twitter

Pages

Selasa, 12 Januari 2016

3 Mahasiswa Akpar Majapahit Terpilih untuk OJT di Banyan Tree dan Angsana Hotel Bintan

Siap Isi Formasi Jabatan F&B Product dan Pastry Department

3 Mahasiswa Akpar Majapahit Terpilih untuk OJT di Banyan Tree dan Angsana Hotel Bintan  

TIGA mahasiswa Akpar Majapahit yakni Putri Permata Sari, Sheiva Nursabrina dan Feronika Sutopo akhirnya dinyatakan lolos seleksi untuk mengikuti on the job training (OJT) selama enam bulan mulai 18 Februari sampai 9 Agustus 2016 di Banyan Tree (Resort) dan Angsana Hotel Bintan.

Ketiga cewek yang layak dijuluki Charlie Angel ini sebelumnya mengikuti proses seleksi bersama tujuh mahasiswa Akpar Majapahit yang lainnya dan bersaing untuk mengisi formasi jabatan di Food & Beverage (F&B) Product dan Pastry Department Banyan Tree dan Angsana Hotel Bintan.

Ke-10 mahasiswa Akpar Majapahit tersebut sebelumnya mengikuti rangkaian proses rekrutmen yang dilaksanakan pihak HRD hotel tersebut dengan cara interview (wawancara) jarak jauh melalui fasilitas skype.

Pada tes interview tahap pertama, dari 10 mahasiswa Akpar Majapahit yang mengikuti proses rekrutmen lewat fasilitas skype, mahasiswa yang dinyatakan memenuhi syarat untuk menjalani interview tahap kedua sebanyak enam orang, dua mahasiswa tidak bisa dihubungi dan dua mahasiswa yang lainnya tidak lolos seleksi tahap pertama.

Untuk interview tahap kedua pada Senin (14/12/2015) siang, diikuti dua mahasiswa Akpar Majapahit, yakni Feronika Sutopo dan Aland Siedarta. Keduanya bersaing untuk mengisi jabatan F&B Product Department Angsana Hotel Bintan.

Sedangkan interview tahap kedua pada Rabu (16/12/2015) siang yang diikuti empat mahasiswa untuk mengisi jabatan Pastry Department Banyan Tree Resort, hanya Putri Purnama Sari dan Sheiva Nursabrina yang dinyatakan lolos oleh pihak penguji dari HRD hotel berbintang tersebut, sedangkan Bernardus Filbert dan Bella Ginartika Puspa gagal dalam seleksi tersebut.

Kabar lolosnya tiga mahasiswa Akpar Mjapahit untuk mengikuti OJT di Banyan Tree dan Angsana Hotel Bintan sudah diterima Kabag Kemahasiswaan  Moch. Ridwan, setelah sebelumnya mendapat pemberitahuan melalui email dari HRD Manager Hotel Banyan Tree dan Angsana Hotel Bintan, Dessy Maryanti pada 18 Desember 2015 lalu.

Moch. Ridwan, yang juga dosen Statistik, Ilmu Alamiah Dasar (IAD) dan Pancasila di Akpar Majapahit ini mengucapkan selamat kepada tiga mahasiswa lolos seleksi untuk OJT di Banyan Tree dan Angsana Hotel Bintan. 

Sukses ini tidak lepas dari hubungan baik lembaga pendidikan tinggi dengan industri perhotelan dan pariwisata. Hubungan baik ini menjadi kunci utama bagi lembaga pendidikan ini untuk menyalurkan lulusannya sesuai kebutuhan perusahaan yang bersangkutan.  ”Nah untuk mengapresiasi semua itu maka pihak kampus telah memfasilitasi kebutuhan mahasiswa sehingga proses interview di kampus bisa berjalan lancar dan sukses,” tandasnya.

Sekadar informasi, sebelum Putri Purnama Sari, Sheiva Nursabrina dan Feronika Sutopo berangkat ke Bintan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), mengikuti OJT selama enam bulan di Banyan Tree dan Angsana Hotel Bintan, ada beberapa mahasiswa Akpar Majapahit yang sudah pernah menjalani OJT di hotel berbintang itu bahkan salah satunya direkrut sebagai karyawan setelah mereka lulus kuliah D3 Akpar Majapahit. Kinerjanya selama OJT dinilai pihak hotel masuk kategori excellent (memuaskan).

Kisah sukses ini, paling tidak, bisa menginspirasi Puteri, Sheiva dan Feronika untuk menunjukkan kinerjanya yang terbaik selama menjalani OJT di sana, sehingga mereka bisa direkrut sebagai karyawan Banyan Tree (Resort) dan Angsana Hotel Bintan.

Ketika hal itu dikonfirmasi kepada Putri, Sheiva dan Feronika, ]semuanya terus terang ingin tampil all out demi memberikan yang terbaik kepada pihak hotel yang telah mengapresiasi mereka bertiga untuk magang di sana, sekaligus menjaga nama baik almamater selama menjalani OJT di Banyan Tree dan Angsana Hotel Bintan.

Baik Putri, Sheiva maupun Feronika mengaku sudah siap fisik maupun mental untuk menjalani OJT di Bintan. Putri, misalnya, mahasiswa kelahiran Banyuwangi ini 20 tahun silam ini sekarang fokus untuk menyelesaikan tugas-tugas perkuliahan terutama pra skripsi yang diharapkan tuntas pada 7 Februari mendatang.

Hal senada juga disampaikan Sheiva dan Feronika. Keduanya berharap perkuliahan yang sekarang masih dilakoni bisa diselesaikan pada 7 Februari 2016, sehingga pihaknya nanti bisa lebih fokus untuk persiapan OJT di Bintan tanpa harus ribet dengan urusan tugas perkuliahan lagi.

Sheiva, mahasiswi Akpar Majapahit yang berasal dari Pontianak Kalimantan Barat kepada kru www.culinarynews.info menuturkan, dirinya dan Putri Purnama Sari kemungkinan terbang ke Batam dari Surabaya bersama-sama pada Minggu (17/2/2016), sedangkan Feronika Sutopo memilih terbang ke Batam dari Pekanbaru (Riau), karena rumahnya di Pekanbaru.

Baik Putri Purnama Sari, Sheiva Nursabrina maupun Feronika Sutopo mengaku punya tekad kuat untuk hidup mandiri di negeri orang. Mereka bukan tipe anak mama yang suka merengek alias cengeng. Buktinya, selama menempuh studi di Akpar Majapahit Surabaya, mereka –Putri dari Banyuwangi, Sheiva dari Pontianak dan Feronika dari Pekanbaru-- rela berpisah dengan orang tuanya masing-masing demi menuntut ilmu di Kota Pahlawan. Selamat untuk Putri, Sheiva dan Feronika. God Bless You…. (ahn)


1 komentar: