twitter

Pages

Senin, 07 Maret 2016

Kisah Perjalanan Farah dan Prima, Tim Marketing Akpar Majapahit

Kisah Perjalanan Farah dan Prima, Tim Marketing Akpar Majapahit

Keliling Jatim, Ramaikan Gelaran Expo Pendidikan, Kenalkan Keunggulan Kampus Akpar Majapahit


SEPAK terjang Farah Fina dan Prima Ayu Aldilla, Tim Marketing Akpar Majapahit jelang penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2015/2016 memang layak diapresiasi.

Bagaimana tidak, duet maut anggota Tim Marketing Akpar Majapahit ini terbukti ampuh dalam menyosialisasikan berbagai keunggulan Kampus Akpar Majapahit kepada siswa dan orang tua/wali murid saat meramaikan gelaran Expo Pendidikan di Madura.

Expo Pendidikan yang dihelat Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) di Bangkalan, Sampang dan Sumenep, Madura pada 24-28 Januari 206 lalu itu, Akpar Majapahit juga melibatkan dua mahasiswa yakni Randy Christianto dan Ryan Lonardi untuk tampil dalam demo masak di hadapan siswa, orang tua dan pengunjung pameran.

Aksi atraktif mahasiswa saat demo masak tersebut berhasil memukau pengunjung pameran yang diselenggarakan MGBK se-Madura sehingga stand Akpar Majapahit dibanjiri pengunjung.

Dua orang chef yunior andalan Akpar Majapahit ini mendemonstrasikan bagaimana masak ayam cabe garam yang pedas-pedas enak rasanya. Menariknya, masakan mahasiswa tersebut bisa langsung dicicipi para pengunjung di stand Akpar Majapahit.

Tidak hanya memasak ayam cabe garam, mahasiswa juga demo masak chicken roll galatine. Masakan istimewa ini juga bisa dinikmati pengunjung yang datang ke stand Akpar Majapahit.

Nah, saat pengunjung mulai berdatangan dan memadati area stand Akpar Majapahit, Tim Marketing Akpar Majapahit yang dipandegani Farah Fina dan Prima Ayu Aldilla, langsung berbagi tugas membagikan brosur serta menjelaskan berbagai keunggulan Program Studi (Prodi) D3 Perhotelan dan Usaha Perjalanan Wisata (UPW).

Akpar Majapahit sendiri punya kampus megah dan mewah (Gedung Graha Tristar) di Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya. Di kampus itu, tersedia berbagai sarana prasarana belajar mengajar standar hotel berbintang, mulai dapur pastry, dapur culinary, lab. komputer, lab. bahasa, ruang kelas ber-AC dan dilengkapi fasilitas free Wi-Fi hingga café dan store yang menyediakan kebutuhan praktik mahasiswa.

Selain road show di Madura, Farah dan Prima juga menghadiri Expo Pendidikan yang dihelat MGBK Lamongan (5-6/1/2016), MGBK Trenggalek (7/1/2016), MGBK Kediri (8/1/2016) dan MGBK Probolinggo (9/1/2016).

Dari rangkaian Expo Pendidikan di beberapa kota itu, menurut Farah Fina, ada satu yang menarik yakni kala stand Akpar Majapahit di Hotel Hayam Wuruk disambangi Bupati Trenggalek yang baru, Emil Elestianto Dardak beserta jajarannya.

Selama road show di Lamongan, Trenggalek, Kediri dan dipungkasi di Probolinggo, Tim Marketing Akpar Majapahit juga mengajak mahasiswa, Inas Salsabila Tandi, untuk mendemonstrasikan kepiawaiannya dalam memasak kung pao chicken di hadapan pengunjung pameran. Jadwalnya yang ketat betul-betul menguras tenaga.

Nah, setelah bersusah payah menyukseskan Expo Pendidikan di tiga kota di Madura dan road show di empat kota lainnya di Jatim, tibalah saatnya bagi Tim Marketing Akpar Majapahit yang terdiri dari Farah, Prima, serta dua mahasiswa, yakni Randy dan Ryan, untuk menikmati acara bebas (free time) dengan mengunjungi objek wisata Pulau Gili Labak di Kabupaten Sumenep, Madura.

Keunikan Pulau Gili Labak dengan pasirnya yang putih dan air lautnya yang jernih itu harus ditempuh sekitar 1,5-2 jam perjalanan dengan memakai perahu tempel. Di perairan  Pulau Gili Labak, pengunjung bisa menikmati jernihnya air laut di pantai Pulau Gili Labak, juga bisa berolahraga menyelam (diving).  

Setiap pengunjung ke Pulau Gili Labak dikenai biaya Rp 100 ribu per orang, untuk ongkos transportasi pergi pulang, sewa peralatan selam, baju pelampung dan kaca mata diving sedangkan retribusi masuk objek wisata Gili Labak dikenai Rp 5000 per orang.

Wow keren…, pantai Gili Labak memang luar biasa. Selain pantainya indah, juga pasirnya putih banget dan air lautnya pun benar-benar jernih sehingga aneka jenis biota laut bisa dilihat dengan mata telanjang. Hari itu kami berempat betul-betul menikmati refreshing di pantai,” seru Prima Ayu Aldilla, ibu muda ini.

Betul-betul sebuah perjalanan luar biasa. Setelah sekian hari berpacu dengan ketatnya jadwal Expo Pendidikan di Madura, begitu menikmati keindahan Pulau Gili Labak, beban berat di pundak itu terasa ringan kembali. Jadi sayang kalau sampai dilewatkan begitu saja saat Anda berkunjung ke Kabupaten Sumenep, Madura. My Trip, My Adventure….. (ahn)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar