twitter

Pages

Senin, 25 Januari 2016

Mahasiswa D3 Akpar Majapahit Jemursari Gelar MKK Terpadu Jilid II






Mahasiswa D3 Akpar Majapahit Jemursari Gelar MKK Terpadu Jilid II

Buka Resto & Café Takashijawa, Selenggarakan Semi Fine Dining

SETELAH menunggu hampir tiga pekan pasca liburan Natal dan Tahun Baru 2016, Akademi Pariwisata (Akpar) Majapahit Jemursari resmi menghelat Mata Kuliah Keahlian dan Ketrampilan (MKK) Terpadu di Kampus Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya pada Sabtu (23/01/2016) malam.

Agenda kegiatan kemahasiswaan ini merupakan tindak lanjut dari gelaran sejenis yang dihelat civitas akademika Akpar Majapahit Jemursari pada pertengahan Desember 2015 lalu atau dua pekan sebelum memasuki liburan akhir tahun berdasarkan kalender akademik.

Ditemui kru www.culinarynews.info di lobi kampus Akpar Majapahit, Panitia MKK Terpadu Jilid II Prana Dwi Wardhana mengatakan, dalam pelaksanaan Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKM) Resto & Café, pihaknya mengangkat pesta Jamuan Makan Malam Semi Fine Dining bukan Fine Dining. Mengusung masakan dengan memadukan dua budaya, Jepang dan Jawa (Takashijawa). Demi suksesnya acara, panitia melibatkan 22 mahasiswa D3 Akpar Majapahit Jemursari.

Di  Resto & Café Takashijawa yang mengusung tagline: we offer non ordinady Japanese cuisine menyediakan dua set menu. Menu Set A meliputi Tempura (Appetizer), Miso Soup (Soup), Yakitori atau nasi plus sate ayam bumbu krengsengan kecap (Main Course) dan free drink.

Sedangkan Menu Set B meliputi Ekkado atau siomay goreng plus salad Jepang (coleslow), Miso Soup, Omurice (nasi goreng Jepang dibungkus telor dadar dengan bumbu rawon) dan free drink. Harga per paket lengkap dipatok Rp 35.000, sudah termasuk welcome drink berupa Lemon Grass Ice (es sereh).

Untuk penyediaan food product, Chef Della, sapaan akrab Adeline Nadya Daniel bertangggung jawab penuh dengan dibantu enam mahasiswa antara lain Kevin GBT, Cicilia, Veronika Sutopo, Putri Purnama Sari, Jeffrie Mintorogo.

Khusus layanan bar, yang dipandegani Agus J. Mulyana, melibatkan tiga mahasiswa yakni Ananda, Ridho dan Silvy. Ketiga kru bar ini bahu membahu menyediakan lemon grass ice dan aneka mocktail kepada tamu dan undangan yang hadir pada jamuan makan malam.

Sementara itu, untuk Service dan Etiket yang di-handle Maftucha melibatkan 13 mahasiswa. Dari 13 mahasiswa D3 itu, untuk door man yang mengenakan pakaian tradisional Jepang dipercayakan kepada Evelina dan Frezia Revanelli, sedangkan bagian penyaji makanan dan pencatat order ditangani 11 mahasiswa sisanya seperti Prana Dwi Wardhana, Sentia Sien, Allan Sidharto, Orlando Dwijaya dan yang lain.

Respons mitra kerja pihak kampus (umum) dan mahasiswa untuk menyukseskan MKK Terpadu Jilid II ini luar biasa. Dari target tamu (undangan) 70 orang, sudah di-booking 60 kursi yang artinya  90 persen kursi terjual. Khusus untuk mahasiswa, selain didukung mahasiswa Akpar Majapahit Jemursari, juga rekan-rekan dari Akpar Majapahit Kaliwaron telah memesan 15 kursi.

”Saya dan panitia yang lain memberi apresiasi tinggi atas dukungan rekan-rekan dari Jemursari maupun Kaliwaron yang menghadiri jamuan makan malam di Resto & Café Takashijawa Sabtu (23/01/2016) malam,” kata Prana mendampingi Asisten Direktur III Bidang Kemahasiswaan Akpar Majapahit Maftucha Dipl.Hot., SE. M.Par di lobi kampus.

Sementara itu, kepada kru www.culinarynews.info, Maftucha menambahkan, penyelenggaraan program Mata Kuliah Keahlian dan Ketrampilan (MKK) Terpadu Jilid II ini menghelat Jamuan Makan Malam (Semi Fine Dining) yang memadukan masakan Jepang dan Jawa di Resto & Café Takashijawa dan  Discothique seperti MKK Terpadu Jilid I yang sukses dilaksanakan di Akpar Majapahit Kaliwaron akhir Oktober 2015 lalu.

Sukses penyelenggaraan MKK Terpadu Jilid I di Kampus Akpar Majapahit Kaliwaron ketika itu, tidak lepas dari dukungan seluruh civitas akademika Akpar Majapahit, mulai unsur Pembina Yayasan Eka Prasetya Mandiri, kalangan dosen, mahasiswa dan jajaran karyawan.

Sukses penyelenggaraan MKK Terpadu yang terkait dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Kampus Akpar Majapahit Kaliwaron pada 27 dan 29 Oktober 2015 lalu juga mendapat perhatian dari Ir Juwono  Saroso MM, selaku Pembina Yayasan Eka Prasetya Mandiri.

”Untuk itu, dalam gelaran MKK Terpadu Jilid II juga diatensi langsung oleh Pembina Yayasan. Yayasan minta segenap civitas akademika Akpar Majapahit Jemursari tampil all out seperti yang telah diperlihatkan oleh kekompakan tim dari Kaliwaron,” ujar Bu Ucha, sapaan karib Maftucha.

Ibarat penampilan sebuah musik orchestra, sosok Bu Ucha terbukti mampu menjadi dirijen yang baik, sehingga masing-masing pemusik bisa memainkan perannya dengan sebaik mungkin sehingga musik yang dibawakan enak dinikmati. 

Masih menurut penuturan Bu Ucha, implementasi MKK Terpadu ini merupakan program akademi demi mendekatkan mahasiswa dalam kegiatan-kegiatan riil yang terkait dengan dunia industri pariwisata dan perhotelan. Kegiatan MKK Terpadu berupa pergelaran Jamuan Makan Malam (Semi Fine Dining) pada akhir pekan lalu dan Discothique pada 30 Januari 2016.

Dalam hal ini dirinya dibantu Chef Adeline Nadya Daniel (dosen culinary) dan mahasiswa culinary menyediakan food product, dosen (Paulus Soetrisno dan Hardita) bersama mahasiswa perhotelan (mengurusi front office), Chef Otje H. Wibowo dan mahasiswa pastry (menyiapkan sajian pastry), serta dosen bartending Agus J. Mulyana (menangani resto dan bar menyiapkan welcome drink dan mocktail).

”Sementara itu, saya dengan dibantu mahasiswa yang lain fokus meng-handle food service dan etiket. Pada prinsipnya implementasi MMK Terpadu ini –bagian dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Akpar Majapahit-- untuk membiasakan diri mahasiswa dalam menghadapi kondisi riil di industri pariwisata dan perhotelan,”  kata wanita paro baya yang biasa mengenakan hijab itu kepada kru www.culinarynews.info.

Implementasi MKK Terpadu Jilid II ini bertujuan memadukan enam mata kuliah yang diajarkan kepada mahasiswa sesuai kompetensi profesinya, yakni mata kuliah Culinary, Pastry, Front Office (FO), Bar & Resto, Housekeeping dan mata kuliah Etiket.
 
Secara keseluruhan, Bu Ucha menilai, penampilan mahasiswa dalam acara Jamuan Makan Malam (Fine Dining) Sabtu (23/01/2016) malam cukup memuaskan. Pasalnya, mereka bisa memosisikan diri sesuai keahlian dan ketrampilannya masing-masing (on the job).

”Saya juga berkomitmen untuk terus memotivasi mahasiswa sehingga pengalaman berharga ini menjadi bekal setelah mereka lulus dan bekerja di industri pariwisata dan perhotelan,” pungkas Maftucha, mengakhiri pembicaraan. (ahn)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar