twitter

Pages

Selasa, 29 Desember 2015

Melihat Praktik Bartender di Hotel Grand Darmo Suite



Melihat Praktik Bartender di Hotel Grand Darmo Suite

Usai Hadiri Table Manner, 50 Mahasiswa Akpar Majapahit Dikenalkan Basic Knowledge Bartending 

SAMBIL menyelam minum air. Pepatah ini nampaknya pas untuk menggambarkan aktivitas 50 mahasiswa Akademi Pariwisata (Akpar) Majapahit selama menghadiri acara Table Manner di Hotel Grand Darmo Suite pada Sabtu, 05 Desember 2015 lalu. 

Pasalnya, selain mengikuti rangkaian acara Table Manner yang dipandu langsung oleh Food & Beveraga (F&B) Manager Hotel Grand Darmo Suite I Ketut Heri Astama, mahasiswa juga mendapatkan materi tambahan Basic Knowledge Bartending selama 60 menit dari Assistant Manager F&B Dodik Hermawan seusai acara Table Manner.

Kalau acara Table Manner digelar di Jayabaya Room, sementara itu materi tambahan Basic Knowledge Bartending  dihelat di area Bar & Café yang menyatu dengan Pool Side (area Swimming Pool) di lantai 2 hotel berbintang empat tersebut. Sehingga kesan serius tapi santai alias sersan begitu terasa saat Dodik Hermawan menjelaskan profesi bartender.

Bartender adalah profesi yang menyenangkan apalagi Bartender yang berhadapan langsung dengan tamu, kita bisa mendapatkan banyak hal KNOWLEDGE, MONEY, KNOW THE PEOPLE CHARACTER, semuanya sangat menyenangkan. Pihaknya yakin anak muda pasti sangat menyukai profesi ini,terlepas dari pandangan orang awam terhadap profesi Bartender, banyak orang tua yang kuatir akan anaknya yang terjun menekuni bidang ini, bagi anda anak muda yang ingin menjadi Bartender.
Bartender tidak harus peminum tapi tahu dan paham sekali akan beverage knowledge dan yang penting harus berpengetahuan yang luas dan berpikir selalu maju tidak harus suka dugem tapi tetap mengikuti perkembangan dunia bar kan sekarang sudah ditunjang dengan jaringan internet jadi semakin mudah untuk maju, juggling dan flairing adalah salah satu bentuk entertaint seorang Bartender dan semakin trend dan menjadi salah satu daya tarik.

Bagi Bartender pemula, tapi bagi Anda yang tidak mempunyai ketrampilan dalam hal tersebut masih banyak jalan menuju Roma, Anda tidak usah berkecil hati banyak hal untuk memberikan hiburan ke pengunjung Bar kuncinya hanya satu anda harus pandai berkomunikasi tinggal Anda melengkapi dengan berbagai keterampilan sebagai contoh magic tric  atau bentuk permainan lain bahkan juga hypnotis atau juga cerita cerita lucu  yang bisa menghibur tamu. Ingat jangan pernah berhenti untuk belajar segala hal.

Mengenai beverage knowledge harus menguasai semuanya, sebagai contoh penguasaan produk contoh, maka seorang bartender harus bisa menyarankan kepada tamu produk pengganti jika kebetulan yang diinginkan tidak tersedia, jangan sampai membuat tamu kecewa kekurangan di sini karena tidak tersedianya koleksi minuman karena berbagai kebijakan.
Contoh seorang tamu menghendaki Macallan, pelayan bar bisa bilang "sorry sir we don’t have Macallan how about Glenfiddich". Jadi pelayan bar bisa menawarkan minuman pengganti yang sejenis seperti malt atau straight scoth whisky. 
”Apalagi jika kita bekerja di likungan orang asing kita harus menguasai berbagai jenis dan merk minuman. Karena itu, jadikan Bartender profesi yang menghibur, melayani ke semua orang dan jangan lupa datangkan revenue sebanyak mungkin buat tempat Anda bekerja.”
Begitu juga saat Dodik Hermawan memperkenalkan minuman beralkohol termasuk jenis-jenis spirit dan minuman non alkohol (aneka juice) kepada mahasiswa seraya menunjukkan beberapa botol minuman yang telah tersedia di meja bar.

Untuk kelompok minuman beralkohol misalnya rum, vodka, gin, tequila, triple sec, bourbon, whisky, scoth, dry vermouth, sweet vermouth, lime juice dan grenadine. Sedangkan jenis-jenis spirit (termasuk juga minuman beralkohol) adalah whisky, vodka, cognac (brandy), gin, rum, tequila, absinthe, akvarct, liqueur dan bitter.

Selain itu, mahasiswa juga ditunjukkan aneka juice antara lain orange juice, pineapple juice, cranberry juice, sweet & sour dan grape fruit juice. Juga beberapa jenis wine (anggur). Di bar juga harus tersedia air mineral dan ice cube.

Dodik Hermawan juga menunjukkan peralatan yang wajib tersedia di bar mulai aneka jenis gelas (glassware), meja, ice maker, tools bar seperti shacker, blender, bottle opener, wine opener, stainer, bar spoon. Selain itu ada rak gelas, stow, deterjen, korek api, alat tulis kantor (stationaries) seperti captain order, kertas, drink list, ball point.

Dalam kesempatan itu Dodik juga mengambil contoh minuman beralkohol yang dituang dalam gelas piala untuk dicium aromanya oleh mahasiswa. Dari aroma alkoholnya diharapkan mahasiswa tahu jenis-jenis (nama) minuman termasuk merek dagangnya. Sehingga saat meracik minuman yang dipesan kastemer, mereka tidak keliru saat menyajikan minuman itu kepada tamu atau pengunjung bar.

Ditemui kru www.culinarynews.info, Dosen Akpar Majapahit Paulus Soetrisno M.Par, mengatakan, secara umum kegiatan tersebut bertujuan mendekatkan diri mahasiswa dengan dunia kerja  di industri pariwisata dan perhotelan. Hal ini sekaligus untuk membandingkan antara teori dan praktik di kelas dengan praktik nyata di dunia kerja

Selain mengikuti acara inti Table Manner berupa jamuan lengkap makan siang ala Lunch Western,  50-an mahasiswa yang hadir, 10 orang diantaranya datang dari Kampus Akpar Majapahit Mojokerto, juga mengikuti materi tambahan Basic Knowledge Bartending dari pihak hotel. Ibaratnya sambil menyelam minum air. Selain mendapat ilmu tentang table manner, mahasiswa juga memperoleh pengalaman tentang kerja di bar.

Ke-10 mahasiswa dari Mojokerto itu adalah penerima beasiswa dari Akpar Majapahit karena tertarik mengikuti program double degree dengan mengambil studi perhotelan dan usaha perjalanan wisata (UPW), sedangkan sisanya adalah mahasiswa D3 Akpar Majapahit Jemursari.  

Nah, Anda tertarik dengan aneka kegiatan mahasiswa di kampus Akpar Majapahit, silakan menghubungi Divisi Marketing Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 8480821-22, sekarang juga. (ahn)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar