twitter

Pages

Minggu, 20 Maret 2016

Mahasiswa Tristar Institute Kaliwaron Ujian Praktik Culinary dan Pastry



Ujian Kompetensi Profesi di Industri Perhotelan 

52 Mahasiswa Tristar Institute Kaliwaron Ujian Praktik Membuat Appetizer dan Adonan Berlapis Kreasi Indonesia Modern

SEBANYAK 52 mahasiswa D2 Tristar Institute Kaliwaron jurusan Culinary dan Pastry mengikuti ujian kompetensi profesi di kampusnya Jl. Kaliwaron No. 56-58 Surabaya selama empat hari, terhitung mulai Kamis (170/3/2016), Jumat (18/03/2016), Sabtu (19/03/2016) dan Senin (21/03/2016).

Untuk ujian kompetensi profesi Culinary triwulan I Tahun 2016 diikuti 30 mahasiswa (kelas pagi dan siang), sedangkan ujian kompetensi profesi Pastry triwulan I tahun 2016 diikuti 22 mahasiswa (kelas pagi).

Branch Manager Tristar Institute Kaliwaron Sunarhadi mengatakan, pada triwulan I Tahun 2016, Tristar Institute Kaliwaron menghelat ujian kompetensi profesi Culinary dan Pastry yang diikuti 52 mahasiswa. Untuk kelas pagi dan siang jurusan Culinary ada 30-an mahasiswa yang mengikuti ujian, sedangkan kelas pagi jurusan Pastry tercatat 22 mahasiswa yang mengikuti ujian.

Ujian kompetensi profesi untuk mahasiswa jurusan Culinary kali ini mengusung tema appetizer (makanan pembuka) dengan bahan ikan laut atau ikan air tawar. Appetizer yang dibuat mahasiswa jurusan Culinary ini harus mengandung unsur empat sehat lima sempurna.

Untuk ujian masak membuat appetizer ini waktunya dibatasi selama dua jam, sejak persiapan bahan hingga makanan tersebut disajikan di meja guna dinilai oleh tiga anggota tim penguji yang terdiri dari Chef Afi Yasak, Chef Alexandro (Andre) dan Trully Nugroho. Penilaiannya meliputi tampilan, kreativitas, tekstur dan rasa.


Sementara itu, 22 mahasiswa jurusan Pastry yang mengikuti ujian kompetensi profesi bidang pastry mengangkat tema adonan berlapis kreasi Indonesia modern.  Dalam ujian praktik ini disediakan waktu sekitar empat jam, sejak persiapan bahan hingga menyajikan kue hasil kreasinya masing-masing di meja penilaian. Untuk selanjutnya hasil kreasi mahasiswa itu dinilai oleh tiga anggota tim penguji. Tim penguji itu terdiri dari Chef Afi Yasak, Chef Alexandro dan Trully Nugroho.

Ujian praktik Culinary pada Jumat (18/03/2016) pagi, empat mahasiswa kelas pagi jurusan Culinary, yakni Nahlida Adelina Savitri, Raniyah, Rohmatul Chasanah dan Syifa Abdillah Alaydrus  sudah prepare di meja masing-masing di dapur Culinary Tristar Institute Kaliwaron.

Nahlida Adelina Savitri membuat appetizer dengan nama Salmon Vegecanay, sedangkan Raniyah mengangkat produk masakan kesukaannya dengan titel Panfried Snapper with Bechamel Sauce Thai Salad, Rohmatul Chasanah membuat appetizer dengan nama Smoke Patin with Tausi Sauce and Mix Vegetable. Sementara itu, Syifa Abdillah Alaydrus membuat produk andalannya dengan titel Gurami Sambal Bangkok with Mix Salad.



Di dapur pastry Tristar Institute Kaliwaron, lima mahasiswa jurusan Pastry juga sudah prepare mengikuti ujian bertema adonan berlapis kreasi Indonesia modern. Lima orang mahasiswa itu adalah Meyliana P. Lopez membuat Chicken Serraded Puff, Grasella Tifanny Yandra membikin produk kesukaannya yang diberi nama Puff Sarory Mackarel Tuna.

Sedangkan Ahlam Zaky Baraja membuat produk andalannya dengan titel Lalampa in Puff (bahannya dari ikan tengiri), Bella Anasthasia membikin resep kebanggaannya dengan nama Savory Beef Puff dan Nur Annisa Kinanti dalam ujian kali ini fokus membuat Chicken Sweet Soy Puff.

Masih menurut Koh Hadi, sapaan akrab Sunarhadi, ujian kompetensi profesi yang diikuti mahasiswa jurusan Culinary dan Pastry Tristar Institute Kaliwaron ini disesuaikan dengan kebutuhan di industri perhotelan. Dengan mengacu pada standar hotel berbintang, diharapkan mahasiswa yang mengikuti ujian di dapur pastry maupun culinary menjadi terbiasa dan tidak canggung saat terjun di industri perhotelan yang sebenarnya.

”Secara umum apa yang telah ditunjukkan mahasiswa saat ujian praktik kompetensi profesi culinary dan pastry selama empat hari di dapur ujian kampus Tristar Institute Kaliwaron, kami optimistis jika lulus nanti maka mereka betul-betul siap kerja di industri perhotelan dan pariwisata,” tandas Koh Hadi, yang juga alumni D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit ini. (ahn)





Tidak ada komentar:

Posting Komentar