumis, hingga halus benar.
2. Panaskan minyak untuk menumis, tumis bumbu sampai harum dan matang. Masukkan gula, tumis sebentar, angkat dan dinginkan.
3. Masukkan ke dalam toples, siap digunakan.
4. Bumbu dasar bisa disimpan dalam kulkas selama tiga bulan. Jika ingin memasak, ambillah sedikit dan masukkan bumbu tambahan lain seperti daun salam, daun pandan, atau daun jeruk.

Bumbu Dasar Merah
Bahan:
Cabai merah (buang bijinya), bawang merah, bawang putih, tomat, terasi, gula pasir, garam, minyak goreng (saat mem-blender), dan minyak goreng saat menumis. Bumbu ini cocok untuk memasak nasi goreng, sambal goreng (ditambah lengkuas, salam, dan santan), dan lain-lain.

Bumbu Dasar Putih
Bahan:
Bawang merah, bawang putih, kemiri, lengkuas dirajang halus, garam, gula pasir, minyak goreng (untuk mem-blender), minyak goreng untuk menumis. Bumbu ini cocok untuk makanan berwarna, misalnya rawon, semur, bisa juga untuk tumisan, mie goreng, dan oseng-oseng.

Bumbu Dasar Kuning
Bahan:
Kemiri, bawang putih, bawang merah, kunyit, jahe,  lengkuas, lada bubuk, garam, gula pasir, minyak untuk mem-blender, minyak untuk menumis. Bumbu ini misalnya untuk macam-macam soto, pesmol, acar, terik daging, sampai bumbu ayam goreng dan mie goreng.

Bumbu Dasar Oranye
Bahan
Cabai merah buang biji, jinten, adas manis bubuk, ketumbar bubuk, kemiri, gr bawang putih, bawang merah, kunyit, jahe, lengkuas, lada bubuk, garam, gula pasir, minyak goreng untuk mem-blender, dan minyak untuk menumis. Bumbu ini untuk kari, gulai, rendang, dan macam-macam masakan yang berwarna oranye.

Sukses trio peneliti dari Tristar Institute mengembangkan bumbu instan siap saji ini melengkapi keberhasilan sebelumnya, di mana dua peneliti mudanya, Lydia Nursanti dan Indah Fitiana berhasil mempersembahkan kaldu ayam dan kaldu daging sapi bubuk yang tidak kalah dari produk pabrikan seperti Knoor, Royco atau Masako.

Bumbu siap saji persembahan trio peneliti Tristar Institute ini juga diapresiasi oleh Presdir Tristar Group Ir Juwono Saroso MM. Salah satu tiga bumbu instan itu, yakni bumbu rawon langsung diaplikasikan dengan membuat masakan rawon di Dapur Uji Tristar Institute Surabaya. Hasilnya memang luar biasa. Wow…, citarasa masakan rawonnya benar-benar sedap, nikmat dan bikin lidah bergoyang!

Anda tertarik dengan inovasi cerdas ini, silakan merapat saja ke Tristar Institute  Jl Raya Jemursari 234 atau datang Kampus Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, untuk mengikuti pelatihan membuat bumbu siap saji hasil kreasi Divisi Teknologi Pangan Tristar Institute. (ahn)


Kampus Tristar Institute, ada di:
Tangerang || Jl. Pahlawan Seribu – Raya Serpong Ruko BSD Sektor 7 Blok RL 31-33
Telp. 021-5380668, 0813 3656 3094, 081232539310, 081217929008,  PIN. D34223AE

Bogor || Jl. Bina Marga No. 19
Telp : 0251-8574434, 081217929008, 082231372022, Pin BB : 53B4EFD8, 2A6A1F4E

Surabaya || Jl. Raya Jemursari 244
Telp. 031-8433224, 0813 5786 6283, PIN. 2B517ECB

Surabaya || Jl. Raya Dukuh Kupang 157B
Telp. 031-8480821-22, 0812 1618 1016, PIN. 25D164CF

Surabaya || Jl. Raya Kaliwaron 58 -60
Telp. 031-5999593, 0822 3005 9993

Kota Batu || Jl. Bukit Berbunga No. 10
Telp. 0341-3061525, 0812 3253 9310, PIN. D34223AE


Tidak ada komentar:

Posting Komentar